Headlines News :

Translate

Latest Post

Belajar Matematika Mudah - Ada 10 Tips | Oke Media

Written By media wap on Sabtu, 09 Agustus 2014 | 09.36

http://media-okewap.blogspot.com/2014/08/10-tips-mudah-untuk-belajar-matematika.html
Belajar Matematika
10 Tips Mudah Untuk Belajar Matematika - Tidak bisa dipungkiri bahwa matematika adalah salah satu ilmu pengetahuan yang banyak memiliki manfaat dalam kehidupan manusia. Tanpa disadari, banyak sekali bagian dari hidup kita yang berkaitan dengan matematika.

Namun sayangnya, tidak sedikit dari kita yang menganggap bahwa matematika merupakan pelajaran yang menakutkan. Padahal bila kita mengenal matematika dengan baik, maka kita juga akan bisa 'bersahabat' dengan matemtika. Salah satu cara kita menyukai matematika adalah dengan mengetahui cara cepat belajar matematika.

Berikut ini adalah cara cepat belajar matematika:

1. Luruskan Niat
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah "Meluruskan Niat" dalam belajar matematika, janganlah kita belajar matematika hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus sebagai syarat lulus mata ujian Matematika.Kalau cuma mau dapat nilai itu mudah tinggal nyontek aja kan bisa. Ingat tujuan kita adalah mencari ilmu, bukan mencari nilai. Kebanyakan dari kita jika telah melewati ujian/test, maka kita akan meninggalkan dan melupakan materi yang telah kita pelajari tersebut. Maka dari itu niatkan belajar matematika untuk menambah pengetahuan kita. Karena dengan belajar matematika, daya nalar otak kita akan terasah dengan baik sehingga mudah untuk menerima pelajaran yang lainnya. Ingat sekali lagi, jangan hanya berorientasi kepada Hasil ujian, tapi berorientasilah pada Proses belajarnya.

2. Selalu menggunakan cara yang menyenangkan
Siapapun akan setuju bahwa mempelajari sesuatu dengan hati yang senang akan bisa dengan mudah memahami hal tersebut. Begitu juga dengan matematika. Serumit apapun soal matematika, bila kita mempelajarinya dengan senang ataupun menggunakan cara yang menyenangkan, maka kita bisa dengan cepat menguasainya

3. Gunakan simbol
Mengapa harus menggunakan simbol? karena matematika pada dasarnya bersifat abstrak (tidak nyata). Oleh karena itu, supaya kita tidak kesulitan dalam belajar matematika, kita harus bisa memegang, merasakan, serta melihat sehingga kita harus bisa mewujudkan dalam bentuk nyata supaya kita bisa dengan mudah memahami matematika

4. Jabarkan dalam bentuk cerita
Sebuah soal matematika yang sangat rumit dan sulit, akan bisa terlihat mudah untuk dipecahkan bila diuraikan dalam bentuk cerita. Ini berhubungan dengan penggunaan logika berfikir. Oleh karena itu, bila kita telah terbiasa menggunakan logika berfikir dalam memecahkan soalmatematika, maka kita tidak akan menemui kesukitan bila kita menjumpai sebuah soal matematika dalam bentuk cerita

5. Selalu menggunakan logika berfikir
Matematika tidak hanya membutuhkan kemampuan berhitung karena bila hanya berhitung saja, maka kita bisa dengan mudah menggunakan alat bantu seperti kalkulator. Yang paling penting dalam belajar matematika adalah logika berfikir. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman yang benar tentang matematika

6. Kenali, lalu Cintai matematika
Point ini merupakan poin yg paling penting dalam belajar matematika. Kita akan sangat mudah mempelajari sesuatu jika kita mencintainya terlebih dahulu. Bagaimana mau mencintai matematika jika kita tidak mengenalnya? maka langkah pertama adalah kita harus mengenal dulu atau istilah anak muda PDKT dulu. Kita harur mengenal apa itu matematika?, apa fungsi matematika bagi kehidupan sehari hari?.

Memang mengenal itu sulit, tapi kalau sudah niat anda pasti bisa. Jika kamu sudah mengenalnya, maka kamu akan tahu bahwa matematika sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Contoh sederhananya adalah setiap orang pasti perlu menghitung uang. Sungguh tak mungkin kita bisa hidup jauh dari matematika.

Maka Tanamkanlah dalam pikiran kita bahwa matematika itu sesuatu yang berguna, indah, menarik dan sebagai teka-teki yang menyenangkan untuk dipecahkan. jika kita sudah kenal maka cintailah matematika. Jika kita telah mencintainya, Semua rumus yang kelihatannya rumit tiba-tiba akan menjadi mudah untuk dipelajari. Begitulah kekuatan cinta, kalau sudah cinta kita pasti rela memberikan segalanya demi yang kita cintai.

7. Banyak Latihan dan Belajar
Beberapa point diatas akan sangat tidak berguna jika ujung ujungnya kamu tidak mengambil langkah untuk segera belajar dan banyak latihan dengan rajin dan konsisten. Terkadang ada masanya kita semangat sekali untuk belajar, namun ada juga masa-masa ketika malas sekali untuk belajar. Maka disini butuh kedisiplinan serta kekonsistenan dalam mempelajari matematika.

Dalam 1 hari Tidak perlu meluangkan terlalu banyak untuk belajar, cukup sedikit waktu namun tetap kontinyu dan konsisten. Matematika adalah ilmu hitung, tentu akan semakin baik belajar ilmu hitung dengan berlatih menghitung dengan rajin. banyakin latihan membahas/mengerjakan soal-soal, karena jika kita sudah terbiasa, maka akan mudah bagi kita untuk menyelesaikan soal yang sama dikemudian hari. Selain itu hal tersebut juga bisa membuat pemahaman kita kepada matematika semakin mendalam.

Setidaknya ada 7 tahap cara belajar yang baik:


  1. Pahami Materi dengan rumus rumusnya
  2. Kelompokan rumus rumus yang ada
  3. Mulai mengerjakan soal-soal yang ada pembahasannya.
  4. Kerjakan soal tadi tanpa liat pembahasan.
  5. Kerjakan soal lain yang tipenya sama.
  6. Terus berlatih soal-soal yang lain.
  7. Jangan hanya belajar dari satu buku, karena biasanya ada buku yang tidak menjelaskan persamaan secara detail sehingga susah untuk dipelajari. Jadi disarankan agar mencari buku referensi yang lain agar semakin mudah dalam mempelajari.

8. Tiada kata "Aku Tak Bisa" dan "Putus Asa"
Putus Asa merupakan penyakit yang paling sering ditemui setiap orang ketika berusaha untuk mendapatkan sesuatu. Ketika kita belajar matematika, hindarilah sejauh mungkin kata putus asa, ketika kita menemukan soal yang rumit,maka segera minta bantuan ke guru matematika atau ke teman yang sudah memahami.

Sebisa mungkin jauhkan diri dari mengucapkan kata "Aku Tak Bisa" karena hal tersebut hanya memperburuk keadaan, ketika kamu merasa bahwa kamu tidak bisa mengerjakannya, maka katakanlah "Aku Pasti Bisa"!! Berilah semangat motivasi untuk diri sendiri, karena setiap permasalahan pasti ada pemecahannya.. Ingat AKU PASTI BISA.....

9. Sabar
Sabar dalam belajar, sabar dalam memecahkan persoalan, sabar dalam melaksanankan segala sesuatu, Ingat orang sabar disayang Tuhan.

10. Berdoa
Sebelum kita memulai belajar matematika, ada baiknya kita berdoa agar Allah SWT memberi kemudahan bagi kita untuk memecahkan setiap persoalan yang terdapat di materi yang kita pelajari. Allah SWT itu kan Maha Pintar, maka mintalah kepada-NYA agar kita bisa memahami materi yang kita pelajari. Selain itu agar kita tetap konsisten dalam belajar dan gigih dalam berusaha, serta tidak mudah putus asa dalam belajar. Jadi selain berusaha kita juga harus berdoa.

Thanks to : berbagi-10.blogspot.com

Logika Juga Penting Dalam Pendidikan | Oke Media


http://media-okewap.blogspot.com/2014/08/sebenarnya-sudah-beberapa-kali-saya.html
Pendidikan Logika
SEBENARNYA sudah beberapa kali saya menulis surat pembaca (di berbagai media massa) yang mengritik sistem pendidikan di Indonesia. Materi terlalu banyak tetapi hanya kulit-kulitnya saja yang dikuasai.
Misalnya: Bahasa Inggeris diajarkan tiga tahun di SMP dan tiga tahun di SMA. Begitu jadi mahasiswa, tidak mampu membaca texbook. Siswanya yang bodoh? Tidak! Sistemnya yang salah. Seharusnya matapelajaran yang tak begitu penting dibuang saja. Kemudian, Bahasa Inggeris dan Matematika diberikan tiap hari, misalnya!

Contoh 1:

Seorang guru TK yang kebetulan sering membaca buku-buku tentang ilmu logika memperhatikan tiga siswinya. Katakanlah Si A, Si B dan Si C.

Si A memetik bunga mawar berwarna merah.
Si B memetik bunga mawar berwarna kuning
Si C memetik bunga mawar berwarna putih

Bu Guru bertanya ke Si A:

“Kenapa kok kamu memilih mawar merah?”
Si A menjawab:
“Soalnya, kata mama,warna merah adalah lambang keberanian”
Nah, jawaban si A mengandung unsur logika dan objektif

Bu Guru bertanya ke Si B:

“Kenapa kok kamu memilih warna kuning?”
Si B menjawab:
“Ya, karena saya suka warna kuning”
Ada unsur logika,tetapi subjektif

Bu Guru bertanya ke Si C:

“Kenapa kok kamu memilih warna putih?”
Si C menjawab:
“Nggak tahu”
Tidak ada logikanya di sini.

Itu anak TK. Namun gejala seperti itu bisa saja terjadi di lingkungan mahasiswa.

Contoh 2:

Ketika ada demo mahasiswa anti UU-BHP, maka seorang wartawan bertanya:
“UU-BHP Pasal berapa yang Anda tolak?”
mahasiswa itu menjawab:
“Ya,pokoknya saya menolak UU-BHP”
Tidak ada penalarannya. Boleh jadi mahasiswa tersebut belum pernah membaca UU-BHP

Contoh 3:

Seorang calon sarjana Bahasa Arab bertanya ke saya.
“Mas,saya nanti kalau sudah lulus,kerjanya di mana,ya?
Saya tanya:
“Lha,dulu kamu memilih Jurusan Bahasa Arab,motivasinya apa?”
Jawabnya:
”Ya,yang penting saya diterima di PTN,Mas.”

Nah,motivasi dan logikanya tidak rasional..

Contoh 4:

Cara memakai gelar S1 dan S2 sekaligus juga cermin logika yang salah.
Misalnya: SH,MH atau ST,MM dan lain-lain
Seharusnya sistem pendidikan kita mengajarkan pelajar/mahasiswa untuk “bernalar” dan bukannya “menghafal”.
Hasil sistem pendidikan kita akhirnya menghasilkan orang-orang yang bisa mengatakan “salah”, tapi tak ada penalarannya. Atau mengatakan “betul”, tetapi tak ada penalarannya.
Bahkan tawuran antar pelajar,antar mahasiswa dan antarwarga merupakan manifestasi betapa lemahnya fungsi penalaran. Masalah diselesaikan dengan emosi dan bukan dengan akal.
Semua terjadi akibat pelajar/mahasiswa tak pernah diajak bernalar.
Sistem pendidikan kita menghasilkan lulusan “penghafal” dan bukan “pemikir”

Thanks to ffugm.wordpress.com
Pecinta Ilmu Logika Terapan
Sejak 1980
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Click Sandhi Record

Click Sandhi Record
©copyright

TIKTOK OKE MEDIA

TIKTOK OKE MEDIA
Album Sandhi

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record
Copyright

Be Our Fans !

Top Post

 
Support : seo Copyright © 2012 - 2014/2015. Oke Media - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Edit By Idel Brodsky
Creator Oke Media by Sandhi Foreverz