Headlines News :

Translate

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan

7 Mitos Salah Tentang Teknologi

Written By Admin on Senin, 09 Maret 2015 | 08.55


Mitos Salah Tentang Teknologi 
 
Mitos selalu hidup berdampingan dengan hidup manusia. Termasuk dalam dunia gadget, banyak mitos-mitos yang dipatuhi banyak orang, meskipun sesungguhnya tidak dapat dibuktikan secara ilmiah ataupun teknis. Salah satunya adalah mitos pengisian baterai ponsel. Mitos beranggapan bahwa mengisi baterai ponsel semalaman saat tidur berbahaya dan bisa membuat perangkat Anda rusak. Apakah informasi-informasi seperti itu benar adanya?

Dilansir dari Business Insider yang melakukan penyelidikan mendalam, berikut adalah 7 Mitos Salah Tentang Teknologi :


1. Laptop Macbook Bebas Virus

Seberapapun canggihnya MacBook buatan Apple, gadget ini juga rentan terserang malware ataupun virus. Awalnya Apple memang cukup optimis mengatakan bahwa laptop miliknya itu memiliki tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan perangkat jenis lainnya. Namun kini pernyataan tersebut hanyalah sebuah mitos, pada tahun 2012 ribuan laptop MacBook dilaporkan terjangkit virus Trojan.


2. Riwayat Browsing Bisa Disembunyikan

Banyak pengguna yang menganggap bahwa dengan menyalakan fitur seperti Incognito ( di Google Chrome ) atau Private ( di Safari ) mampu menyembunyikan riwayat browsing penggunanya dan membuatnya tidak terdeteksi. Namun faktanya fitur-fitur tersebut tetap akan merekam jejak browsing Anda, hanya saja tidak ditampilkan secara rinci pada perangkat yang Anda gunakan.


3. Mengisi Baterai Berlebihan Bisa Merusak Perangkat

Mitos ini telah Ada sejak jaman handphone Nokia murah masih merajai pasar dunia. Namun pada kenyataannya secara teknis pendapat tersebut tak dapat dibuktikan. Sebab, berbagai ponsel modern yang saat ini beredar di pasaran sudah dibekali baterai jenis lithium-ion, yang secara otomatis dapat menghentikan proses pengisian daya bila baterai sudah terisi penuh.


4. Resolusi Menentukan Kualitas Kamera

Banyak orang yang hingga kini beranggapan bahwa semaki tinggi megapiksel kamera smartphone, maka semakin baik pula foto yang dihasilkan. Ini adalah pendapat yang salah. Faktanya, semakin baik pula foto yang dihasilkan. Ini adalah pendapat yang salah. Hasil gambar tergantung pada pencahayaan yang berhasil ditangkap kamera tersebut. Namun biasanya memang sensor cahaya yang lebih besar akan disajikan dengan resolusi megapiksel yang besar pula.


5. Jangan Charge Sebelum Baterai Habis

Mitos ini juga telah beredar lama di kalangan pengguna ponsel. Padahal faktanya justru menunjukkan hasil sebaliknya. Jika menunggu habis, baterai justru akan lebih bekerja keras untuk kembali ke kondisi normal. Siklus pengisian daya akan menjadi lebih baik jika tidak dibiarkan habis terlebih dulu.


6. Resolusi Layar Lebih Besar, Tampilan Lebih Menarik

Para produsen handphone berlomba-lomba menciptakan smartphone beresolusi tinggi. hal ini karena masyarakat berpikir bahwa resolusi layar lebih besar, tampilan lebih menarik. Seorang ahli mengatakan, mata manusia tidak dapat membedakan detail tampilan lebih dari 300 pixel per inch ( ppi ). Ini artinya, seberapa pun besar resolusi yang disematkan pada layar perangkat, mata manusia tidak dapat membedakannya secara detail. Contohnya, Anda tidak akan bisa membedakan resolusi yang diusung LG G3 dan Samsung Galaxy S5. Keduanya terlihat sama saja kendati keduanya memiliki resolusi yang berbeda.


7. Jangan Shutdown Komputer Setiap Hari

Beberapa orang percaya bahwa mematikan komputer setiap hari akan merusak komponen komputer. Padahal menurut laman Lifehacker, komputer memang sangat butuh dimatikan secara berkala. Secara teknis terbukti bahwa ada beberapa komponen yang memang perlu diistirahatkan agar lebih awet.
 

5 Mitos Seputar Batuk yang Tidak Benar

Written By Admin on Jumat, 26 Desember 2014 | 14.39

Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya. Sering kali kita mendengar mitos-mitos tentang batuk, mitos-mitos tersebut ternyata ada yang benar dan juga ada yang salah. Kali ini unikgaul.com akan memberi sedikit informasi mengenai mitos tentang batuk yang ternyata tidak benar. Berikut penjelasannya yang dikutip dari kapsulkecerdasan.com 
1. Batuk yang lama pasti TBC Dr. Gyanshankar Mishra, seorang pulmonologis, menekankan ada penyebab lain batuk kronis seperti pneumonia, penyakit paru kronis atau chronic obstructive pulmonary disease (COPD), asma, kanker paru-paru dan lain-lain. Jadi tidak semua batuk adalah Tuberkulosis. 
 2. Makan makanan asam dapat menyebabkan batuk Dr Mandar menjelaskan tidak ada bukti yang menunjukan bahwa makan makanan asam dapat menyebabkan batuk. Jika pun ada mugkin itu terjadi iritasi di tenggorokan sehingga menyebabkan batuk. 
3. Semua obat batuk sirup menyebabkan kantuk Tidak semua obat batuk sirup menyebabkan kantuk. Hanya ada beberapa obat batuk yang mengandung bahan aktif seperti antihistamin, termasuk chlorpheniramine lah yang dapat menyebabkan kantuk. 
 4. Batuk punya masa sendiri Seperti yang telah dijelaskan di atas, batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, debu dan sebagainya. Oleh karena itu jangan berfikir jika batuk mempunyai masa sendiri dan kamu membiarkan batuk itu berlarut-larut. Jika terasa menyiksa segeralah diobati atau periksa ke dokter. 
5. Sup hangat bisa mengobati batuk Pada kenyataannya sup atau air hangat hanya bisa melegakan tenggorokan dan mengurangi iritasi, tetapi tidak bisa menyembuhkan batuk.

5 Mitos Ini Akan Membuat Wajahmu Jadi Jelek

Akibat kamu terlalu percaya dengan mitos-mitos seputar kecantikan, membuat wajah kamu menjadi jelek. Oleh sebab itu, jangan percaya dulu dengan mitos-mitos yang ada, sebaiknya kamu simak dulu apa kata para ahli mengenai hal-hal tersebut, seperti yang berikut ini info yang dikutip dari didunia.net 
 1. Memencet jerawat sampai keluar nanah agar sembuh Fakta: Nanah yang keluar saat kamu memencet jerawat akan membuat infeksi pad kulit yang tidak berjerawat, dan itu akan menimbulkan jerawat baru. Memencet jerawat juga dapat menyisakan lubang kecil pada wajah. 
 2. Jenis kulit kering lebih cepat keriput Fakta: Cepat keriput bukan karena kulit wajah kering, tapi karena perawatan wajah yang salah. 
3. Makanan yang berminyak dan coklat penyebab timbulnya jerawat Fakta: Menurut Diane Berson, MD, seorang Assisten Professor Dermatologi di Well Medical College, Cornel University, jenis makanan yang justru menimbulkan jerawat adalah sushi dan kerang. Karena kandungan yodium yang terdapat pada sushi dan kerang dapat memperburuk jerawat. 
4. Minum banyak air dapat melembabkan kulit Fakta: Tingkat kelembapan kulit dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan usia. Jadi kamu hanya bisa melembabkan kulit dari luar saja, dengan menggunakan pelembab. 
5. Kurang tidur penyebab lingkaran hitam pada mata Fakta: Menurut David J. Leffell, MD, Professor Dermatology di Yale School of Medicine, lingkarang hita dibawah mata merupakan hasil dari konsentrasi pembuluh darah dibawah kulit yang sangat tipis disekitar area mata. Jadi, lingkaran dibawah mata lebih disebabkan oleh faktor genetika, bukan karena kurang tidur.

Air: Mitos dan Fakta

Written By Admin on Rabu, 24 Desember 2014 | 19.00

Air merupakan zat alami yang menakjubkan dan kita tidak bisa hidup tanpanya. Terlebih, sebagian besar unsur kehidupan memang terbuat dari air. Maka itu, tidak mengherankan bila banyak penafsiran tentang air putih, terutama dalam hal khasiatnya tentang kesehatan.



Dari sejumlah besar mitos dan fakta tentang air putih yang selama ini beredar di masyarakat, ada lima hal yang pastinya sering kita dengar. Berikut ini uraiannya:

1. Mitos: Kita harus minum 8 gelas air putih sehari untuk menghindari dehidrasi
Fakta: Ini mungkin merupakan salah satu hal kurang tepat yang paling dipercaya tentang konsumsi air. Tips itu tentunya banyak dilontarkan banyak produsen minuman air kemasan.

Memang benar, tubuh kita memerlukan cukup air setiap hari. Menurut British Dietetic Association, sebagian besar dari kita membutuhkan sekitar enam sampai delapan gelas cairan sehari. ingat cairan bukan air. Cairan juga bisa diperoleh dari makanan yang kita makan. Misalkan saja buah dan sayur yang 80-90 persennya terdiri dari cairan. Belum minuman lain seperti susu, teh, dan kopi.

Terlebih dalam suhu panas yang menyebabkan keringat, kita perlu asupan kita untuk menebus cairan yang keluar. Tubuh kita juga mampu dengan sangat baik mengatur kadar airn. Tubuh akan menyingkirkan kelebihan air melalui keringat dan urine, dan ketika kekurangan, kita pun akan merasa haus.

2. Mitos: Kopi, teh, dan minuman berkafein lainnya menyebabkan dehidrasi 

Fakta: Meskipun benar bahwa kafein memiliki efek diuretik atau membuat Anda ingin buang air kecil, efek itu sangat ringan jika dibandingkan dengan jumlah air yang terkandung dalam minuman tersebut. Minuman-minuman itu tetap akan memberikan kontribusi atas kebutuhan tubuh akan air.

3. Mitos: Semakin banyak minum air, semakin sehat
Fakta: Secara umum, air adalah zat nontoksin. Tetapi, jangan pula kita sampai berlebihan minum air. Dalam kasus ekstrem, minum air terlalu banyak dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh yang dikenal sebagai 'keracunan air'.

Atlet olahraga ekstrim seperti pelari maraton sudah familiar dengan kondisi itu. Olahraga memang akan menyebabkan mereka berkeringat sehingga menghilangkan baik air maupun elektrolit, termasuk sodium. Tetapi jika mereka minum banyak air dalam waktu singkat tanpa mengganti elektrolit yang hilang, kadar natrium pada darah dapat berpotensi mengancam nyawa.

4. Mitos: Air botol kemasan lebih aman dan sehat

Fakta: Air keran yang masak sebenarnya sudah sesuai dengan standar kesehatan dan persyaratan keselamatan. Dan, ini pun terus-menerus diuji sehingga dinilai aman untuk diminum. Adapun air minum kemasan sering kali berasal dari sumber yang sama persis seperti air keran.

Banyak air kemasan bahkan memiliki standar keselamatan lebih rendah daripada air keran. Belum lagi hargnya yang lebih mahal karena harus menyertakan sumber daya, pengiriman, dan penjualan. Minum air keran yang masak sebenarnya tak masalah, kok. Karena selain aman, murah, dan didapat dengan cara yang paling ramah lingkungan.

5. Mitos: Air membantu menurunkan berat badan
Fakta: Sebenarnya hal ini ada benarnya. Kembali ke mitos nomor 1, minum air yang bebas kalori dan bebas gula merupakan cara yang lebih baik untuk mendapatkan asupan cairan harian daripada meneguk minuman manis dan tinggi kalori seperti minuman ringan.

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa minum setengah liter air sebelum makan dapat membantu kita makan lebih sedikit. Tapi kuncinya di sini adalah, bahwa kita sebenarnya perlu makan dengan porsi lebih sedikit, karena sesungguhnya air itu sendiri tidak mengurangi lemak di dalam tubuh.

Tentunya, tidak berarti minum air putih tidak lagi menjadi penting dan berguna untuk kesehatan. Namun, kita harus menyikapinya dengan seimbang. Bagaimanapun, air putih tentu lebih sehat dibanding minuman lain semacam kopi, teh, atau minuman ringan (soft drink) bila terlalu banyak mengandung gula di dalamnya.
Minuman bersoda, atau minuman manis lainnya menjadi "tidak sehat" bila gula tersebut di dalam tubuh kita pada akhirnya menjadi pemicu diabetes. Oleh sebab itu, minum air mineral (air putih) tetap lebih sehat untuk tubuh. 

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2011/12/air-mitos-dan-fakta.html

Mitos dan Fakta Tentang Uang

Written By Admin on Minggu, 13 Juli 2014 | 01.03



Punya uang bingung, tidak punya uang? Anda lebih bingung bukan? Pusing tentunya! Jangan salahkan uangnya, salahkan diri Anda yang kerena keliru menilai uang. Sebenarnya uang bisa diibaratkan sebagai pisau bermata ganda, bisa dipergunakan untuk hal-hal yang positif, bisa pula untuk hal-hal yang tidak positif. Tergantung bagaimana memandang makna dari uang itu sendiri. Berikut ini beberapa mitos tentang uang yang sudah terlanjur melekat pada benak semua orang:


1. Mitos : Tak Pernah Cukup
Sebanyak apapun jumlah uang yang dimiliki, kok rasanya tidak pernah cukup. Karena itu, uang harus dikejar. 

Fakta: Sebanyak apa pun uang, akan selalu cukup bila Anda menggunakan dan memanfaatkannya dengan tepat. Karena itu diperlukan perencanaan dalam penggunaan dan bagaimana mendapatkannya. Anda bisa memulainya dengan menentukan berapa jumlah uang yang Anda butuhkan untuk memenuhi semua kebutuhan. Setelah itu tentukan caranya bagaimana Anda mencukupi kebutuhan tersebut dengan uang yang Anda miliki. Yang terpenting bukan mencari penghasilan sebesar-besarnya, tapi bagaimana menghasilkan uang secara berkelanjutan. Lebih baik memiliki uang cukup, namun berkelanjutna daripada memiliki uang dalam jumlah besar, namun habis dalam sekejap.


2. Mitos : Tak Sempat Mengatur Uang. 
Padatnya  jam kerja dan sibuknya mengatur waktu untuk keluarga, sahabat dan pasangan, membuat Anda enggan menyusun rencana keuangan setiap bulannya.

Fakta: Menyusun anggaran keuangan tak akan menghabiskan waktu Anda. Bila Anda tidak sempat membuat membuat catatan keuangan secara detil, Anda cukup membuat perkiraan kasar berapa pemasukan yang Anda peroleh dan berapa sisa uang Anda setelah memenuhi segala kebutuhan. Sisihkan 10% dari pengahasilan untuk ditabung. Setelah itu gunakan sisanya untuk membayar tagihan sehari-hari. Nah sisa, akhirnya barulah bisa Anda gunakan untuk bersenang-senang. Sederhana bukan formulanya?


3. Mitos : Uang Bisa Membeli Segalanya. 
Bila memiliki banyak uang, hidup Anda pasti terasa lebih bahagia, karena dengan uang segala keinginan Anda dapat terpenuhi. 

Fakta: Memang akan menyenangkan bila Anda bisa memuaskan segala keinginan. Namun, tak semua hal bisa dibeli dengan uang. Kasih sayang yang Anda terima dari keluarga dan sahabat tentu tak dapat ditukar dengan uang. Kebahagiaan hidup Anda tentu takkan bisa tergantikan dengan uang sebanyak apapun jumlahnya. Karena itu, jangan menjadikan uang sebagai ‘panglima hidup Anda’ dan satu-satunya cara mencapai tujuan hidup.


4. Mitos : Kartu Kredit Memudahkan Hidup. 
Tak ada salahnya menggunakan kartu kredit, karena bisa dibayar di akhir bulan. Lagipula membayar iuran kartu kredit dan tagihan bulanannya takkan membuat Anda jatuh miskin. 

Fakta: Bagi penerbit kartu kredit, Anda adalah sasaran empuk untuk memberikan keuntungan buat perusahaan mereka. Dua hal yang perlu Anda perhatikan tentang kartu kredit adalah jumlah minimal pembelanjaan dan suku bunga tinggi. Jika Anda biasa belanja dalam jumlah sedikit setiap bulannya, maka Anda tak perlu menggunakan kartu kredit dengan batas pembelanjaan (limit) yang besar. Pasalnya, selain Anda harus membayar iuran yang lebih tinggi per bulannya, Anda juga berisiko terkena suku bunga tinggi jika terlambat membayar tagihan.


5. Mitos : Masa Muda, Senang-senang saja Dulu… 
Belum saatnya mengkhawatirkan masa tua, di usia Anda yang kini masih terbilang muda. Saat ini adalah saat bagi Anda untuk mencari uang dan menggunakan sepuas hati Anda. Masih ada puluhan tahun ke depan untuk mengumpulkan uang. Jadi, untuk apa repot menabung sekarang?

Fakta: Semakin dini Anda menabung, akan semakin banyak uang yang terkumpul di hari tua Anda nanti. Tak perlu membatasi gaya hidup Anda, tapi usahakan untuk selalu menabung meskipun dalam jumlah sedikit. Setidaknya sisihkan sebanyak 10% untuk masuk rekening tabungan, sisanya bisa Anda gunakan untuk bersenang-senang. Untuk menyemangati diri, Anda bisa memberi reward bagi diri sendiri bila berhasil menabung secara rutin setiap bulannya. Misalnya setelah Anda berhasil menabung selama 2 tahun, taka ada salahnya menghadiahi diri Anda dengan membeli sesuatu atau berlibur ke tempat yang Anda inginkan.


6. Mitos : Pendidikan Tinggi = Kaya. 
Bila ingin menghasilka banyak uang, Anda harus memiliki pendidikan tinggi terlebih dahulu. Semakin banyak uang yang dikeluarkan untuk menuntut ilmu, semakin besar nantinya uang yang akan Anda dapatkan.

Fakta: Mitos ini memang ada benarnya, tapi tidak 100% benar. Kenyataannya, tak sedikit orang yang tidak berpendidikan tinggi tapi memiliki asset yang sangat besar. Sebaliknya, tak sedikit orang yang memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi, tapi hidup pas-pasan. Pada dasarnya pendidikan tinggi tak menjamin keberhasilan seseorang. Yang penting, bagaimana memanfaatkan pendidikan yang dimiliki untuk bekerja atau memilih pekerjaan yang sesuai.

5 Mitos Unik Tentang Makhluk Yeti

Written By Admin on Rabu, 26 Juni 2013 | 14.17

Yeti dipercaya sebagai sejenis primata besar yang menyerupai manusia yang menghuni wilayah pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet. Nama Yeti  umumnya digunakan secara luas oleh penduduk asli di wilayah tersebut dan merupakan bagian dari kisah sejarah dan mitologi mereka. Berikut kami rangkum 5 mitos tentang Yeti, sebagai berikut :

1. Tahun 1832
  
 Pada tahun 1832, makhluk berbulu ini mulai dikenal dunia. Hal tersebut karena salah seorang perwakilan negara Inggris yang bernama B.H. Hodgson sedang berada di Nepal, melihat sosok makhluk yang memiliki bulu seluruh tubuhnya dan berjalan tegak.


2. Pendaki Inggris

 
Seratus tahun kemudian atau tepatnya pada tahun 1951, Eric Shipton yang merupakan seorang pendaki dari Inggris menyebarkan foto jejak kaki yang memiliki panjang 13 inci dan lebarnya 8 inci. Penduduk setempat menyebutnya jejak kaki Yeti, yang kemudian nama tersebut menjadi sangat terkenal di dunia.


3. Lumut

 
Penduduk Nepal percaya bahwa Yeti melintasi ladang salju dikarenakan sedang mencari lumut yang mengandung garam di batuan. Dan dipercaya bahwa garam tersebut dijadikan bahan makanan dari Yeti itu.
Namun kemudian seorang peneliti Inggris, Ivan Sanderson mengatakan bahwa Yeti sebenarnya mencari lumut kerak yang kaya akan gizi.


4. Pandai Bersembunyi

 
Masyarakat Himalaya juga percaya bahwa Yeti adalah makhluk yang pandai dalam bersembunyi dan habitatnya juga jauh dari peradaban manusia. Menurut para pemburu, Yeti tinggal di hutan pegunungan Himalaya yang paling tinggi dan tidak bersalju, dan mereka percaya bahwa Yeti juga dapat berayun-ayun dari pohon ke pohon.


5. Jejak Kaki

 
Seorang pembawa acara televisi yang sedang membuat film dokumenter tentang Yeti, menemukan jejak kaki yang besar di suatu daerah terpencil di pegunungan Himalaya. Mereka menemukan jejak kaki tersebut setelah berjalan 3 hari dari Lukla. Daerah Lukla tersebut berjarak 250 km ke arah barat laut dari kota Nepal, Kathmandu. Masyarakat Himalaya dan Tibet sangat mempercayai adanya makhluk yang bernama Yeti tersebut, walaupun bukti-bukti nyatanya belum pernah terungkap.

Mitos dan Fakta seputar Air

Written By Admin on Sabtu, 09 Maret 2013 | 13.47


AIR merupakan zat alami yang menakjubkan dan kita tidak bisa hidup tanpanya. Terlebih, sebagian besar unsur kehidupan memang terbuat dari air. Maka itu, tidak mengherankan bila banyak penafsiran tentang air putih, terutama dalam hal khasiatnya tentang kesehatan.


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Dari sejumlah besar mitos dan fakta tentang air putih yang selama ini beredar di masyarakat, ada lima hal yang pastinya sering kita dengar. Berikut ini uraiannya:

1. Mitos: Kita harus minum 8 gelas air putih sehari untuk menghindari dehidrasi
Fakta: Ini mungkin merupakan salah satu hal kurang tepat yang paling dipercaya tentang konsumsi air. Tips itu tentunya banyak dilontarkan banyak produsen minuman air kemasan.

Memang benar, tubuh kita memerlukan cukup air setiap hari. Menurut British Dietetic Association, sebagian besar dari kita membutuhkan sekitar enam sampai delapan gelas cairan sehari. ingat cairan bukan air. Cairan juga bisa diperoleh dari makanan yang kita makan. Misalkan saja buah dan sayur yang 80-90 persennya terdiri dari cairan. Belum minuman lain seperti susu, teh, dan kopi.

Terlebih dalam suhu panas yang menyebabkan keringat, kita perlu asupan kita untuk menebus cairan yang keluar. Tubuh kita juga mampu dengan sangat baik mengatur kadar airn. Tubuh akan menyingkirkan kelebihan air melalui keringat dan urine, dan ketika kekurangan, kita pun akan merasa haus.

2. Mitos: Kopi, teh, dan minuman berkafein lainnya menyebabkan dehidrasi

Fakta: Meskipun benar bahwa kafein memiliki efek diuretik atau membuat Anda ingin buang air kecil, efek itu sangat ringan jika dibandingkan dengan jumlah air yang terkandung dalam minuman tersebut. Minuman-minuman itu tetap akan memberikan kontribusi atas kebutuhan tubuh akan air.

3. Mitos: Semakin banyak minum air, semakin sehat
Fakta: Secara umum, air adalah zat nontoksin. Tetapi, jangan pula kita sampai berlebihan minum air. Dalam kasus ekstrem, minum air terlalu banyak dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh yang dikenal sebagai 'keracunan air'.

Atlet olahraga ekstrim seperti pelari maraton sudah familiar dengan kondisi itu. Olahraga memang akan menyebabkan mereka berkeringat sehingga menghilangkan baik air maupun elektrolit, termasuk sodium. Tetapi jika mereka minum banyak air dalam waktu singkat tanpa mengganti elektrolit yang hilang, kadar natrium pada darah dapat berpotensi mengancam nyawa.

4. Mitos: Air botol kemasan lebih aman dan sehat

Fakta: Air keran yang masak sebenarnya sudah sesuai dengan standar kesehatan dan persyaratan keselamatan. Dan, ini pun terus-menerus diuji sehingga dinilai aman untuk diminum. Adapun air minum kemasan sering kali berasal dari sumber yang sama persis seperti air keran.

Banyak air kemasan bahkan memiliki standar keselamatan lebih rendah daripada air keran. Belum lagi hargnya yang lebih mahal karena harus menyertakan sumber daya, pengiriman, dan penjualan. Minum air keran yang masak sebenarnya tak masalah, kok. Karena selain aman, murah, dan didapat dengan cara yang paling ramah lingkungan.

5. Mitos: Air membantu menurunkan berat badan
Fakta: Sebenarnya hal ini ada benarnya. Kembali ke mitos nomor 1, minum air yang bebas kalori dan bebas gula merupakan cara yang lebih baik untuk mendapatkan asupan cairan harian daripada meneguk minuman manis dan tinggi kalori seperti minuman ringan.

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa minum setengah liter air sebelum makan dapat membantu kita makan lebih sedikit. Tapi kuncinya di sini adalah, bahwa kita sebenarnya perlu makan dengan porsi lebih sedikit, karena sesungguhnya air itu sendiri tidak mengurangi lemak di dalam tubuh.

Tentunya, tidak berarti minum air putih tidak lagi menjadi penting dan berguna untuk kesehatan. Namun, kita harus menyikapinya dengan seimbang. Bagaimanapun, air putih tentu lebih sehat dibanding minuman lain semacam kopi, teh, atau minuman ringan (soft drink) bila terlalu banyak mengandung gula di dalamnya.
Minuman bersoda, atau minuman manis lainnya menjadi "tidak sehat" bila gula tersebut di dalam tubuh kita pada akhirnya menjadi pemicu diabetes. Oleh sebab itu, minum air mineral (air putih) tetap lebih sehat untuk tubuh

10 Mitos Tentang Aliran "METAL" yang Salah Kaprah


Begitu banyak kesalahpahaman pandangan dan persepsi orang tentang aliran metal, dan dengan hal itu adalah cukup sebagai alasan untuk membuat orang lebih tahu tentang betapa mereka salah menilai tentang aliran metal
Dan berikut ini adalah 10 mitos tentang "Metal" dan kebenaran yang sebenarnya ada, Harap dicatat bahwa ini bukan pendapat pribadi saya.

10. Heavy Metal
Mitos: Musik yang disebut "Heavy Metal"
Kita mulai dengan yang termudah dan populer. Kebanyakan orang menganggap bahwa nama musik yang terdengar dengan jeritan keras dan gitar yang sangat terdistorsi adalah "Heavy Metal".
Pada kenyataannya, Aliran Metal memiliki ratusan subgenre dan "Heavy Metal" bahkan nyaris bukan salah satu dari sub-aliran tersebut. Band-band seperti Cream, Led Zeppelin dan Black Sabbath membuka jalan bagi band-band metal dengan menciptakan suara yang unik. Tapi sementara band-band ini dapat disebut beraliran Heavy Metal, mayoritas menganggap sebagai non-metalheads, terutama orang-orang tua dan gadis remaja, merujuk kepada semua musik rock sebagai Heavy Metal. Hanya karena mereka tidak mengenal keragaman dalam genre musik.

9. Aliran Bar Bar
Mitos: musisi Metal adalah orang aneh tidak berpendidikan yang tidak bisa menyusun kalimat
Ini adalah persepsi Lain yang umum. Kebanyakan orang memandang lirik dan musik metal adalah sederhana dan terkesan bodoh.
Pada kenyataannya, musisi Metal adalah termsuk Musisi yang sangat cerdas, orang yang sangat fokus yang mampu menulis lirik dengan makna yang dalam dan musik. Sebagai contoh, Bathory band yang berasal black metal banyak musik mereka dari komposer klasik. Dan lirik metal yang paling melek secara mengejutkan.

8. Aliran Anti-Agama 
Mitos: Semua Aliran Metal Anti-Religi
Pad sebagian besar pendapat dari Non-metalhead, band - band metal menganggap agama layak dibenci (antipati pada agama)tapi itu bukan kasus yang terjadi pada aliran metal .
Dalam kebanyakan kasus, Metal tidak anti-agama secara umum, tetapi sering melawan kekristenan atau bentuk Kekristenan.
Namun, banyak juga seniman metal yang religius, seperti band Metalcore Amerika As I Lay Dying, atau David Dramian dari Disturbed. yang cukup mendekati adalah Agama tidak begitu disukai di dalam Metal, namun juga tidak dibenci… Meskipun ada pengecualian untuk semua peraturan ...

7. Pemuja Setan 
Mitos: Metal mempromosikan Setanisme
Genre musik yang mempunyai banyak fitur tema dan citra setan disebut Black Metal, yang berasal dari Venom's thrash album; Black Metal.
Meskipun beberapa dari death metal dan thrash metal, seperti Slayer, Cannibal Corpse dan Morbid Angel menggunakan fitur Setanisme ,namun sangat sedikit musisi black metal yang benar-benar memiliki keyakinan setan, dan orang-orang yang cenderung untuk mencoba tidak mempromosikannya.

6. Identik dengan Kriminal 
Mitos: Metal mempromosikan aktivitas kriminal, seperti pembunuhan
Sementara beberapa orang di komunitas metal telah ditangkap karena kejahatan dan pembunuhan, hanya satu kasus yang dominan,kasus Varg Vikernes . Kebanyakan band-band metal yang memiliki lirik kekerasan atau citra yang mengganggu telah dinyatakan bahwa konten mereka tidak untuk dianggap serius. Cannibal Corpse terutama, yang terkenal karena lirik mereka, yang sering menguraikan penggambaran lebih mengerikan tentang pembunuhan, kematian dan fetisisme seksual.

5. Aliran Seksisme
Mitos: Metal adalah seksis
Meskipun tampaknya bahwa banyak dari Metal, terutama di 80-an, dirancang untuk meremehkan seks dan wanita, sekarang masalah itu sudah jauh berkurang. Dan banyak band, khususnya dalam genre Black, Grind dan Doom Metal menghindari topik seks sepenuhnya.

4. Fasis 
Mitos: musisi Metal kebanyakan fasis, rasis atau mempunyai pandangan neo-Nazi

Saat banyak musisi yang mengatakan mereka percaya ras atau kelompok etnis tertentu lebih baik atau lebih buruk daripada yang lain, dan saat beberapa diantaranya memiliki keyakinan yang sah, hal itu adalah yang paling umum sebagai bagian dari penampilan di panggung.
Sebuah contoh yang baik dari ini adalah mantan vokalis Gorgoroth Gaahl, yang tidak hanya homoseksual, tetapi juga dinyatakan memiliki pandangan rasis, tetapi dia tidak serius tentang hal-hal tersebut dan mencoba untuk tidak mengungkapkannya secara terbuka.

3. Pengaruh Buruk Untuk Anak-anak 
Mitos: Musik Metal buruk bagi anak-anak

Banyak musik metal berorientasi terhadap anak-anak dan remaja sebagai cara yang santai untuk mengatasi stres daripada menggunakan cara lain yang tersedia.

Meskipun orang mungkin mengatakan kepada Anda bahwa metal meracuni pikiran anak-anak kita, perlu diingat bahwa orang-orang tersebut umumnya sangat berpikiran tertutup dan tidak mengerti sepenuhnya tentang Metal. 

2. Musisi Tak berbakat 
Mitos: Metal tidak membutuhkan Skill Bermusik untuk memainkannya

Setiap profesional akan memberitahu Anda bahwa Metal dan jazz adalah dua genre musik yang paling sulit untuk dimainkan.
Dan sementara kedengarannya musisi thrash metal hanya bersembunyi di balik distorsi, riff cepat dan perkusi ekstrim yang hampir selalu 100% asli, tanpa menggunakan efek disintesis musik.
namun ada juga ubgenre musik yang cenderung untuk mengedit musik digital mereka seperti metalcore, industrial dan grind. Dan yang lainnya hampir semuanya murni

1. Hanya Bisa Teriak
Mitos: vokal musisi metal hanya menjerit

Jika Anda suka metal, Anda mungkin pernah mendengar seseorang berkata, "Wah,tidak biskah dia menyanyi dengan benar?" Ini benar-benar mengganggu metalheads karena kenyataannya menjadi vokalis metal sangat sulit.
Dan meski itu tampaknya seperti mudah, vokal Metal sangat beragam, dari menggeram, dengan berteriak, menjerit,berteriak dan segala sesuatu di antaranya. Lain kali seseorang mengatakan vokalis metal itu bukan menyanyi, anda bisa menjawab sederhana, "vokalis Itu hanya tampil berbeda."

Benda Misteri Kutukan di Dunia

Written By www.sandhiserver.com on Senin, 25 Februari 2013 | 17.09


KUTUKAN LUKISAN “CRYING BOY”

Pada tahun 1985, Inggris dibuat heboh dengan rangkaian kebakaran yang terjadi secara misterius. Kehebohan pun berlanjut ketika ditemukan bahwa di semua rumah yang nyaris terbakar habis, terdapat sebuah benda yang tidak tersentuh api, yaitu lukisan anak laki-laki yang menangis. Kabar yang lebih mengejutkan muncul, ternyata sebelumnya sudah banyak kasus serupa lain yang tidak meninggalkan petunjuk logis.
Setelah ditelusuri, konon sang objek lukisan tersebut adalah seorang anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal terbakar. Tak berapa lama setelah lukisan tersebut diproduksi, studio sang pelukis hancur terlalap api. Bocah tersebut pun kemudian tewas dalam sebuah ledakan. Katanya, arwah si bocah-lah yang menghantui melalui tangisan dalam lukisan tersebut.
Untuk menghilangkan kutukannya, sebuah terbitan lokal pun menggelar aksi pembakaran lukisan yang diproduksi secara massal tersebut. Banyak lukisan berhasil dimusnahkan, tetapi diperkirakan masih ada ribuan cetakan lainnya beredar di seluruh dunia.
 
TEROR of ROBERT DOLL

Kalau berkunjung ke Museum East Martello, Florida, kita bisa melihat sebuah boneka berumur lebih dari satu abad, Robert the Doll. Boneka berukuran seperti bocah kecil ini sangat terkenal, lho! Bukan karena boneka peninggalan abad ke-19 ini lucu, tapi karena horor!!! hiii….
Kisahnya berawal sekitar tahun 1896, ketika keluarga Otto memberikan boneka kepada anak bungsunya Robert Eugene Otto. Saking terpikatnya, sang anak memberikan namanya sendiri, Robert, kepada boneka itu, dan mengganti panggilan dirinya menjadi, Gene.
Semenjak itu, kejadian demi kejadian aneh terjadi di rumah keluarga Otto, dari mulai terdengar suara tawa asing, berbagai kekacauan dan kerusakan, sampai laporan para tetangga yang melihat penampakan mengerikan Robert. Yang paling parah, Robert sepertinya memperbudak Gene hingga bocah tersebut shock dan ketakutan. Melihat ketidakberesan tersebut, keluarga Otto menyingkirkan Robert ke loteng.
Ketika Gene sudah dewasa, ia menemukan kembali boneka Robert. Dalam waktu singkat, boneka itu pun kembali “menguasai” diri Gene, hingga ia nyaris gila. Warga kota yang melewati rumah keluarga Otto dihantui teror Robert dari jendela kamarnya.
Kabarnya, kejadian mengerikan itu terus berlanjut sampai museum tempat tinggal Robert sekarang. Wah, kalo bonekanya kya gini, kyanya gada lucu-lucunya sama sekali, yaa??
 
KERIS

Seringkali kita dengar cerita mengenai senjata khas Indonesia yang memiliki kekuatan sehingga dapat bergerak, berdiri, bahkan terbang dengan sendirinya. Kisah itu pun dibarengi dengan kejadian mistis mengerikan.
Salah satu legenda yang terkenal sampai sekarang adalah kisah kesaktian keris buatan Mpu Gandring. Keris sakti tersebut banyak menelan korban, termasuk pembuatnya. Mpu Gandring dihabisi degan sadis oleh pemesan keris tersebut, Ken Arok. Sejak itu, keris Mpu Gandring tidak berhenti meminta tumbal yang haus kekuasaan, termasuk Ken Arok dan keturunannya. Konon, katanya, keris tersebut kemudian dibuang ke laut dan berubah wujud menjadi seekor naga. Wahh mistis banged deh!
Ternyata sampai saat ini pun masih banyak pembuat keris sakti alias keris pusaka. Pembuatannya pun harus melalui tahap yang berat seperti mencocokkan tanggal lahir dan tujuan si pemesan, berpuasa, melakukan perhitungan dengan penanggalan Jawa, dan banyak ritual lainnya. Legenda keris Mpu Gandring pun dipegang teguh sampai sekarang, bahwa keserakahan akan berujung pada kehancuran.
 
JANGAN GANGGU FIRAUN

Jangan pernah coba-coba mengutak-atik mummy Firaun beserta barang peninggalannya, kalau kita gak mau bernasib sama seperti Carnarvon. Pembesar Inggris ini, konon mendadak meninggal dunia setelah membongkar kuburan Tutankhamun, salah satu Firaun pada tahun 1923. Anehnya lagi, di hari Carnarvon meninggal, seluruh listrik di Kairo pun padam tanpa ada yang tahu penyebabnya.
Tutankhamun merupakan Raja Mesir yang memiliki kisah tragis. Diangkat sebagai Firaun ketika berumur 9 tahun, ia hanya sempat sekejap merasakan kekuasaan. Belum genap 19 tahun, ajla menjemputnya. Penyebab kematiannya masih belum mencapai titik terang, walaupun banyak yang percaya akan adanya konspirasi pembunuhan sadis terhadap raja belia tersebut.
Misteri Tutankhamun pun terus berlanjut hingga kini. Katanya, terdpat kutukan bahwa barangsiapa yang mengganggu sang raja dalam tidur panjangnya, akan merasakan kemalangan. Walaupun banyak yang meragukan kutukan tersebut, hal aneh terus terjadi. Seorang petugas berkebangsaan Amerika yang membawa topeng Tutankhamun kabarnya mendadak terserang stroke, dan seorang pemuda Jerman yang nekat mencuri salah satu harta karun Tutankhamun mati dengan mengenaskan.

MENGUNGKAP FAKTA DAN MITOS SEPUTAR BIR

Written By Admin on Minggu, 24 Februari 2013 | 15.40


Bir adalah salah satu minuman yang paling populer. Ribuan atau bahkan jutaan orang di dunia pernah meminumnya, dan bahkan beberapa orang yakin bahwa apa yang mereka lakukan benar. Banyak orang yang percaya bahwa bir memiliki banyak kandungan mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh dan dapat mempromosikan hidup menjadi lebih sehat.

Lantas, apa benar bir bisa dijadikan obat untuk meningkatkan kesehatan? Mari kita intip mitos dan fakta tentang bir dibawah ini agar tidak ada lagi pandangan yang keliru tentang minuman yang sebenarnya dapat merusak tubuh ini :


1.
Mitos: Bir adalah minuman alami yang bermanfaat. Beberapa orang yakin bahwa bir adalah minuman yang sangat berguna dan harus menjadi bagian dalam diet harian mereka. Beberpa orang beranggapan bahwa bir memiliki kandungan konsentrasi alkohol dalam jumlah kecil dan jika dikonsumsi dalam dosis wajar, mungkin dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Fakta:
Secara real, bir harus dianggap lebih berbahaya daripada anggur (wine) atau vodka, karena mengandung banyak komposit berbahaya yang diproses dari hasil fermentasi. Komposit ini beracun (biasanya fermentasi limbah) meliputi aldehida, minyak Fusel, metanol, eter dan sebagainya. Selain itu, kandungan alkohol dalam bir tidak selalu rendah dan kadang-kadang ada yang mencapai 14 persen.

2.
Mitos: Bir tidak memiliki efek seperti alkohol yang bisa membuat orang kecanduan.

Fakta:
Pecandu bir akan mengalami gangguan psikologis yang berat dan sering disertai dengan anosognosia atau membuat orang lepas kontrol dan sulit untuk menyingkirkan kebiasaan buruk tersebut. Tidak diperlukan waktu yang lama untuk seseorang jatuh pada ketergantungan secara psikologis akibat konsumsi bir. Jadi sebaiknya berhati-hati untuk mencoba minum ini.

3.
Mitos: Bir bermanfaat untuk membantu orang beralih dari minum-minuman alkohol berat seperti vodka, wine dan wiski.

Fakta:
Banyak orang telah tertipu dan menganggap bahwa konsumsi bir lebih baik ketimbang vodka atau wiski. Padahal, bir dan vodka sama-sama memiliki efek berbahaya.

4.
Mitos: Bir berguna untuk otak kita. Bir mengandung silika, yang dapat mencegah atrofi otak, kesulitan berbicara dan masalah lainnya.

Fakta:
Sebenarnya, alkohol menghancurkan sel-sel otak kita dan proses ini berlangsung sangat cepat pada remaja dan pemuda. Konsumsi bir biasa mempengaruhi kecerdasan manusia dan kemampuan belajar.

5.
Mitos: Bir baik untuk jantung dan pembuluh darah

Fakta:
Bir menyebabkan perubahan sangat berbahaya dalam bentuk fisik dan kerja jantung manusia dan seluruh sistem kardiovaskular. Bir mengandung sejumlah besar karbondioksida yang cepat masuk ke dalam darah dan menyebabkan masalah pembuluh darah, seperti varises.

6.
Mitos: Bir memiliki rasa yang menyenangkan dan berguna untuk pencernaan kita.

Fakta:
Studi menunjukkan bahwa minum bir terlalu banyak meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar. Selain itu, bir mengandung unsur seperti kobalt, yang dikenal karena sifatnya memicu peradangan di kerongkongan dan perut.

7.
Mitos: Bir berguna karena memiliki banyak vitamin. Beberapa pecinta bir yakin bahwa dengan minum 1 liter bir sehari dapat memenuhi porsi harian dari semua unsur yang dibutuhkan dan vitamin.

Fakta:
Sebenarnya, bir hampir tidak ada vitamin sama sekali. Selama proses pembuatan, semua vitamin yang awalnya ada akan hilang. Alhasil, 1 liter bir berisi hanya 0,005-0,15 mg tiamin dan riboflavin 0,3-1,3 mg.

8.
Mitos : Bir dapat meningkatkan fungsi seksual

Fakta:
Alkohol selalu buruk bagi fungsi seksual, baik pada pria dan wanita. Alkohol menghambat produksi androgen dalam tubuh, yang secara substansial dapat menurunkan gairah seks. Selain itu, bir juga berisi beberapa zat beracun, termasuk komposit logam berat, yang dapat menyebabkan perubahan berbahaya dalam sistem endokrin.

9.
Mitos: Bir berguna untuk sistem saraf kita karena memiliki efek menenangkan dan membantu untuk menghilangkan stres

Fakta:
Bir mempengaruhi sistem saraf karena mengandung unsur psikoaktif tertentu, yang membuat bir bertindak sebagai minuman memabukkan berbahaya. Selain itu, bir memiliki sifat seperti obat penenang, yang mempengaruhi memori dan kerja sensorimotor.

10.
Mitos: Bir ini baik untuk ginjal karena sifat diuretiknya

Fakta:
Bir mencuci keluar protein, lemak, karbohidrat dan unsur-unsur penting yang baik untuk tubuh kita terutama potasium, magnesium dan vitamin C. Kekurangan kalium dapat menyebabkan tubuh mengalami perubahan irama jantung, kulit kering, nyeri di kaki. Sedangkan kekurangan magnesium memicu gangguan tidur, mudah marah dan gugup. Kekurangan vitamin C dalam tubuh juga menyebabkan masalah kekebalan, penurunan konsentrasi dan ketidakseimbangan mental.

MITOS DAN FAKTA SEPUTAR MASAKAN

Written By Admin on Jumat, 22 Februari 2013 | 16.36



Kandungan alkohol dalam kue tidak akan hilang, namun hanya berkurang sampai sekitar 50 persen dalam kue.

Saat memasak seringkali kita menemukan berbagai masalah. Berbagai saran atau tips dari teman atau keluarga kadang-kadang juga tak menyelesaikan masalah. Soalnya, saran-saran tersebut seringkali hanya merupakan mitos. Nah, buktikan dulu beberapa mitos tersebut.

1. Sayuran hijau rebus tidak punya nutrisi
Salah. "Jika Anda merebus kacang hijau sampai berubah menjadi abu-abu, nutrisi dan vitaminnya memang akan hilang, larut dalam air," ungkap Nancy Berkoff, RD, chef, ahli gizi, dan konsultan dari Vegetarian Resource Group. Sayuran hijau yang direbus tidak kehilangan nutrisinya, terutama mineral penting seperti zat besi dan potasium, karena tidak mudah larut dalam air. "Semua sayuran, matang atau mentah, merupakan sumber serat yang baik," tambahnya. Saran yang paling baik untuk memasak sayur hijau ini adalah dengan mengukusnya agar mendapatkan tekstur yang lebih enak.

2. Kandungan alkohol akan hilang setelah di-oven
Salah. Alkohol memiliki titik didih yang lebih rendah daripada air. Itulah sebabnya mengapa orang berpikir bahwa alkohol yang dimasak atau dipanggang dengan bahan makanan lain akan menguap dan menghilang. Namun ternyata tidak. "Proses memasak alkohol dengan cara mendidihkannya akan meninggalkan sekitar 50 persen kandungan alkohol dalam makanan," ungkap Robert Wolkem, profesor bidang kimia dari University of Pittsburgh dan penulis buku What Einstein Told His Cook: Kitchen Science Explained. Persentase kandungan alkohol yang tertinggal di dalam makanan tergantung pada lama pemasakan dan faktor lain seperti ukuran panci. 

3. Atasi rasa asin dengan kentang
Salah. "Ide ini menarik, tetapi sebenarnya tidak bekerja dengan baik karena kentang bukan bahan penyerap yang baik," ungkap Wolke. Untuk menghilangkan rasa asin, tambahkan sedikit cuka atau gula bisa ke dalam sup untuk memberikan rasa yang sedikit "bersaing" dengan rasa lainnya. 

4. Baking soda dan baking powder tidak punya masa kadaluarsa
Salah. Baking soda bisa bertahan sampai sekitar empat tahun, sementara baking powder memiliki umur simpan sekitar setahun. Kedua jenis bahan tambahan kue ini mengandung ragi, namun baking powdermengandung asam yang memungkinkan untuk cepat bereaksi dengan kue dalam keadaan basah, dan menghasilkan karbondioksida yang membuat kue mengembang. Untuk mengetahui apakah baking powdermasih bisa digunakan atau tidak, coba taruh beberapa sendok baking powder dalam segelas air. Jika terbentuk gelembung maka baking powder ini masih bisa digunakan. 

Baking soda tidak memiliki kandungan asam, dan membutuhkan bantuan asam dari adonan untuk bisa mengembangkannya. Jika baking soda ini disimpan dalam lingkungan yang lembab, maka keampuhannya akan berkurang. 

5. Mentega akan meleleh jika tidak disimpan dalam kulkas
Salah. Mentega tidak akan meleleh ketika tidak disimpan dalam kulkas, namun akan membuatnya kurang segar. "Dalam pembuatan mentega ditambahkan garam di dalamnya, yang akan menghambat pertumbuhan bakteri pembusukan," ungkap John Bruhn, spesialis dairy foods dari University of California. Mentega tawar bisa rusak dalam waktu seminggu, karena mengandalkan garam alami untuk memperlambat pertumbuhan bakteri pembusukan.

16 MITOS DAN FAKTA TENTANG DONOR DARAH



Donor darah merupakan salah satu bentuk tindakan sosial yang sangat mulia dan tidak mengenal pamrih. Namun sayang, masih sedikit orang yang tergerak hatinya untuk mau menyumbangkan darahnya. 

Kebanyakan orang takut mendonorkan darah karena menganggap itu menyakitkan, bisa membuat badan lemah dan rentan terkena penyakit. Padahal, itu tidak lebih hanyalah sebuah anggapan yang keliru. 

Untuk menghapus segala bentuk mitos tentang donor darah, konsultan bank darah di Medcity Moolchand New Delhi India Dr Rani Prem Kumar, membantu menjelaskan tentang kebenaran dari donor darah yang sebetulnya memberikan banyak manfaat seperti dikutip Healthmeup berikut ini :

1. Mitos: Donor darah bikin tekanan darah rendah.
Fakta: Namun, banyak orang yang merasa setelah mendonorkan darah membuat mereka merasa lemah. Sekali lagi, ini tidak benar. Kenyataannya bahwa dibutuhkan satu atau dua hari untuk mengisi volume cairan dalam tubuh dan tiga bulan untuk regenerasi sel darah merah agar dapat menyumbangkan lebih banyak darah.

2. Mitos: Beristirahat penuh selama sehari setelah menyumbangkan darah.
Fakta: Anda dapat dengan mudah melanjutkan kegiatan sehari-hari secara rutin setelah menyumbangkan darah, tetapi dengan catatan:
  • Cukupi kebutuhan cairan dengan meminum banyak air putih ata jus dalam waktu 24 jam setelah donor darah
  • Hindari paparan sinar matahari
  • Hindari mengemudi selama 2-3 jam berikutnya
  • Hindari merokok selama 4 jam
  • Hindari alkohol untuk 24 jam
3. Mitos: Donor Darah adalah suatu prosedur yang menyakitkan.
Fakta: Menyumbangkan darah tidak menyakitkan sama sekali. Kita hanya merasakan sensasi seperti dicubit ketika jarum menusuk lengan.

4. Mitos: Saya tidak harus sering mendonorkan darah, karena itu bisa membuat tubuh saya lemah.
Fakta: Orang yang sehat bisa mendonorkan darah empat kali dalam setahun.

5. Mitos: Donor darah membuat saya merasa stres, sakit kepala parah dan muntah?
Fakta: Donor darah tidak dapat menyebabkan sakit kepala dan muntah jika tekanan darah Anda dalam batas normal sebelum melakukan donor darah.

6. Mitos: Donor menurunkan tingkat kekebalan tubuh.
Fakta: Tingkat kekebalan tubuh Anda tidak terpengaruh hanya karena Anda mendonorkan darah.

7. Mitos: Mendonorkan darah dapat berfluktuasi terhadap tekanan darah dan kadar gula darah.
Fakta: Donor darah tidak akan mempengaruhi tekanan darah dan kadar gula darah. Tetapi, seorang pasien diabetes yang sedang menerima insulin tidak dapat menyumbangkan darahnya.

8. Mitos: Sering donor darah membuat tubuh kekurangan zat besi.
Fakta: Individu yang sehat dengan kebiasaan makan yang baik dapat mendonorkan darah empat kali setahun dengan jarak waktu tiga bulan. Ini tidak akan membuat kandungan zat besi dalam tubuh Anda berkurang.

9. Mitos : Donor darah butuhkan waktu lama.
Fakta : Salah. Prosedur donor darah mulai dari registrasi (pendaftaran) sampai pengambilan darah berlangsung sekitar setengah jam.

10. Mitos: Sering ke rumah sakit untuk menyumbangkan darah menyebabkan infeksi? 
Fakta: Tidak benar. Seseorang tidak perlu merasa takut infeksi karena donor darah.

11. Mitos: Anda tidak bisa mendonorkan darah jika sedang mengonsumsi beberapa jenis obat.
Fakta: Ini bukan mitos. Orang yang sedang mengambil beberapa jenis obat tertentu seperti aspirin, antibiotik, anti-hipertensi, steroid, hormon, antikoagulan, tidak bisa mendonorkan darahnya.

12. Mitos: Dapatkah seorang wanita hamil menyumbangkan darah?
Fakta: Tidak, wanita hamil tidak diperbolehkan untuk menyumbangkan darah.

13. Mitos: Dapatkah saya mendonorkan darah, jika saya masih menyusui?
Fakta: Tidak, ibu menyusui sebaiknya tidak mendonorkan darah selama paling sedikit enam minggu setelah melahirkan karena menyumbangkan darah mempengaruhi tingkat cairan di dalam tubuh dan juga dapat mempengaruhi pasokan ASI.

14. Mitos: Dapatkah saya mendonorkan darah, jika sudah mengkonsumsi alkohol sehari sebelumnya?
Fakta: Tidak, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi alkohol sehari sebelum menyumbangkan darah.

15. Mitos: Dapatkah saya mendonorkan darah, jika saya merokok secara teratur?
Fakta: Ya, tapi Anda harus menjauhkan diri dari paparan asap rokok atau berhenti merokok satu jam sebelum dan setelah donor.

16. Mitos: Donor darah secara teratur dapat menyebabkan obesitas.
Fakta: Menyumbangkan darah tidak mempengaruhi berat badan Anda. Namun, beberapa orang setelah donor darah memang cenderung makan lebih banyak dari biasanya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Click Sandhi Record

Click Sandhi Record
©copyright

TIKTOK OKE MEDIA

TIKTOK OKE MEDIA
Album Sandhi

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record
Copyright

Be Our Fans !

Top Post

 
Support : seo Copyright © 2012 - 2014/2015. Oke Media - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Edit By Idel Brodsky
Creator Oke Media by Sandhi Foreverz