Headlines News :

Translate

Latest Post

Pastikan Slang Aki Bersirkulasi, Hindari Kerusakan dan Karat

Written By www.sandhiserver.com on Kamis, 28 Februari 2013 | 09.54

sumber : www.OTOMOTIFNET.com
Pemilik motor yang tunggangannya masih menggunakan aki basah, pasti tahu dan pernah lihat ada slang ukuran sedang dan tidak terlalu panjang di seputar boks aki.

Tentunya slang tersebut bukan part pajangan apalagi pemantas tampilan. Melainkan punya fungsi untuk mengalirkan uap air aki pada saat cairan di dalam boks sedang di cas (charge). Baik itu lagi di cas oleh alat eksternal atau dari sepul melalui kiprok (regulator).

Cuma lantaran aki basah yang masih gunakan cairan berupa liquid electrolyte (bukan berupa gel) punya sifat korosive, tak heran bila uap yang keluar lalu berbentuk air dan menetes ke salah satu bagian komponen maka akan merusak.

Terutama cat yang melapisi part, bahkan sangat mungkin timbulkan karat. Jika didiamkan berlarut-larut, maka part di seputar slang kena imbasnya.

Makanya hati-hati dengan air aki. Bahkan jika kepala aki retak, air yang menguap bisa membuat mur dan baut di kepala aki berkarat. Maka sewaktu memasang aki basah, lubang untuk penguapan kudu dipasang slang. Sebab kalau tidak, bisa bikin metal atau cat di sekitar aki timbul karat.

Bahkan bisa juga melukai kulit pengendara bila aliran slang tidak diarahkan ke tanah. Usahakan posisi slang lurus ke tanah dan tidak banyak lekukan. Sebab bila slang terjepit dan uap di dalam boks aki tidak bisa keluar, aki bisa meledak. Duaaarr..

Pasang Electric Starter di Yamaha RX-King, Jadi Lebih Praktis!

 sumber : www.OTOMOTIFNET.com
 
Di motor sport macam Yamaha RX-King tidak mengaplikasi elektric starter. Apalagi RX-King termasuk motor 2-tak yang di zamannya terasa aneh jika ada elektrik starternya.

Namun sekarang zaman serba praktis, cuy. Supaya simpel enak pasang elektrik starter. Seperti yang dilakukan Evnu Prastowo dari Tole Motor pada Yamaha RX-King keluaran 2000. Sebenarnya pemasangan elektrik starter ini awalnya untuk mendukung konsep modifikasi RX-King-nya, yang diubah lebih modern bergaya street fighter.

Namun enggak ada salahnya langkah ini juga ditiru pemilik RX-King lainnya. “Pakai elektik stater punya Honda Vario lebih gampang,” buka Evnu yang lebih dikenal dengan panggilan Tole. Lebih gampang karena elektrik starter Honda Vario nggak ada one way. “Kalau pakai elektrik starter yang ada one way susah pasangnya,” tambah Tole.

Siapkan saja dulu elektrik starter Honda Vario . “Bisa beli elektrik starter Honda Vario di AHASS atau toko spare parts Honda,” kata Tole. Jangan tertukar dengan elektrik starter punya Honda Vario 125 PGM-FI, karena Vario injeksi enggak punya dynamo starter.

Komponen elektrik starter ini terdiri dari dinamo, pinion dan rumah pinion. Cara kerjanya dinamo yang berfungsi menggerakkan pinion disuplai listrik dari bendik.

Sedangkan bendik punya peran untuk memutus dan mengalirkan arus listrik dari aki ke dinamo starter.

Selanjutnya dinamo starter berfungsi menggerakan gir pinion. Dinamo starter ini jarang alami kerusakan. Ini terjadi karena karena kumparan dynamo cukup awet.

Dalam rumah pinion tadi terdapat gir kecil yang berfungsi meneruskan daya putar starter ke mesin dengan menggunakan ring gir.

Hal lainnya, tinggal pikirkan cara kerja bendik. “Untuk switch starter atau bendik bisa pakai punya motor apa saja,” jelas Tole yang punya nomer telepon 0811-872325. Cara pasang yang dilakukan Tole sebenarnya sama saja dengan motor lainnya.

Cara kerjanya cukup mudah. Setelah dinamo starter bekerja menggerakkan gir pinion, selanjutnya gir pinion meneruskan daya gerak ke gir starter yang berada di crankcase kiri.

"Agar lebih mudah gir starter ini juga posisinya berada di magnet dengan membuat dudukan baru. Jadi, ketika elektrik starter ini bekerja, maka akan menggerakan magnet yang juga memutar kruk as buat memompa kompresi di ruang bakar," kata Tole.

Harus dipikirkan dengan cermat penempatan electric starternya Honda Vario ini. “Pasang di bawah crankcase dengan membuat tiga lubang dudukan. Tempat itu paling pas untuk pasang elektrik starter Vario,” cetus Tole dari Jl. Serdang Baru Raya No. 7, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurut Tole hal paling sulit. “Pada motor 2-tak lainnya agak susah cari posisi elektrik starter yang pas,” tambahnya. Elektrik starter yang dipasang pada RX-King garapan Tole posisinya termasuk aman karena tidak merusak bagian lainnya atau mengganggu kinerja elektrik starter itu sendiri.

“Ingat! Yang musti diperhitungkan matang, penempatan elektrik starter-nya. Selebihnya, pasangnya sama saja dengan motor lain,” pungkas Tole. Buat tebus electric starter Vario, siapkan uang Rp 375 ribu.

Test Knalpot Aftermarket Nissan March, Efisien Dongkrak Tenaga



Populasi Nissan March cukup banyak di Tanah Air. Namun, tak disangkal aksesori peningkat performa dari mesin Nissan HR12DE berkapasitas 1.200 cc nya sangat jarang. Memang, ada versi resmi exhaust system dari Nismo yang dilego dengan harga di atas Rp 12 jutaan.

Namun, kini sudah ada versi aftermarket loh, rancangan bengkel Standar Adi Knalpot (SAK) di kawasan Gunung Sahari, Jakpus (gbr.1). Dari segi bahan, tentunya berbeda knalpot Nismo yang asli, serta buatan SAK yang menjualnya dengan nama Kansai. Tetapi untuk ukuran serta perhitungan desain header, serta 3 bagian lain dari knalpot (gbr.2), SAK merancangnya demi meningkatkan performa Nissan March dan masih cocok digunakan sehari-hari.

"Diameter pipa lebih besar, serta katalisnya pun tak digunakan lagi," ungkap Ben Yamin Irianto dari SAK. Tetapi tak perlu khawatir, pemasangannya plug and play sesuai semua dudukan baut dan gantungan knalpot asli yang tak perlu diubah-ubah. Pemasangannya kurang lebih sekitar 2 jam.



"Pelepasan katalis saja, biasanya sudah bisa menaikkan tenaga mesin," ujar M Soleh Yusuf dari Sigma Speed, di Kawasan Pancoran, Jaksel. Tentunya, hasil peningkatan tenaga dan torsi perlu parameter ukur yang lebih pasti, untuk itu pengujian melalui dynamometer pun dilakukan.

Selanjutnya mmenghitung output tenaga Nissan March dengan knalpot standar dan yang sudah dipasangi Kansai. Perbedaannya, torsi bawah terasa lebih meningkat, sementara untuk putaran atas, memang tak terlalu terasa, karena tarikannya sudah lebih berisi dari bawah.

Putaran menengah, sekitar 3.000-4.500 rpm masih sedikit ada gejala lag meski langsung tereliminasi dengan menekan pedal gas lebih dalam, dan torsi serta tenaga lebih besar langsung terasa dengan spontan. Otomatis, gejala lag tak jadi berkelanjutan.



Hasil yang didapat, terlihat peningkatan torsi cukup signifikan mulai dari 1.500 rpm. Dengan knalpot standar 78,4 Nm sementara Kansai 82,6 Nm. Semakin tinggi putarannya pun semakin naik torsinya. Torsi puncak dengan knalpot standar, 112,4 Nm/4.500 rpm, sementara torsi teratas dengan knalpot Kansai 116,8 rpm/5.500 rpm. Tampak powerband bergeser menjadi lebih tinggi. Dengan Kansai, di putaran 4.500 rpm (torsi puncak di knalpot standar), menjadi 117,1 Nm.

Pada tabel (gbr.3 dan 4), tampak dua buah knalpot Kansai yang dicoba, tetapi untuk versi ‘jualan' akan dipakai yang menghasilkan angka terbaik. "Satu set dengan pasang, Rp 5.750 ribu," ungkap Ben.

Pertanyaan lanjutan, tentu soal konsumsi bahan bakar. Tak terlalu jauh perbedaan konsumsi bahan bakarnya. Dengan penggunaan kondisi macet di Jakarta, konsumsi 1 Liter untuk 12 kilometer masih bisa didapat.

Chevrolet Spin, Mencicipi Versi Indonesia

 
Di ajang IIMS 2012 lalu dan akhirnya pada Selasa (19/2) lalu, Chevrolet Spin resmi diperkenalkan kepada media sekaligus menandai beroperasinya pabrik baru PT General Motors Indonesia (GMI).

Usai berkeliling pabrik, seluruh media diajak mencicipi Spin dengan duduk manis sebagai navigator dan penumpang. Trek yang dipakai sangat terbatas hanya melewati area test drive berupa jalan kasar dan bergelombang untuk pengujian suspensi. Tak sampai 10 menit jadi sangat terbatas untuk mengeksplorasinya. Seluruh unit yang dipakai varian tertinggi 1.5 otomatis 6-speed, padahal yang bikin penasaran itu versi turbo diesel 1.300 cc-nya.

Transmisi matik tiptronic-nya itu bisa diubah menjadi manual 5-kecepatan serta common rail direct injection turbo, menjadi nilai tambah buat Spin karena kedua fitur tersebut hanya dia satu-satunya yang memiliki di kelasnya. Kompetitor Spin antara lain All New Toyota Avanza, All New Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina.
MPV bersasis monokok ini akan mulai dijual resmi April mendatang dengan 7 varian. Ada 3 model yakni bermesin bensin 1.2L dan 1.5L berspek 4 silinder DOHC 16-valve Dual VVT-i. Lalu 1.3L 4 silinder turbo diesel dengan torsi 190 Nm dan 75 dk . Lengkap dengan transmisi manual dan otomatis. Harganya dimulai Rp 139 juta. Barangkali ini untuk model terendah yang 1.2L. Harga varian yang lain masih dirahasiakan.

Merasakan duduk sebagai navigator, permukaan dasbor terasa lebar sehingga membuat pandangan jadi luas. Warna two tone beige dan abu-abu melabur interior. Laci dasbor sangat besar. Duduk diam di balik kemudi 3-spoke, tangan kiri saya bergerilya memegang tombol head unit, A/C dan tongkat persneling; mudah dijangkau dan dioperasikan.
Instrumen panelnya berwarna ice blue LED. Head unit sudah terkoneksi dengan Bluetooth. Ada yang unik yakni tombol pengatur spion diletakkan di balik pilar A. Di mobil lain lokasi itu merupakan tempat speaker.

Bergeser ke jok tengah. Terasa lapang dan nyaman. Tapi buat yang bertubuh tinggi lebih baik jangan duduk di kursi belakang. Lagi-lagi ada yang unik, lubang A/C untuk penumpang tengah dan belakang ada di plafon. Dengan begitu interior terasa sangat lega karena tak terhalang double blower. Kunci sudah dilengkapi dengan Alarm Immobilizer dan menghidupkan mesin secara otomatis.

Spin mempunyai dimensi 4.340 x 2.620 x 1.685 mm (P x L x T). Untuk mengejar kenyamanan penumpang, suspensi depan menggunakan Independent Type McPherson dan belakang Semi Indendent Torsion Beam. Dengan bodi monoque dikalim menjamin kenyamanan dan stabilitas kendaraan pada saat digunakan di berbagai kondisi permukaan jalan.

Honda All New Jazz RS 2010, Boost Is Better

Setiap orang pasti memiliki titik jenuh. Begitupula yang dialami oleh Ronald Kurniawan. Awalnya, Ronald membangun Honda All New Jazz keluaran 2010, berkode sasis GE8 dengan spek normally aspirated. Tetapi, tenaga dan torsi yang didapat kurang memuaskan. Setelah berkonsultasi dengan teman, akhirnya diputuskanlah untuk menggunakan turbo.

Pilihannya jatuh kepada turbo kit buatan Zage. Paket sudah lengkap dan tinggal pasang, tanpa kendala berarti. "Hanya tinggal melubangi oil pan saja kok buat oil return, sisanya plug and play," ungkap cowok berumur 19 tahun ini.

Blow-off Zage terpaksa dipensiunkan. Sebagai gantinya dipercaya keluaran HKS. Boost diset di angka 0,35 bar supaya aman dengan internal mesin yang masih standar. Tak lupa untuk memudahkan tuning dipakailah Dastek Unichip Q+ dan Dastek i-Driver serta Dastek throttle module. Hasilnya sanggup mencapai 165 dk.

"Kepala silinder juga sudah kena mata bor tuner untuk dihaluskan lubang isap dan buangnya," ujar pehobi travelling ini. Kemudian throttle body di-reamer sedikit dan di-polish supaya aliran udara yang masuk ke intake manifold lebih lancar. Pada bagian yang terbuat dari besi campuran pun, kena sentuh walau hanya sekadar menghaluskan kulit jeruknya.

Urusan handling, pelajar Mcquarie Sydney, Australia ini memercayakan merek Under Control, mulai dari lower arm bar dan sway bar. Pelek Buddyclub 15 inci dengan lebar 7 inci, dibalut ban Toyo T1R dirasa cukup untuk membantu pengendalian. Pengereman juga kena upgrade ringan, dengan mengandalkan kampas rem Bendix Metal King dan slang rem braided.

Lucu juga kalau sekadar menaikkan performa dan handling, tapi tampilan bodi dan interior masih standar. Ronald akhirnya mengganti kap mesin aslinya dengan bahan serat karbon buatan Taiwan berikut fender dan bagasi. Masuk ke bagian interior, tidak banyak yang berubah, hanya mengganti jok model reclining Recaro SR3. Indikator untuk memantau tekanan oli, volt meter dan temperatur oli merk Auto Gauge turut mengisi dasbor.

"Ubahan sekarang sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Boost turbo lebih enak. Tapi saya masih kurang puas, harus membenahi internal mesin supaya bisa menaikkan boost ke 0,7 bar nih," tutup cowok yang tinggal di daerah Bogor.

MPV Korea Bekas, Masih Layak Dilirik

 
Melihat judul di atas pastinya tidak jauh dari beberapa model Kia yang sempat menggerus pasar kendaraan keluarga era tahun 2000an. Sebut saja Kia Carnival, Sedona, dan Cardona yang juga sempat meramaikan MPV bongsor di Tanah Air.

Untuk label terakhir yang dise-butkan merupakan gabungan antara Kia Carnival II dengan Sedona. Pun demikian label Kia Carnival lebih kuat ketimbang kedua ‘saudara kandungnya’ itu. Perihal harga, bila beruntung Anda bisa mendapatkan harga di bawah Rp 60 jutaan untuk Kia Carnival model paling lawas.

Di pasar mobkas sendiri, Kia Carnival bisa dipilih dengan dua pilihan mesin. Untuk pelahap bensin mengusung mesin berkapasitas 2.500 cc, V6. Sedangkan untuk berbahan bakar solar ditawarkan mesin berkapasitas 2.900 cc turbo injection. Kedua model varian ini dibedakan dari air scoop pada kap mesin Kia Carnival pelahap solar.

Ini Alasan VW Tiguan Telat Mengaspal di Indonesia



 
Peluncuran SUV VW Tiguan di Indonesia cukup unik. Pasalnya sejak dikenalkan di ajang IIMS 2012 lalu, baru pada Rabu (27/2) mobil ini bisa dinikmati oleh konsumennya. Ini artinya terdapat selisih lima bulan untuk menantinya. Kenapa?

Hal ini ditanggapi oleh CEO VW Indonesia, Andrew Nasuri disela acara VW Tiguan's Day. "Lamanya waktu peluncuran Tiguan terkait dengan adjusment yang terjadi pada beberapa komponen Tiguan, terutama mesin," ungkapnya.

Lebih jauh, pria ramah ini menjelaskan jika spesifikasi mesin versi Eropa yang di kenalkan di IIMS memiliki standar nyaris Euro 6. "Sedangkan bensin di Indonesia masih Euro 2, jadi butuh penyesuaian lebih lanjut," jelas Andrew.

Selain mesin, Andrew mengatakan penyesuaian juga terdapat pada komponen suspensi dan sistem pendinginan. "Sudah jadi rahasia umum kondisi jalanan Indonesia yang tak selalu mulus. Hal ini membuat suspensi Tiguan harus disesuaikan," paparnya.

"Disamping itu, karakter pengguna di Indonesia yang selalu menyalakan AC juga membuat kita mengganti komponen thermostatnya," pungkas Andrew.

VW Indonesia melepas Tiguan dalam dua varian Standard dan Highline mulai Rp 364 juta, off the road. Mesin yang diusung bertipe TSI 1.4 liter bertenaga 150 dk yang dikawinkan dengan transmisi 6-speed Direct Shift Gearbox (DSG).

Ducati Meningkat, Dovizioso Masih Butuh Improvisasi di Tikungan

Dari Zaman nya Casey Stoner mampu membawa titel juara dunia bagi tim Ducati, hingga masuknya Andrea Dovizioso ke tim tersebut, masalah motor Ducati yang sulit menikung adalah problem yang tidak pernah terpecahkan. Hal ini juga dirasakan oleh Dovi, sehingga ia masih butuh peningkatan pada performa motor saat menikung.

“Motor ini belum bisa menikung sesuai dengan yang kami inginkan. Jika saja kami bisa melakukan improvisasi pada saat menikung, maka itu akan jadi langkah besar Ducati. Saya yakin performa pada pencapaian lap time bakal meningkat. Banyak komponen yang kami tes dan itu mengubah karakter motor, namun ternyata tidak bisa mengubah karakter motor saat menikung. Inilah masalah besarnya,” klaim Dovi.

Meski masih mengeluhkan masalah motor Ducati yang sulit menikung dengan cepat, namun Dovi dan rekan setimnya yaitu Nicky Hayden sudah mampu menembus lap time di bawah 2 menit 2 detik. Ini adalah peningkatan yang cukup signifikan, sebab di sesi tes sebelumnya mereka tidak bisa melewati batas tercepat lap time 2 menit 2 detik.

“Ya memang sekarang rasanya sudah lebih nyaman jika memaksimalkan potensi motor. Bagian yang paling terasa adalah ketika melakukan pengereman dan memasuki tikungan. Tapi masih banyak hal yang kami kerjakan, agar bisa menemukan arah yang tepat untuk memaksimalkan performa yang ada,” umbarnya.

Sutil Akhirnya Amankan Posisi Pembalap Utama di Force India


 
Kesempatan terakhir Adrian Sutil untuk kembali ke Formula 1 di tim Force India, akhirnya terwujud juga. Per hari Kamis kemarin (27/2), dikabarkan tim Force India sudah melakukan konfirmasi kembalinya Adrian Sutil ke tim berbasis di Silverstone, Inggris itu. Meski belum ada pernyataan langsung yang dirilis dari tim Force India, namun hal ini sudah dipastikan melalui beberapa media.

Menurut rumor yang beredar, Sutil sebenarnya ingin ditarik kembali tim Force India sejak akhir musim 2012 lalu. Tapi tim Force India ingin memastikan bahwa harus ada tes kemampuan antara Sutil dan Jules Bianchi. Pasalnya Bianchi juga patut mendapat kesempatan untuk mendapatkan kursi pembalap utama. Hingga akhirnya kesempatan tersebut terlihat di sesi tes F1 Catalunya pekan lalu.

Kembalinya Sutil ke kursi pembalap utama di ajang balap Formula 1, tentun jadi kebanggaan tersendiri bagi pembalap asal Jerman itu. Paling tidak ini harus jadi momentum terbaiknya kembali ke F1 dan kembali mewujudkan mimpi-mimpinya yang belum terwujud.

Kita tunggu saja informasi resmi pembalap yang pernah meraih posisi pole bersama tim Force India itu.

Preview Motor Sport Streetfighter Kawasaki Z250 2013

Written By www.sandhiserver.com on Rabu, 27 Februari 2013 | 11.16



Selama ini, tipe Z pada motor kawasaki selalu mengusung kapasitas mesin diatas 500 cc, bahkan Kawasaki Z800 yang baru saja diluncurkan beberapa waktu lalu mengusung mesin berkapasitas 800cc.
Tapi kini, untuk pertama kalinya, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memberi kejutan dengan meluncurkan Kawasaki tipe Z terbaru yang berada di kelas 250 cc, yaitu Kawasaki Z250 yang mengusung bentuk streetfighter. Sekaligus, Indonesia merupakan negara pertama tempat kelahiran motor sport terbaru yang direncananakan dipasarkan secara global ini.
Mitsuhiko Okada, Direktur Marketing KMI, menegaskan bahwa Kawasaki Z250 memiliki perbedaan dengan Ninja 250, mulai dari desain serta kelas. “Produk ini tidak akan bertabrakan dengan Ninja sebagai motor sport. Z250 akan berada pada tipe naked bike,”  ucap Okada saat peluncuran Kawasaki Z250 di Jakarta, Kamis 31 Januari 2013.
Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa Z250 ini mengusung mesin yang sama dengan Ninja 250FI. Jadi apa saja fitur dan keunggulan dari Z250 ini?. Iotomotif akan membahas beberapa keunggulan dan fitur utama yang ditawarkan motor baru Kawasaki Z250 ini.

Bodi dan Sasis

Aura streetfihter terasa sangat kuat pada Kawasaki Z250 2013. Desain lampu terlihat kuat dan kokoh, dengan pelindung meteran kecil. Lampu dan reflektor dibuat lebih terang, sehingga menambah kesan tangguh dan agresif.
Pelindung mesin yang gagah dan ramping, menjadi pembeda penampilan motor ini. Pada bagian tangki bahan bakar, mengusung desain dinamis dan ergonomis. Tangki bahan bakar dibuat melebar pada bagian depan dan menjorok ke depan. Hasilnya, kapasitas tangki bisa menampung BBM hingga 17 liter.
Petal Disc Brake & Lighweight Alumunium Wheels. Sama seperti Ninja 250, Z250 dilengkapi disc brake depan dan belakang guna meningkatkan kekuatan menghentikan laju kendaraan. Bobotnya juga ringan dengan ban 10 jari-jari alumunium yang dapat kendalikan.

Mesin dan Teknologi

Kawasaki Z250 ini masih dipersenjatai dengan mesin yang sama dengan Ninja 250 FI. Masih dipersenjatai dengan mesin berkapasitas 250cc Liquid-cooled Parallel Twin DOHC 8-Valve yang mampu memproduksi tenaga 23,5 kW pada 11.000 rpm dengan torsi puncak 21.0 Nm pada 10.000 rpm.


Gas valve 2 katup merupakan salah satu kunci yang mendominasi dari teknologi F1, 4 langkah, cairan pendingin, 249 cm mesin sejajar 2 silinder menggunakan 2 katup gas. Dengan adanya seperangkat sistem ECU pintar yang mengontrol bukaan valve, sehingga terasa lebih halus dan memberikan kontrol presisi pada bukaan gas. Ini memudahkan berkendara dengan gaya sport perkotaan.

Harga dan Pilihan Warna

Z250 hadir dengan 3 pilihan warna yang menarik, namun tidak ada pilihan warna hijau yang merupakan warna khas dari Kawasaki. 3 pilihan warna Kawasaki Z250 antara lain adaah Flar Ebony (Hitam), Candy Persimmon Red (Merah), dan Pearl Stardust White (Putih).
Menurut Freddyanto Basuki, Manager Marketing dan Promosi KMI, Z250 sengaja tidak disediakan warna hijau, untuk membedakan dengan produk lainnya termasuk Ninja. Tidak hanya warna, Z250 yang memiliki harga lebih murah dari Ninja 250 juga tidak dilengkapi dengan sistem pengereman ABS.
Motor yang didatangkan secara CBU dari Thailand ini direncanakan dikirim ke konsumen dan tersedia pada Maret 2013. Dijual dengan harga Rp48,5 juta (on the road) di Jakarta.

Peringati Ulang Tahun ke 42, AISI Tingkatkan Kontribusi Untuk Bangsa


 
Tak terasa, Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) sudah mencapai umur yang ke 42 tahun. Pada bulan ini, perayaannya akan dilakukan semarak. Tapi bukan dengan hura-hura, AISI yang merupakan Asosiasi beberapa pabrikan sepeda motor di Indonesia mengusung Tema "For Better Indonesia" dalam merayakan hari jadinya.

AISI bertekad untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan industri dan penciptaan lapangan kerja, mengurangi polusi udara melalui pengurangan emisi gas buang, dan terus menggalakkan kampanye keselamatan jalan raya dengan meningkatkan ketertiban berkendara demi keselamatan bersama para pengguna jalan

Untuk memperingati hari bersejarah ini, pengurus AISI mengadakan serangkaian seminar dan pertemuan yang melibatkan para pemangku kepentingan di industri sepeda motor nasional maupun internasional.

Bersama para perwakilan organisasi industri manca negara yang tergabung dalam  Federation of Asian Motorcycle Industries (FAMI) dan International Motorcycle Manufacturers Associations (IMMA), dan pelaku industri otomotif dalam negeri lokal, AISI mengadakan dua seminar terpisah dengan tema “Intellectual Property Rights” dan “Road Safety”.

Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata mengatakan melalui tema “Intellectual Property Rights”, AISI ingin memunculkan arti penting dari kepedulian atas HAKI (hak atas kekayaan intelektual) dalam konteks yang lebih fundamental.

“Bila HAKI terjamin, kami percaya investor tidak hanya menanamkan modal untuk manufaktur saja, melainkan juga mengembangkan industri-industri berkemampuan development, design dan engineering,” ujarnya.

Tema “Keselamatan Jalan Raya” atau “Road Safety” diangkat juga dalam HUT AISI kali ini karena para produsen sepeda motor memiliki komitmen yang tinggi terhadap keselamatan para pengguna sepeda motor. Tema ini dipilih sebagai upaya anggota asosiasi untuk terus menggalakkan kampanye keselamatan berkendara di jalan raya sehingga tercipta ketertiban berkendara yang akan mendorong terciptanya keselamatan bersama para pengguna jalan.

Seminar ini akan ditutup dengan pertemuan internal tahunan FAMI dan serangkaian kegiatan CSR (corporate social responsibilty) seperti donasi 19 unit sepeda motor kepada Yayasan Nurani Dunia dan Yayasan Cahaya Guru. AISI juga membagikan 130 helm kepada para tukang ojek sebagai bagian dari upaya nyata mengampanyekan keselamatan berkendara di kalangan pengguna sepeda motor.

Industri Sepeda Motor Sumbang Pemasukan Negara Lebih Dari Rp 7,5 Triliun


 
Peredaran sepeda motor di Indonesia sudah mencapai angka yang luar biasa. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) bersama 6 anggotanya yang merupakan pabrikan sepeda motor di Indonesia, mengaku telah memproduksi 75 juta sepeda motor dan 60 juta diantara masih beredar di Indonesia.

Dari berkembangnya industri sepeda motor di tanah air, AISI memperkirakan pemasukan untuk pemerintah lewat pajak dari sepeda motor mencapai lebih dari 7,5 Triliun setahunnya.

"Kalau PPN 10 persen dari total transaksi senilai Rp 75 triliun dalam satu tahun, artinya minimal ada sekitar Rp 7,5 triliun menjadi pemasukan pemerintah," ungkap Gunadi Sindhuwinata, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

"Itu belum termasuk pendapatan daerah yang tergantung dari pajak kendaraan bermotor. Sedang untuk bea masuk kecil sekali, karena komponen import dari sepeda motor yang diproduksi AISI hanya sekitar 15 persen saja," sambungnya.

Selain itu, pajak penghasilan dari pekerja pabrik hingga pekerja diseluruh sektor yang begantung pada industri sepeda motor juga sangat tinggi. Misalnya PPh 21 untuk income tenaga kerja, PPh 25 untuk profit perusahaan, dan BBNKB.

Menurut Johanes Loman, wakil ketua AISI yang juga menjabat sebagai Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM), totalnya ada lebih dari 2 ribu orang yang hidupnya bergantung pada industri sepeda motor.

"Mulai dari pekerja pabrik, vendor pemasok komponen maupun industri pembiayaan dan sub-contractor dari hulu hingga ke hilir," jelasnya.

“Jika dihitung dengan anggota keluarga yang ditanggung setiap pekerja, jumlah orang yang bergantung dengan industri sepeda motor tidak kurang dari 6 juta orang,” kata Loman dihadapan wartawan siang tadi (21/2).

"Karena itu, sebagai pelaku industri, kami sangat berharap iklim bisnis tetap kondusif dan pemerintah terus mendukung industri ini dengan kebijakan-kebijakan yang mendorong pertumbuhan di sektor ini," ujar Gunadi disela diskusi menyambut ulang tahun AISI yang ke 42 tahun ini.

30 Persen Onderdil Motor di Indonesia Palsu, Jadi Penyebab Kecelakaan!

Makin membesarnya pasar sepeda motor di Indonesia tentu diimbangi juga dengan ketersediaan spare part, hal inilah yang menjadi jadi salah satu hal tema penting yang diangkat pada seminar Inttelectual Property Right di City Grand Ballroom, Grand Mercure, Jakarta.

Seminar garapan AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) ini juga sekaligus memperingati 9th Federation of Asian Motorcycle Industries (FAMI), adapun perwakilan delegasi yang hadir antara lain dari negara Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Taiwan.

Seperti yang dijelaskan di atas, ketersediaan suku cadang juga salah satu penunjang industri sepeda motor, hanya yang jadi problem yaitu maraknya suku cadang palsu yang beredar di pasaran.

“Sekitar 30 persen onderdil yang ada beredar di Indonesia palsu,” jelas Ahmad Ramli, Dirjen Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di tengah pembukaan seminar.

Jelas ini salah satu tindak kejahatan yang berefek luas, pasalnya suku cadang palsu juga jadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Jenis komponen fast moving yang paling banyak dipalsukan, seperti oli, busi, dan kampas rem dan masih banyak lagi.

Seperti yang diutarakan di sela acara, alasan harga yang sedikit lebih murah menjadi pola pikir kebanyakan masyarakat menengah ke bawah, padahal ini sangat berbahaya, lifetime serta kualitas sangat beda dengan onderdil asli.

“Razia pasar yang kami lakukan bukan semata-mata melindungi investor atau pengusaha, tapi juga untuk keselamatan konsumen,” jelas Ahmad Ramli.

Selain pentingnya kesadaran para pengguna kendaraan, pihak produsen juga harus lebih sering mengkampanyekan pemakaian onderdil asli. Sebagai konsumen juga harus lebih teliti, ada baiknya membeli komponen di toko resmi.

Banyak Motor Baru, Penjualan 2013 Diharapkan Tetap Tinggi


 sumber : OTOMOTIFNET.com

Seperti kita ketahui, penjualan sepeda motor di tahun 2012 lalu turun lumayan banyak bila dibandingkan dengan penjualan sepeda motor pada 2011 silam. Pada 2012 hanya 7,1 juta unit, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 8 juta unit.

"Saat itu ada beberapa kendala seperti kebijakan dinaikannya uang muka kredit dan turunnya harga komoditas di berbagai daerah di Indonesia yang membuat penjualan sepeda motor sedikit terhambat," ungkap Johanes Loman, Wakil Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

Sedang untuk tahun 2013 ini, pihak AISI memprediksikan penjualan sepeda tetap stabil seperti pencapaian di tahun 2012 lalu yaitu di penjualan 7,1 juta unit. "Ada beberapa kesempatan juga hambatan pada tahun ini," lanjut pria bersahaja ini.

Salah satu hambatan adalah aturan uang muka untuk pembiayaan Syariah akan diatur seperti pembiayaan kredit konvensional. Aturan ini akan diberlakukan pada kuartal kedua tahun 2013. Hal ini diyakini akan menjadi penghambat laju penjualan sepeda motor.

"Tapi untungnya ada balance, seperti kenaikan upah minimum di beberapa daerah. Selain itu juga akan banyak model-model baru, semoga bisa meningkatkan penjualan," ungkap Johanes Loman.

Hampir semua merek punya rencana untuk melengkapi dan memperbaharui motor-motor andalannya di Indonesia. Honda misalnya, sejak awal tahun sudah berniat meluncurkan 16 motor baru dengan 7 diantaranya adalah new model.

Yamaha juga punya rencana serupa, meski tidak gamblang menyebutkan jumlah model barunya tapi dipastikan pada 2014 semua sepeda motor baru Yamaha sudah mengusung injeksi bahan bakar. Selain itu beberapa model yang benar-benar baru juga akan diluncurkan tahun ini.

Suzuki pun punya niatan serupa, menyegarkan Satria FU 150 dan juga meluncurkan bebek baru menjadi salah satu perhatian pabrikan berlogo huruf "S" ini. Belum lagi merek-merek lain yang kini semakin banyak beredar di tanah air.

Alasan Pilih Komponen Palsu, Karena Harga Murah

Kebutuhan suku cadang paling penting bagi kelangsungan umur sebuah kendaraan, namun apakah konsumen sadar akan kualitas sebuah komponen terlebih membeli suku cadang yang tidak asli alias palsu?

Seperti yang diungkap Widyaretna Buenastusi, Presiden Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) memberikan beberapa data berdasarakan survei Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI) di Jabotabek tahun 2011.

Hasil survei dari 500 responden memperlihatkan beberapa alasan konsumen masih memilih produk palsu. “Alasan pertama harga jauh lebih murah, pendapatan belum cukup untuk membeli produk asli, dan kualitas tidak berbeda jauh dengan produk asli,” jelas Widya saat seminar Inttelectual Property Right di City Grand Ballroom, Grand Mercure, Jakarta (25/2).

Beberapa pemikiran tersebut di atas jelas salah kata Widya. Selain sisi kerugian ada di pihak produsen, ada juga hak konsumen juga yang diabaikan. Mendapatkan komponen asli yang berkualitas adalah hak konsumen.

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, komponen palsu sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan. Misalnya kualitas rem yang buruk akibat kampas rem palsu, tentunya bisa menyebabkan kecelakaan.

“Sayangnya konsumen cenderung takut dan tidak melaporkan jika mereka dirugikan jika mendapatkan barang palsu,” urainya. Untuk itu Widya menekankan sebaiknya pembelian komponen dilakukan di toko resmi.

“Meski konsumen belum bisa memperoleh jaminan mendapatkan produk asli dari toko yang resmi, tapi ketika terjadi masalah bisa langsung komplain ke toko tersebut dengan hak dilindungi Undang-Undang konsumen,”

sumber : OTOMOTIFNET.com

Keunggulan dan Kelebihan Chevrolet Spin


Chevrolet Spin 2013Chevrolet Spin akan segera meramaikan persaingan mobil kelas Low-MPV Tanah Air dan berhadapan langsung dengan kompetitor dekat, antara lain Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Nissan Grand Livina, Suzuki Ertiga dan Mazda VX-1 yang juga akan segera diluncurkan.
Segmen Low-MPV di Indonesia memang pasar yang paling ketat. General Motors Indonesia menyadari hal ini dan mempersiapkan Spin dengan berbagai macam keunggulan maupun kelebihan yang iklaim tidak dimiliki kompetitornya. Lalu apa saja keunggulan dari MPV andalan Chevrolet di Indonesia ini ?.

Monoque Body, MPV Rasa Sedan

Chevrolet Spin mengusung model Monoque Body yang menjamin kenyamanan dan stabilitas kendaraan saat digunakan dalam berbagai kondisi jalan. GM Indonesia juga mengklaim Spin adalah sebuah MPV yang memberi kenyamanan selayaknya sebuah sedan.

Transmisi Otomatis 6-Percepatan

Chevrolet Spin diklaim sebagai satu-satunya mobil segmen low-MPV yang menawarkan sistem transmisi otomatis 6-percepatan yang menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Suspensi Nyaman

Chevrolet Spin menawarkan kenyamanan berkendara yang nyaman dengan suspensi depan Independent Type McPershon, dan suspensi belakang semi Independent Torsion Beam, sehingga penumpang pada baris kedua dan ketiga pun masih merasakan kenyamanan saat berkendara.

Interior Mewah dan Nyaman

Desain kabin nyaman, stylish, dan mewah. Berkat adanya beberapa fitur seperti finishing interior dual cockpit, ice blue LED instrumen panel, analog tachometer/digital speedometer, dan 4 way adjustable driver seating arrangements. AC double blower, sirkulasi udara lebih cepat merata ke seluruh kabin. Spin dilengkapi dengan air outlet di posisi bangku baris ketiga.

Fitur Berlimpah

Spin memiliki keunggulan dengan fiturnya yang berlimpah. Pintu belakang dilengkapi soft touch. Kunci dilengkapi dengan alarm Immobilizier dan menghidupkan mesin secara otomatis, menjaga dari pencurian karena mesin tidak dapat dihidupkan dengan kunci duplikat. Untuk sistem keselamatan dilengkapi airbag dan anti-lock braking system. Fitur hiburan in-Cartaintment pun cukup lengkap. Head unit 2DIN dilengkapi Bluetooth. Dengan aplikasi itu memudahkan dan aman dalam menggunakan telepon genggam serta memutar koleksi lagu dari multimedia, baik BlackBerry maupun iPhone.
Chevrolet Spin akan hadir dalam beberapa pilihan jenis mesin, yakni mesin bensin 1.2 dan 1.5 liter. Serta mesin diesel dengan kapasitas 1.3 liter. Chevy Spin juga ditawarkan dengan harga yang kompetitif, mulai dari Rp139 juta. Dari keunggulan itu ( untuk lebih jelas tentang kelebihan Chevrolet Spin, lihat juga: Brosur Chevrolet Spin), Spin menjadi ancaman untuk pemain lama. Ada beberapa poin yang sudah dimilikinya seperti pilihan mesin (bensin dan diesel) dan juga harga yang bersaing.
Namun, Spin masih butuh waktu untuk memperkenalkan diri kepada para konsumen Indonesia. Sebab, citra merek varian kompetitor di segmen ini sudah demikian lekat. Meski demikian, Spin akan memberikan alternatif lain kepada konsumen di segmen Low MPV, di mana sebelumnya sudah ada Suzuki Ertiga. Yang pasti, Avanza–Xenia tidak lagi sendirian menguasai pangsa pasar tersebut.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Click Sandhi Record

Click Sandhi Record
©copyright

TIKTOK OKE MEDIA

TIKTOK OKE MEDIA
Album Sandhi

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record
Copyright

Be Our Fans !

Top Post

 
Support : seo Copyright © 2012 - 2014/2015. Oke Media - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Edit By Idel Brodsky
Creator Oke Media by Sandhi Foreverz