Headlines News :

Translate

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label For Muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label For Muslim. Tampilkan semua postingan

Kata-Kata Bijak Dari Nabi Muhammad SAW dan Para Khalifah

Written By Admin on Selasa, 30 Desember 2014 | 14.32

Kata-Kata Bijak Dari Nabi Muhammad SAW dan Para Khalifah


  1. Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
  2. Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.
  3. Makanlah Sebelum Lapar dan Berhentilah Sebelum Kenyang.
  4. Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.
  5. Pahlawan bukanlah orang yang berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah.
  6. Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.
  7. Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama.
  8. Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan.
  9. Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala.
  10. Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.
  11. Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja.
  12. Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja.
  13. Seseorang yang optimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.
  14. Ingatlah, boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya.
  15. Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.
  16. Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah.
  17. Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat.
  18. Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri.
  19. Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna.
  20. Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain.
  21. Jika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali.
  22. Cinta akan menggilas setiap orang yang mengikuti geraknya, tetapi tanpa gilasan cinta, hidup tiada terasa indah.
  23. Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.
  24. Perjuangan seseorang akan banyak berarti jika mulai dari diri sendiri.
  25. Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya.
  26. Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda.
  27. Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan.
  28. Jika rasa cinta itu tak terbalas maka bersukurlah, karena anda akan dipilihkan Allah yang lebih baik.
  29. Watak keras belum tentu bisa tegas, tetapi lemah lembut tak jarang bisa tegas.
  30. Sifat orang yang berlilmu tinggi adalah merendahkan hati kepada manusia dan takut kepada Tuhan.

9 Nama Iblis yang Menggoda & Menjerumuskan Manusia

Written By Admin on Senin, 29 Desember 2014 | 20.25

Jenis Iblis yang menjerumuskan manusia ke dalam jurang kesesatan itu banyak sekali.
Bahkan ada ulama yang berpendapat bahwa dalam menyesatkan manusia Iblis itu mem­punyai spesifikasi keahlian tersendiri sesuai dengan bidangnya. Yang ahli menggoda orang shalat tugasnya hanya menggoda orang shalat, yang ahli mengkufurkan orang yang beriman tugasnya hanya mengkufurkan dengan berbagai tipu daya dan propaganda yang menyesatkan, begitu seterusnya.

Mengenai hal ini ada keterangan yang bersumber dari Umar bin Khatab ra Bahwa Keturunan Iblis yang mempunyai tugas menggoda dan menjerumuskan manusia (ke lembah kesesatan) itu ada sembilan, yaitu:

Iblis Zailatun (زَيْلَة ٌ )
Iblis ini bertugas untuk menjerumuskan para pedagang di pasar agar berdusta, mau me­ngurangi timbangan, membuat onar diantara para pedagang, dan melakukan bujuk rayu kepada para pedagang agar melakukan pe­nyimpangan dan kecurangan dalam aqad jual beli, dengan diiming-imingi agar cepat kaya.

Ajakan Iblis diatas itu jelas bertentangan dengan syari'ah, merusak ekonomi umat, menanamkan mental binatang yang segala cara dalam meraih kesuksesan, serta me­numbuhkan jiwa egoistisme dan material­isme yang membabi-buta. Kalau ini sudah ditanamkan oleh Iblis, maka dengan sendiri­nya orang itu akan senang-berenang dalam lumpur kemaksiatan dan kedurhakaan.

Karena itu, ada ancaman berat bagi siapa saja yang mengikuti ajakan Iblis Zailatun untuk melakukan kecurangan dalam jual beli.

Ada keterangan yang bersumber dari Abu Dzar ra., ia berkata: Rasulullah saw pemah bersabda:

ثَلاَثَةُلاَيَنْظُرُاللهُ اِلَيْهِِِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِوَلاَ يُزكِّيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْم

Ada tiga orang dimana Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat (tidak memberikan rahmat), tidak membersihkan dosa mereka, dan mereka (juga) akan mendapat siksaan yang amat pedih. Abu Dzar ra berkata : "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mengatakan (hal tersebut) sampai tiga kali "Aku berkata: Mereka akan menyesal dan merugi, siapa mereka itu Ya Rasulullah?. Lalu beliau bersabda: a). Orang yang menurunkan kain­nya (hingga menutupi kedua mata kakinya) b). Orang yang suka mengungkit-ungkit pemberiannya. c). Dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu. (HR. Muslim)

Larangan untuk melakukan kecurangan dalam jual beli juga disebutkan dalam Al­-Qur'an

"Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka mengurangi. Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidakkah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan. Pada suatu hari yang besar (Yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan." (QS. Al-Muthaffifiin :1-6)

Itulah diantara ancaman siksa bagi orang yang mengikuti Iblis Zailatun, yang melaku­kan kecurangan dalam berdagang.

Cara Iblis Zailatun menjerumuskan para pedagang adalah dengan menakut-nakuti kebangkrutan jika berbuat jujur dalam berdagang, dan mengiming-imingi akan cepat kaya, cepat berhasil dan sukses jika mau berbuat curang dalam berdagang. jika orang yang berdagang itu lemah imannya, ambi­sius dan materialistis tentu ia akan mudah terjebak dalam bujuk rayu Iblis Zailatun. Akhimya ia akan menjadi pengikut setia Iblius Zailatun.

Iblis Wawatsin
Iblis Wawatsin dalah Iblis yang bertugas menggoda dan menjerumuskan orang yang beriman agar selalu menggerutu, tidak sabar dan tidak ikhlas setiap kali menerima musi­bah, atau cobaan dari Allah Ta'ala.

"Sesungguhnya wanita-wanita yang merintih (lantaran menerima musibah) ini akan dijadikan kelak di hari kiamat dua barisan dalam neraka jahannam, satu barisan berada disebelah kanan penduduk neraka dan satu barisan lagi berada disebelah kiri, akhirnya mereka menggonggong kepada penduduk ahli neraka, sebagai­mana layaknya anjing-anjing yang menggonggong." (HR. Ath-Thabrani).

Padahal orang yang meratapi musibah dengan menggerutu sampai merobek-robek pakaiannya adalah dosa. Tmdakan seperti ini merupakan cermin dari ketidak-ikhlasan atas takdir Allah, sepertinya ia menyalahkan Allah, yang menghilangkan kesenangan dirinya, padahal semua apa yang ada di alam ini telah ditentukan oleh Allah masanya atau kehancurannya. Oleh karena itu, sya­ri'ah memerintahkan untuk bersabar dan ikhlas setiap kali menerima cobaan dan mu­sibah dari Allah Ta'ala, sebab setiap musibah itu ada hikmah yang terkandung didalam­nya. Allah mengancam akan menyiksa terhadap orang yang tidak bersabar dalam menerima musibah. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam hadits yang lain disebutkan, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

"Tidak termasuk umat kami yang sempurna orang yang menampari pipinya sendiri (ketika menerima musibah), merobek-robek leher bajunya sendiri dan meratapi mayat, sebagaimana kebiasaan orang-orang jahiliyah". (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikianlah diantara ancaman siksa bagi orang yang mengikuti Iblis Wawatsin. Se­hingga ia selalu mengerutu setiap kali menerima musibah. Iblis ini dalam menjerumus­kan orang yang beriman ke dalam jurang kemaksiatan dan kekufuran adalah dengan menanamkan rasa ketidak-puasan terhadap takdir Allah, mempengaruhi jiwanya agar memberontak ketika menerima musibah, membakar emosinya dan menghilangkan sifat sabarnya.

Jika seseorang sudah tidak mampu mengendalikan emosinya, maka Iblis dengan mudah menjerumuskan dinnya ke dalam perbuatan munkar. Hanya keima­nan dan ketakwaan yang kuat serta kesa­baran yang tinggi yang dapat menangkal­nya dari gangguan dan bujuk rayu Iblis Wawatsin.

Iblis Akwan
lblis ini bertugas menyesatkan dan mem­pengaruhi para remaja dan pimpinan umat supaya selalu berbuat dzalim, menjauhi hal-­hal yang ma'ruf, menanamkan kesenangan berbuat munkar dan maksiat.

Cara yang digunakan oleh Iblis Akwan da­lam menjerumuskan remaja yang beriman ke dalam lembah kemaksiatan adalah bermacam-macam. Perbuatan yang jelas mun­karnya itu dikemas dengan baik sehingga tidak terkesan sebagai perbuatan maksiat, hal ini dilakukan-oleh Iblis Akwan untuk menarik simpati dari remaja beriman agar mau melakukannya. Termasuk memper­halus istilah-istilah yang berbau maksiat dan munkar, ini dilakukan untuk menghilang­kan kesan maksiat, dengan demikian remaja akan mudah dibujuk dan dirayu untuk di­jebloskan ke dalam dunia sesat yang jauh dari tuntunan agama.

Hal ini telah dijelaskan oleh Allah dalam firman-Nya:

"... tetapi setan (Iblis) menjadikan umat-umat itu memandang baik perbutan meeka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka adzab yang sangat pedih. (QS. An-Nahl 16:63)

Dalam menyesatkan para pemimpm umat, Iblis Akwan selalu mendorong para pemim­pin itu untuk berbuat dzalim, merampas hak rakyat, bertindak sewenang-wenang, korupsi, manipulasi, serta Iblis Akwan juga mena­namkan rasa ketakutan dihati para pemimpin akan kemiskinan jika mereka tidak mau berbuat dzalim, curang dalam bertindak, mumpung masih berkuasa agar kekuasaan­nya itu digunakan sebaik mungkin untuk berbuat munkar dan maksiat, baik teihadap rakyatnya maupun terhadap Allah. Kalau ini sudah berhasil, maka Iblis Akwan akan lebih mudah lagi menenggelamkan mereka ke­dalam lumpur kemaksiatan, akhimya jadilah mereka pemimpin yang durhaka.

Untuk para pemimpin yang berbuat dzalim seperti diatas itu, Allah mengancam akan menyiksanya dengan siksaan yang amat pe­dih. Sebagaimana disebutkan dalam Firman­Nya:

"Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat adzab yang pedih". (QS. Asy-Syuura 42:42)

Itulah diantara ancaman siksa bagi siapa yang berbuat dzalim di muka bumi ini dan mengikuti jejak Iblis Akwan.

Iblis Hafaf
Iblis ini bertugas menyesatkan dan menje­rumuskan kaum muslimin ke lembah nista yang berlumur dosa dengan cara melakukan tipu daya dan bujukan agar kaum muslimin melanggengkan minum khamer. Sebab jika seseorang sudah minum khamer dan mabuk, maka segala bentuk kemung­karan yang lain dengan mudah ia laksana­kan. Seperti berzina, membunuh, berbuat aniaya, mencuri dan segala kemungkaran yang lain. Karena tingkah laku orang yang sedang mabuk itu tidak dapat dikendalikan oleh otaknya, jiwanya dan perasaannya sudah dikuasai oleh Iblis. Untuk itu, ia mudah dibimbing oleh Iblis guna dijeblos­kan ke dalam kemaksiatan dan kekufuran. Banyak sekali orang yang tadinya tidak berani membunuh, merampok dan berzina, akan tetapi setelah ia menenggak khamer dan mabuk, maka segala bentuk kemak­siatan di atas itu dapat dilakukannya dengan mudah, sepertinya tidak ada beban baginya.

Agar tidak mudah tertipu oleh bujuk rayu Iblis Hafaf, Allah telah memperingatkan kaum muslimin agar tidak meminum kha­mer, karena khamer adalah identik dengan setan. Sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya:

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (memi­num) khamer, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-­perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan." (QS. Al-Maidah 5:90)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

"Jauhilah khamer, sesungguhnya khamer itu adalah sumber segala kejahatan (kemaksiatan).
Didalam hadits lain yang bersumber dari Anas ra, dikatakan sebagai berikut:
Rasulullah sShallallahu 'Alaihi wa Sallam melaknati sepuluh orang karena khamer, yaitu
1. Orangyang memeras bahan khamer.
2. Orang yang minta diperaskan bahan khamer untuk diminumkan kepada orang lain.
3. Orang yang minum khamer
4. Orang yang membawa khamer
5. Orang yang dituju untuk dibawakan khamer kepadanya.
6. Orang yang menuangkan khamer ke gelas atau lainnya.
7, Orang yang menjual khamer.
8. Orang yang memakan harta hasil penjualan khamer.
9. Orang yang membeli khamer.
10. Orang yang dibelikan khamer.
(HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Demikianlah ancaman bags orang yang me­ngikuti Iblis Hafaf, yang mau menenggak khamer dan benda yang memabukkan lain­nya.

Iblis Wamurah
Iblis Wamurah ini bertugas menjerumus­kan para penyanyi agar mendendangkan lagu yang penuh maksiat, mengajak berbuat munkar, serta lagu-lagu yang bersyair ke­bebasan tanpa etika. Juga menjerumuskan para penyanyi agar berpenampilan seronok, yang dapat mengundang luapan nafsu dan maksiat. Dengan demikian orang akan mudah digiring untuk dijebloskan dalam dunia munkar dan maksiat. Nyanyian dan biduanitanya itu termasuk salah satu alat Iblis yang paling ampuh untuk menjerumuskan orang ke dalam jurang kesesatan yang penuh dengan lumuran dosa. Banyak sudah orang yang melakukan kemaksiatan karena terpengaruh oleh syair lagu-lagu maksiat, atau dikarenakan men­contoh tingkah laku artis yang diidolakan yang senang berbuat munkar, bergaul bebas dan akhlaknya yang buruk.

Oleh karena itu, untuk menangkal bujuk rayu dan propaganda yang menyesatkan yang ditiupkan oleh Iblis Wamurah adalah dengan menanamkan aqidah yang kuat dan akhlak yang mulia. Sebab dengan ber­pegang teguh pada kedua faktor diatas Insya Allah diri akan selamat dari godaan Iblis Yang jahat ini.

Iblis Laqwas
Iblis Laqwas adalah Iblis yang bertugas mempengaruhi manusia agar tetap kafir, tetap musyrik dan tetap menyembah ber­hala atau sesembahan lainnya selain Allah. Sudah banyak orang yang disesatkan oleh Iblis Laqwas, terkadang ia mengganti ben­tuknya seperti seorang syekh lalu memberi­kan pelajaran atau tuntunan yang meng­arah kepada kemusyrikan dan pemurtadan dengan berbagai dalih serta promosi yang mengikat, sehingga banyak orang yang le­mah imannya keluar dari jalur Islam karena mengikuti saran Iblis Laqwas, hanya demi mendapatkan sesuap nasi, jabatan, kedu­dukan, pekerjaan, fasilitas, bahkan ada yang rela melepaskan keimanannya demi sang kekasih.

Orang yang menyembah selain Allah, berarti dirinya menjadikan Iblis sebagai pelindung­nya, yang harus diikuti tingkah lakunya. Mereka tidak sadar kalau dirinya telah di­sesatkan oleh Iblis untuk dijerumuskan ke dalam jurang kekufuran. Sebagaimana disebutkan oleh Allah dalam firman-Nya:

'Sesungguhnya mereka menjadikan seran-setan pelin­dung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.' (QS. Al-A'raf 7:30)

Di dalam ayat yang lain Allah Ta'ala telah memperingatkan kepada umat manusia agar tidak mudah ditipu oleh setan maupun Iblis, sebab makhluk jahat ini dalam menyesatkan dan mengkufurkan manusia menggunakan bujuk rayu dan tipu muslihat yang sangat memikat, maka tidak heran bila banyak orang yang lemah imannya menjadi korban tipu muslihatnya.

Mengenai hal ini Allah Ta'ala berfirman:

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga. (QS. Al-A'raf 7:27)

Meskipun ada peringatan ayat diatas, masih banyak saja orang yang mengikuti Iblis Laqwas melakukan kekufuran dan kemusyrikan. Mereka mengira bahwa apa yang mereka perbuat itu merupakan jalan yang benar dan dapat memberi petunjuk kepada mereka, padahal jalan yang mereka tempuh itu sesat dan dapat mendatangkan siksa Allah. Itulah gambaran orang yang telah dijerumuskan oleh Iblis Laqwas ke­dalam kesesatan.

Iblis A'war
Iblis ini bertugas untuk mempengaruhi dan menggoda laki-laki dan wanita untuk melakukan perbuatan zina, atau melakukan perbuatan maksiat lainnya.

Iblis A'war menggunakan "Pandangan Mata" sebagai cara yang paling ampuh untuk mem­bakar nafsu kaum lelaki dan wanita untuk berbuat maksiat.

Mujahid berkata : Ketika wanita itu meng­hadap, maka Iblis duduk di kepalanya untuk menghiasi Wajah wanita tersebut agar tampak menarik bagi orang yang melihatnya, dan jika wanita itu berpaling ke belakang, maka Iblis duduk di pantatnya untuk meng­hiasi pantat tersebut agar tampak menarik bagi orang yang melihatnya.

Apa yang dikatakan oleh Mujahid diatas itu memang benar, sebab umumnya lelaki bila melihat wanita ketika berhadapan, maka yang pertama kali diperhatikan adalah wajahnya, sedangkan ketika melihat wanita yang berjalan didepannya, maka yang pertama kali diperhatikan adalah pantatnya, karena itu memang tempatnya Iblis.

Nabi Yahya as pernah ditanya: "Apa yang menjadi penyebab perzinaan?". Nabi Yahya as menjawab: "Yang menjadi penyebabnya adalah memandang wanita, lalu timbul dalam hati keinginan untuk berzina dengan­nya. Zina mata itu termasuk dosa kecil, dan hal ini dapat mendekat­kan pada perbuatan dosa besar, yaitu zina farji. Oleh karena itu, barangsiapa yang tidak mampu menundukkan pandangannya, maka niscaya ia tidak akan mampu menjaga farjinya". Demikian jawaban Nabi Yahya as ­terhadap penanya tadi.

Nabi Isa as pernah berkata: 'Takutlah kamu memandang (wanita), karena sesungguh­nya memandang itu dapat menumbuhkan syahwat didalam hati, dan ini sudah cukup mendatangkan fitnah".

Berkatalah Sa'ad bin Jubair ra: "Sesungguh­nya fitnah yang menimpa Nabi Daud as adalah dari memandang (wanita)".

Dan masih banyak orang laki-laki maupun wanita yang berbuat zina yang diawali dari kebiasaan memandang lawan jenisnya yang bukan muhrimnya. Karena memandang merupakan panah Iblis yang sangat ampuh untuk menjerumuskan laki-laki dan wanita ke dalam perbuatan nista yang penuh dengan dosa. Sekarang tidak sedikit orang yang men­jadi budak Iblis A'war karena ingin melampiaskan nafsunya. Semoga kita dijauhkan oleh Allah dari godaan lblis ini.

Iblis ini tugasnya mengencingi orang supaya malas bangun untuk beribadah. Jika orang sudah malas bangun malam untuk beribadah berarti dirinya mementingkan tidur­nya, tidak memikirkan tentang kehidupan­nya nanti di akhirat, tidak mau bermunajat kepada Allah berarti ada hal yang lebih pen­ting selain bermunajat, apakah itu tidur atau kegiatan-kegiatan lain yang berbau duniawi­yah. Kalau hal ini sudah menjadi kebiasaan seorang hamba, maka akan mempermudah Iblis menjauhkan dia dari kegiatan agama, lama kelamaan dirinya akan bisa meninggalkan aktivitas ibadah. Kalau sudah begini, Iblis tinggal menggiring dia untuk dijeru­muskan ke dalam jurang kemaksiatan dan kekufuran.

Iblis Al-Wasnan
Banyak orang terjerumus menjadi ahli mak­siat, bahkan dirinya sampai rela menanggal­kan aqidahnya yang disebabkan oleh malas beribadah.

Malas beribadah itu menunjuk­kan lemah keimanannya, bahkan keimanan­nya bisa sebagai lipstik belaka, sebagai pe­manis bibir saja, buktinya ia mengaku ber­iman tetapi tidak mau beribadah, bahkan perintah agama ia tentang, larangannya ia terjang. Orang-orang seperti inilah yang setia menjadi pengikut Iblis Al-Wasnan, yang malas beribadah tetapi senang bermaksiat. Al-Qur'an telah memperingatkan kaum muslimin agar tidak mengikuti langkah-­langkah Iblis, sebab Iblis itu menyesatkan, menyauhkan orang agar tidak beribadah ke­pada Allah Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-An'am 142:

"Dan janganlah kamu mmglkuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. Al An'am 6:142)"

Dengan demikian, bila ada orang malas ber­ibadah, senang berbuat munkar, maka dia telah menjadi teman Iblis.

Iblis Dasim
Iblis yang satu ini~bertugas untuk mempe­ngaruhi, menggoda dan mendorong suami istri untuk melakukan penyelewengan. Dengan terjadinya penyelewengan, maka sudah barang tentu rumah tangganya akan menjadi berantakan, tidak harmonis, jauh dari kebahagiaan yang pada akhimya nanti akan terjadi perceraian. Inilah yang diingin­kan oleh Iblis Dasim.

Dengan terjadinya perceraian, maka orang akan mudah untuk digiring berbuat munkar dan maksiat, meskipun tidak sedikit orang yang tidak menikah juga tenggelam dalam dunia maksiat. Setidak-tidaknya orang yang sudah bercerai itu dapat dimanfaatkan oleh Iblis untuk dijerumuskan dalam perbuatan nista, seperti zina dan perbuatan munkar lainnya, karena ia sudah tidak mempunyai tempat untuk menyalurkan kebutuhan bio­logisnya secara halal. Karena diantara tujuan pernikahan adalah untuk menundukkan pandangan mata, menyalurkan kebutuhan biologis secara halal, untuk memperoleh keturunan, disamping menjalankan Sun­nah Rasulullah saw. Dan masih banyak lagi bahaya atau madlarat yang disebabkan tidak menikah, dan keadaan inilah yang dimanfaat­kan oleh Iblis Dasim untuk menjerumus­kan kaum muslimin ke lembah nista yang penuh dengan dosa.

Oleh karena itu, Iblis sangat membenci ter­hadap keluarga yang rukun, damai dan sejahtera. Sebab kondisi keluarga seperti ini akan mendapat limpahan rahmat dan ber­kah dari Allah Ta'ala.

Itulah nama-nama Iblis yang dikatakan oleh Umar bin Khathab yang bertugas menye­satkan manusia untuk dijerumuskan ke dalam kefasikan, kemaksiatan, kemusyrikan dan keku­furan, yang nanti menjadi temannya di dalam neraka. Semoga Allah menjauhkan dan menyela­matkan kita dari segala tipu daya Iblis ini.

SATU FAKTA YANG TAK BISA DIBANTAH TENTANG ISLAM

Written By Admin on Minggu, 28 Desember 2014 | 23.02




Satu hal yang tak bisa dibantah oleh pemeluk agama lain adalah bahwa Alquran sejak 1500 Tahun lalu masih tetap asli. Hal inilah yang menjadikan mereka dengan segala cara dan tipu daya berusaha untuk Memalsukan Al Qur’an.

Mereka berusaha untuk mensejajarkan islam dengan keyakinan mereka.Padahal Jika kita jeli untuk mambaca niscaya anda bertanya tanya, mengapa Islam tidak membalas untuk memalsukan Kitab suci agama lain tersebut?

Ingat – ingatlah Jika Al-quran mempunyai sebuah kata kunci berupa huruf-huruf yang disebut sebagai ayat mutasyabhiat (alif lam mim, dsb) dimana jumlah huruf-huruf tersebut pada tiap suratnya selalu berkelipatan 19 sehinggatidak ada siapapun di seluruh jagad raya ini bisa membuat yang serupa dengan al-quran. yang membuktikan bahwa al-quran yang diturunkan kepada nabi muhammad ini tidak dapat dirubah, jika dirubah maka kelipatan angka 18 akan berubah pula dan itu tidak akan pernah terjadi.

Dengan kata lain, serapi apapun, sekuat apapun mereka berusaha, dan selama apapun usaha mereka, tak kan pernah dapat merubah Al Quran satu huruf pun.

Menurut data-data, ada empat surat palsu yang bernama al-iman, at-tajassud, al-wasaya dan al-muslimoon yg terangkum dalam sebuah kitab bernama al-furqan yang pertama kali dimuat dalam situs www.thequran.com namun kemudian situs ini ditutup, sekarang surat-surat palsu tersebut kembali dimuat dalam situs www.geocities.com/hollywood namun juga telah ditutup.

Mari kita mulai berfikir jernih, Pernahkah umat islam sekaliii saja berusaha untuk memalsukan kitab suci agama lain, yang ada hanyalah kami berusaha untuk memberitahukan jika kita membahas sesuatu yang sudah jelas palsu dan mengalami beberapa kali revisi dan perubahan adalah percuma.

Alhasil silahkan anda timbang sendiri, mana yang mengalami pemberontakan di hati dan mana yang berkeyakinan mantap dihati.

TIPS HIDUP SEHAT ALA NABI [SUDAH DIBUKTIKAN ILMU KEDOKTERAN MODERN]

MODERNISASI memang memberikan banyak kemudahan dalam urusan kehidupan manusia. Semua menjadi serba lebih cepat, lebih praktis, dan tentu lebih efisien. Tetapi modernisasi tetap bukan sesuatu yang tanpa kelemahan.
Modernisasi dalam beberapa hal justru telah membuat kewalahan, lebih tepatnya tidak mampu menangani masalah yang lebih esensial. Di antaranya masalah kesehatan, baik itu kesehatan jasmani ataupun kesehatan ruhani.
Walaupun teori kesehatan kian berkembang dan terus berusaha menemukan solusi agar penyakit jauh dari kehidupan manusia, faktanya kian hari orang kian mudah terkena penyakit. Bukan sekedar penyakit jasmani tetapi ruhani sekaligus.

Lihat saja di sekitar kita, setiap hari selalu saja ada orang yang mengeluh kena sariawan, perut kembung, sesak nafas, pinggang encok, dan lain sebagainya. Bahkan penyakit yang dulu hanya diderita orang-orang tertentu; kencing manis, ginjal, sakit jantung, keracunan makanan, kini sudah mengakrabi hampir seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai usia.
Artinya semakin modern, ternyata masalah juga tidak sedikit. Penyakit kian banyak dan kian ganas menyerang siapa saja.


Atas fakta ini, seorang ilmuwan kontemporer, Fritjof Capra mengaku heran dengan era sekarang ini (modernisasi).
Melalui bukunya, “Titik Balik Peradaban” ia mengemukakan, dunia sekarang ini sungguh sangat aneh, para ahli yang seharusnya mahir dan memahami bidang kajian mereka justru sekarang juga tidak lagi mampu menyelesaikan masalah-masalah mendesak yang muncul dalam bidang yang menjadi perhatian mereka.

Ekonom gagal memahami inflasi; onkolog sama sekali bingung tentang penyebab-penyebab kanker; psikiater dikacaukan oleh schizophrenia; demikian juga polisi tidak berdaya menghadapi kejahatan yang terus meningkat.

Khusus problem kesehatan, lebih jauh Capra menuliskan bahwa manusia modern terancam oleh polusi air dan makanan. Kedua jenis konsumsi manusia ini telah tercemar oleh berbagai macam bahan kimia beracun.
Menurutnya, di Amerika Serikat, bahan-bahan tambahan makanan sintetis, pestisida, plastik, dan bahan-bahan kimia yang beredar di pasar-pasar diperkirakan mencapai seribu macam senyawa kimia baru setiap tahunnya. Artinya racun kimia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia.
Jadi, tidak mengherankan, mengapa orang di era modern ini cukup rentan terserang penyakit. Tidak saja mereka yang sudah tua, yang muda pun dalam situasi siaga bahkan anak-anak pun terbilang harus ekstra dijaga.

Penyakit mengancam tiap saat

Mengapa penyakit menjadi begitu dekat dengan manusia dan mengancam setiap saat?
Ada banyak faktor yang memicu terjadinya hal tersebut. Mulai dari cara pandang pragmatis para pengusaha makanan, pola hidup serba instan di masyarakat, sampai pada tahap dimana orang sudah mulai kurang peduli dengan syari’at agama dalam hal makanan.

Baru-baru ini (11/08/2011) Pusat Data Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PDPERSI) melaporkan bahwa, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis, sebanyak 1.416 item makanan olahan yang beredar di pasaran tidak memenuhi persyaratan. Ironisnya, total produk tersebut mencapai sekitar 73.293 kemasan.



Dari sisi pola makan, masyarakat juga sudah banyak yang menerapkan pola makan tidak sehat. Seperti makan tanpa diawali dan diakhiri dengan doa, bahkan sambil berjalan, selain itu juga masih banyak yang tidak membiasakan cuci tangan.

Dunia medis modern mengatakan bahwa, cara makan yang baik ialah dengan cara duduk dan tenang. Hal itu memungkinkan tubuh mengarahkan energi menuju proses makanan yang sedang dicerna. Enzim pencernaan juga akan bekerja dalam kondisi menyenangkan.

Untuk lebih sempurnanya proses pencernaan, hendaklah disisihkan waktu setidaknya sepuluh menit untuk makan dalam suasana rileks. Sambil kita terus-menerus memperbanyak dzikir, betapa nikmat Allah begitu besar pada diri kita. Ditinjau dari sisi adab, makan dengan cara duduk dan tidak terburu-buru menunjukkan satu akhlak yang baik.



Padahal Rasulullah saw telah memberikan contoh 14 abad lalu, sebelum dunia kedokteran merilis bahwa makan harus duduk, tenang dan tidak terburu-buru. Islam bahkan mengajarkan untuk memulakan dengan do’a. Demikian pula dalam hal kebersihan.

Makan Ala Nabi

Untuk menjaga kesehatan atau terhindar dari penyakit, makanan memang faktor paling kasat mata yang harus diperhatikan. Namun yang sangat menentukan selain jenis makanan itu sendiri, cara makan pun sangat perlu untuk diperhatikan.
Oleh karena itu nabi pun punya tips bagaimana kegiatan makan yang merupakan kebutuhan pokok manusia itu betul-betul optimal mendatangkan kesehatan dan tidak mendatangkan dampak negatif.

1. Pastikan makanan yang didapatkan adalah halal dan baik serta tidak mengandung unsur-unsur yang haram.


وَكُلُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّهُ حَلاَلاً طَيِّباً وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِيَ أَنتُم بِهِ مُؤْمِنُونَ

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS: Al Maidah: 88).

Jangan lupa untuk selalu meniatkan makan dan minum untuk menguatkan badan, agar dapat melakukan ibadah, dan hal-hal lain yang berguna agar dapat menjadi insan yang muttaqin.

2. Kaum Muslim hanya makan sesudah lapar dan berhenti sebelum kenyang. 

Dunia modern dikejutkan dengan satu ‘penyakit’ baru, yakni obesitas. Kelebihan berat badan jika dibiarkan akan mengundang lebih banyak penyakit. Dan, obesitas ini tentu mulanya walaupun tidak semua, sering bermula dari kebiasaan makan secara berlebihan. Oleh karena itu makanlah secukupnya dan jangan berlebihan.

3. Mencuci kedua tangan sebelum makan


jika dalam keadaan kotor atau ketika belum yakin dengan kebersihannya.
“Apabila Rasululllah Sholallahu Alaihi Wassalam hendak tidur sedangkan Beliau dalam keadaan junub, maka beliau berwudhu terlebih dahulu dan apabila hendak makan, beliau mencuci kedua tangannya terlebih dahulu.” (HR. Ahmad)

Sehat Ala Nabi

Dalam pandangan Islam, kesehatan bukan saja jasmani, tetapi juga ruhani. Untuk apa sehat badan kalau imannya kropos? Tentu sangat baik jika badan kuat iman juga sehat.
Makanan bukan satu-satunya penyebab munculnya berbagai macam penyakit. Meskipun umumnya beragam penyakit jasmani banyak ditimbulkan oleh makanan.

Satu hal yang tidak kalah penting terbukti efektif dalam meminimalisir mudahnya penyakit menyerang kita adalah keyakinan dan kemauan yang kuat untuk menerapkan syariat agama yang telah dicontohkan oleh nabi kita.

Meskipun kita telah mengonsumsi makanan penuh gizi, olahraga teratur, tetapi mental kita bermasalah, sering marah, suka ngomel, dan paling senang mendengki orang lain. Dapat dipastikan kita akan jauh dari kehidupan yang bahagia, sehingga rentan terhadap berbagai macam penyakit (biasanya darah tinggi), utamanya penyakit ruhani yang pada akhirnya akan berdampak signifikan terhadap kesehatan jasmani.

Islam sebagai ajaran yang bersifat tauhidi, tidak pernah memberatkan satu aspek lalu mengabaikan aspek yang lain. Seorang dikatakan sehat dalam perspektif Islam tidak semata bugar raganya, namun juga prima imannya, baik perangainya dan mulia akhlaknya.

Bagaimana agar kita bisa sehat jiwa raga? Berikut langkah-langkahnya;

Pertama, bangun sebelum shubuh atau dini hari untuk qiyamul lail. Bagi anda yang pelajar/mahasiswa anda bisa menulis di waktu yang hening itu. Lebih afdhal juga jika anda bangun sholat dan berdoa. Sebab doa pada waktu malam kemungkinan terkabulkannya cukup besar. Dan, lakukanlah sholat Shubuh secara berjama’ah di masjid.
Jika rumah anda terbilang agak jauh dari masjid, kondisi tersebut sungguh sangat menguntungkan. Anda bisa jalan kaki ke masjid. Jadi, selain mendapat pahala yang jauh lebih besar, anda juga bisa sekaligus berolahraga sambil menikmati sejuknya udara di pagi hari.
Jika anda rutin melakukannya, jalan kaki akan menjadikan peredaran darah lebih teratur, dan darah akan sampai dalam jumlah yang besar ke pembuluh-pembuluh darah yang ada di seluruh tubuh, sehingga dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan banyak keletihan yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah di seluruh sudut tubuh pada beberapa penyakit.

Kedua, sebisa mungkin jangan mudah emosi atau mudah marah. Rasullullah saw, memperingatkan kita, "Jangan marah, jangan marah, jangan marah." Ini menunujukkan bahwa hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
Jika anda termasuk tipe orang yang suka marah, atau mudah terpancing emosi lalu marah, Rasulullah saw memberikan tips berikut ini;

  1. Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
  2. Membaca ta 'awwudz, karena marah itu dari syaithan
  3. Segeralah berwudhu dan lakukanlah sholat dua rakaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati
Ketiga, jangan mendengki saudara Muslim yang lainnya. Gembira jika saudaranya tertimpa musibah dan bersedih jika suadaranya mendapat berkah merupakan sikap yang tercela dan bisa menghanguskan pahala kebaikan kita sendiri.

“Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu.” (HR. Abu Dawud)

Keempat, senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan. Rasulullah saw berwasiat kepada kita, “Mohonlah kepada Allah keselamatan dan afiat. Sesungguhnya tiada sesuatu pemberian Allah sesudah keyakinan (iman) lebih baik dari pada sehat afiat.” (HR Ibnu Majah).

Kelima, perbanyaklah puasa.
Suatu kali, penulis bertemu dengan seorang pengurus masjid di kawasan Grogol Jakarta Barat. Usianya sudah lebih dari 70 tahun, tetapi fisiknya masih kuat. Dia mampu membersihkan masjid dan naik turun tangga setiap hari.
Tatkala ditanya, apa rahasianya, jawabannya cukup singkat, “Kosongkan perutmu dua kali seminggu dan perbanyaklah minum air disertai doa. Mesin saja kalau tidak diservice bisa rusak," begitu jawabnya sederhana. Subhanallah.
Benar, puasa dan doa adalah salah satu cara menservice fisik manusia supaya tetap bugar. Nabi pernah berpesan, dalam amalan puasa, terkandung banyak manfaat kesehatan. ”Puasalah kamu niscaya kamu akan sehat selalu.”
Dengan memperhatikan dan berupaya menerapkan cara hidup nabi dalam kesehariannya, Insya Allah bukan saja fisik kita akan sehat, jiwa kita pun akan selalu terawat.
Jadi, mari kita mulai meneladani hidup nabi sekarang juga. Wallahu a’lam.* Imam Nawawi

Nabi Palsu ini Matinya di Tempat Tidur Dipenuhi Kotorannya Sendiri

HARTONO Ahmad Jaiz pernah bertanya kepada Dr. Hasan bin Mahmud Audah, mantan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, yang sudah kembali pada Islam. “Apakah benar, nabinya orang Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad Al-Kadzab yang lahir di India 15 Februari 1835 dan mati pada 26 Mei 1906, itu matinya di kakus (WC)?”

Kemudian Dr. Hasan bin Mahmud Audah pun menjawab, “Ha…, ha…, haa… itu tidak benar. Mirza Ghulam Ahmad Al-Kadzab tidak bisa ke WC. Dia meninggal di tempat tidur. Tetapi berminggu-minggu sebelum matinya dia berak dan kencing di situ. Jadi tempat tidurnya sangat kotor seperti WC. Karena sakitnya itu, sampai-sampai dalam sehari dia kencing seratus kali. Makanya, tanyakanlah kepada orang Ahmadiyah, maukah kamu mati seperti nabimu?”

Dr Hasan bin Mahmud Audah adalah mantan Muballigh Ahmadiyah dulunya dekat dengan Thahir Ahmad (Khalifah Ahmadiyah) yang mukim di London. Pertanyaan di atas diajukan Hartono Ahmad Jaiz seusai berlangsungnya Seminar Nasional tentang Kesesatan Ahmadiyah dan Bahayanya yang diselenggarakan LPPI di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad 11 Agustus 2002.

Selain masalah kematiannya yang menjijikkan, Mirza Ghulam Ahmad Al-Kadzab menurut Audah punya dua penyakit: jasmani dan akal. Sakit jasmaninya sudah jelas, berminggu-minggu menjelang matinya tak bisa beranjak dari tempat tidur, hingga kencing dan berak di tempat tidurnya.

Adapun sakit akalnya, Mirza Ghulam Ahmad Al-Kadzab mengaku menjadi Maryam, lalu karena Allah meniupkan ruh kepadanya, maka lahirlah Nabi Isa. Dan yang dimaksud dengan Nabi Isa itu tak lain adalah diri Mirza Ghulam Ahmad Al-Kadzab itu sendiri. “Apakah tidak sakit akal itu namanya,” ujar Dr Hasan Audah yang dulunya mempercayai Mirza Ghulam Ahmad Al-Kadzab, sehingga sempat membeli sertifikat kuburan surga di Rabwa.

6 Hal yang Harus Disiapkan Menjelang dan Menuju Pernikahan

Islam telah menganjurkan kepada manusia untuk menikah. Karena di dalamnya ada banyak hikmah di balik anjuran tersebut.

Baginda Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barang siapa telah mempunyai kemampuan menikah kemudian ia tidak menikah maka ia bukan termasuk umatku”. (HR Thabrani dan Baihaqi).

Setiap kita pastinya selalu berharap dan bermohon kepada Allah SWT, saatnya nanti akan bertemu dan berjumpa dengan pendamping hidup kita, yang akan menjadi pemimpin atau ratu dalam rumah tangga. Harapan dari pasangan yang akan menuju ke pelaminan, yaitu agar dapat membentuk sebuah keluarga yang bahagia, sakinah mawaddah warrahmah (Samara).

Islam telah menjadikan “pernikahan” sebagai sarana untuk memadu kasih sayang diantara dua jenis manusia. Hanya dengan jalan pernikahan, maka akan lahir keturunan secara terhormat. Karenanya, merupakan hal yang wajar jika pernikahan itu dikatakan sebagai suatu peristiwa yang sangat diharapkan oleh mereka yang ingin menjaga kesucian fitrahnya sebagai manusia.

Tentu saja hal itu tidak akan berjalan dengan baik manakala persiapan menuju pernikahan sangatlah minim kita lakukan. Lalu, apa saja yang harus kita persiapkan menjelang dan menuju pernikahan.

Bagi seorang calon pengantin (pria-wanita) pastinya harus mengetahui pentingnya ibadah pernikahan agar dapat bersanding dengan seorang wanita shalihah atau lelaki shalih dalam sebuah ikatan suci bernama pernikahan.

Pernikahan menuju rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah (Samara) tidak akan tercipta dan terjadi ‘sim-salabim’ begitu saja, melainkan dibutuhkan persiapan-persiapan secara memadai sebelum seorang muslim dan muslimah melangkah memasuki gerbang pernikahan.

Karena itu, seorang calon pengantin (pria-wanita) minimal harus mengetahui secara mendalam tentang berbagai hal yang berhubungan dengan persiapan-persiapan jelang pernikahan, antara lain:

Pertama, persiapan moral (spiritual), yaitu kematangan visi keislaman. Setiap calon pengantin wanita, pasti punya keinginan, jika suatu hari nanti akan dipinang oleh seorang pria shalih, begitu pula sebaliknya, seorang pria mendambakan bertemu pasangan wanita shalihah.

Seorang pria shalih yang taat beribadah dan dapat diharapkan menjadi pemimpin dalam mengarungi kehidupan di dunia, sebagai bekal dalam menuju akhirat. Begitu pula sebaliknya, seorang pria mendapatkan seorang istri yang shalihah untuk bersama mengarungi bahtera kehidupan ini menuju bahtera akhirat secara bersama.

Bila sang calon pengantin wanita memiliki keinginan untuk mendapatkan seorang suami yang shalih, maka dia harus berupaya agar dirinya menjadi wanita shalihah terlebih dahulu, diantaranya membekali diri dengan ilmu-ilmu agama, hiasi dengan akhlak islami, tujuannya tidak hanya untuk mencari jodoh semata, akan tetapi lebih kepada beribadah untuk mendapatkan ridho Allah SWT. Dan sarana pernikahan adalah sebagai salah satu sarana untuk beribadah pula.

Kedua, persiapan konsepsional, yaitu memahami konsep tentang pernikahan. Pernikahan adalah ajang untuk menambah ibadah dan pahala bukan hanya sekedar hawa nafsu. Pernikahan juga sebagai wadah terciptanya generasi robbani, penerus perjuangan menegakkan dienullah. Adapun dengan lahirnya seorang anak yang shalih/shalihah nantinya, maka akan menjadi penyelamat bagi kedua orang tuanya.

Pernikahan juga sebagai sarana pendidikan sekaligus ladang dakwah. Dengan menikah, maka akan banyak diperoleh pelajaran-pelajaran serta hal-hal yang baru. Selain itu, pernikahan juga menjadi salah satu sarana dalam berdakwah, baik dakwah ke keluarga, maupun ke masyarakat.

Ketiga, persiapan kepribadian sang calon mempelai, yaitu penerimaan adanya seorang pemimpin dan ratu dalam rumah tangga. Seorang wanita muslimah harus faham dan sadar betul, jika menikah nanti akan ada seseorang yang baru sama sekali kita kenal, tetapi langsung menempati posisi sebagai seorang pemimpin kita yang senantiasa harus kita hormati dan taati.

Maka, disinilah nanti salah satu ujian pernikahan itu. Belajar untuk mengenal, bukan untuk dikenal. Seorang pria yang akan menjadi suami kita atau sebaliknya, sesungguhnya adalah orang asing bagi kita, baik latar belakang, suku, adat istiadat, kebiasaan semuanya sangat jauh berbeda dengannya menjadi pemicu timbulnya perbedaan saat memasuki pernikahan.

Dan bila perbedaan tersebut tidak bisa diatur dengan sebaik-baiknya melalui komunikasi dua arah, keterbukaan serta kepercayaan dari pasangan kita, maka bisa jadi timbul persoalan dalam pernikahan dan rumah tangga nantinya. Untuk itu perlu adanya persiapan jiwa yang besar dalam menerima dan berusaha mengenali suami ataupun istri kita.

Keempat, persiapan fisik sang calon pengantin. Persiapan fisik ini ditandai dengan kesehatan tubuh kita yang memadai, sehingga kedua belah pihak akan mampu melaksanakan fungsi diri sebagai suami ataupun isteri secara optimal. Sebelum menikah, jika perlu kita periksakan kesehatan tubuh, terutama faktor yang mempengaruhi masalah reproduksi dan lainnya.

Apakah organ-organ reproduksi dapat berfungsi baik, atau adakah penyakit tertentu yang diderita yang dapat berpengaruh pada kesehatan janin yang kelak di kandungnya. Bila ditemukan penyakit atau kelainan tertentu, segeralah berobat. Begitupula sebaliknya untuk sang calon suami.

Kelima, persiapan harta. Islam tidak menghendaki kita untuk berpikiran secara materialistis, yaitu hidup yang hanya berorientasi pada materi. Namun, bagi seorang calon suami, yang akan mengemban amanah sebagai kepala keluarga, maka diutamakan dan diupayakan adanya kesiapan calon suami untuk menafkahi bagi istri dan keluarganya nanti.

Untuk wanita, diperlukan juga kesiapan untuk mengelola keuangan keluarganya nanti. Insyallah bila suami berikhtiar untuk menafkahi keluarga dengan sebaik-baiknya, maka Allah SWT akan mencukupkan rizki kepadanya.

”Dan nikahkanlah orang-orang yang membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan member kemampuan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS An Nur: 32).

Keenam, persiapan sosial. Setelah nanti kedua calon pengantin menikah, maka status sosial di masyarakat pun akan berubah. Mereka berdua bukan lagi seorang gadis dan lajang, tetapi telah berubah menjadi keluarga.

Sehingga mereka juga harus mulai membiasakan diri untuk terlibat dalam kegiatan di kedua belah pihak keluarga atau di masyarakat dengan kegiatan sosial. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu. Dan berbuat baiklah terhadap kedua orang tua, kerabat-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin.” (QS An Nissa: 36)

Semua persiapan ini, tidak begitu saja dapat diraih, melainkan perlu waktu dan proses belajar menuju kesana. Karena itulah, saat kita masih memiliki banyak waktu, dan belum terikat nantinya oleh kesibukan rumah tangga, maka berupaya untuk diri kita menuntut ilmu sebanyak-banyaknya guna persiapan menghadapi rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warrahman (Samara) kelak. Wallahua'lam |

5 Peristiwa yang Menandai Kemunculan Dajjal

Suatu hari, Ummul Mukminin Hafshah binti ‘Umar bercerita kepada Abdullah bin ‘Umar bahwa Rasulullah SAW mengatakan, Dajjal suatu saat muncul dari tempat persembunyiannya hanyalah karena satu amarah yang ia rasakan. Lebih lanjut Rasulullah SAW mengingatkan, kelak Dajjal akan keluar dari sebuah jalan yang terletak di antara negeri Syam dan Irak. Ia berjalan ke kiri dan ke kanan, tanpa arah yang tidak diketahuinya, seperti orang kebingungan.

Sebelum Dajjal menampakkan dirinya dihadapan publik, menurut Rasulullah SAW, ada beberapa peristiwa besar yang menandainya.

Pertama, banyaknya orang yang tewas ketika kaum muslimin melawan bangsa Romawi. Pada saatnya nanti akan terjadi peperangan dahsyat antara kaum muslimin yang diserang terlebih dahulu oleh orang dan pasukan dari Romawi.

Kaum muslimin rela mati demi membela akidah dan agamanya. Mereka tak akan kembali dari pertempuran kecuali dalam keadaan menang. Peperangan berlangsung hingga berhari-hari, siang maupun malam, tanpa henti. Pada akhirnya, kaum muslimin yang berhasil memenangkan pertarungan sengit itu. Jumlah pihak musuh yang terbunuh sangat banyak. Bahkan, jumlah yang tewas diperkirakan merupakan jumlah korban terbesar dalam sejarah peperangan manusia. Beberapa hari berikutnya, terdengar kabar bahwa Dajjal segera memasuki wilayah mereka. Spontanitas para penduduknya lari kocar-kacir demi menyelamatkan diri.

Kedua, banyaknya kemenangan yang diraih kaum muslimin. Rasulullah SAW bersabda, pada masanya nanti kaum muslimin akan berperang melawan jazirah Arab, Allah SWT lalu memberikan kemenangan. Selanjutnya kaum muslimin memerangi Persia dan kemenangan pun bisa diraih. Berikutnya kaum muslimin memerangi Romawi dan kekalahan telak berpihak pada musuh. Kemenangan terakhir ketika kaum muslimin berperang melawan Dajjal.

Ketiga, tatkala kaum muslimin berhasil menguasai Konstantinopel (dahulu merupakan ibukota Romawi Timur. Sekarang bernama Istanbul).

Keempat, Dajjal keluar ketika telah sedikitnya orang Arab. Mereka lari ke gunung-gunung untuk menghindari kehadiran Dajjal, sehingga jumlah orang Arab di tanah kelahirannya sendiri menjadi sedikit. Sebelumnya, mereka telah mendengar berita bahwa Dajjal akan menyambangi kota mereka.

Kelima, sebelum keluarnya Dajjal, manusia tertimpa tiga paceklik dahsyat, sehingga mengalami kelaparan. Allah SWT memerintahkan langit pada tahun pertama untuk menahan sepertiga hujan, memerintahkan bumi untuk menahan sepertiga tumbuhannya. Allah SWT kemudian memerintahkan langit pada tahun kedua untuk menahan dua pertiga hujannya dan memerintahkan tanah untuk menahan dua pertiga tanamannya. Selanjutnya Allah SWT memerintahkan langit pada tahun ketiga menahan semua hujannya, tak ada yang turun satu tetes pun dan memerintahkan tanah untuk menahan semua tumbuh-tumbuhan.

10 Bentuk dan Ciri-ciri Dajjal

Sebagai makhluk yang termasuk kasat mata dan memiliki panca indera, Dajjal mudah sekali dikenali dari bentuk fisik dan sifatnya. Berikut ini di antara tanda-tandanya, sebagaimana telah disinggung Rasulullah SAW.

Pertama, matanya buta sebelah kanan, sehingga tidak bercahaya dan tidak bisa melihat benda apapun yang ada dihadapannya.

Kedua, pada mata sebelah kiri terdapat daging tumbuh, seperti buah anggur yang menonjol.

Ketiga, kepalanya kecil, namun banyak bergerak.

Keempat, rambutnya sangat keriting seperti terjalin atau dipintal dan kusut masai.

Kelima, bertubuh besar, tapi pendek.

Keenam, kulit sekujur badannya putih, sebagaimana hewan keledai berwarna putih.

Ketujuh, lehernya lebar.

Kedelapan, dahinya lebar dan tertulis huruf hijaiyyah ك ف ر, yang berarti kafir. Tulisan yang tidak akan pernah dapat dihilangkan itu –sekalipun oleh Dajjal sendiri– bisa dibaca oleh siapa saja yang di hatinya ada keimanan kepada Allah SWT, meskipun orang itu sebenarnya tidak bisa menulis atau membaca tulisan. Namun, tulisan yang terdiri dari tiga huruf itu tidak dapat dibaca oleh orang-orang yang akan disesatkan dan terkena fitnah Dajjal.

Kesembilan, Dajjal berjenis kelamin laki-laki.

Kesepuluh, Dajjal tidak berketurunan. Maksudnya, Dajjal tidak memiliki ayah, ibu, kakek, nenek, istri, anak, kakak, adik, keponakan, saudara, maupun kerabat lainnya. Mengenai bagaimana Dajjal bisa lahir ke dunia dan tumbuh besar, hanya Allah SWT yang maha mengetahuinya. Namun, Dajjal tetap makan, minum, duduk, berjalan, dan bergerak, layaknya manusia biasa.

4 Cara Menghadapi Dajjal

Dalam suatu kesempatan, Rasulullah SAW berkata kepada para sahabatnya, aku takut bila kelak kalian bertemu Dajjal. Jika Dajjal keluar dan aku masih ada di antara kalian, niscaya aku akan menjadi pelindung kalian. Namun manakala Dajjal keluar ketika aku telah tiada, maka setiap muslim akan menjadi pembela dirinya sendiri. Allah SWT yang akan menjaminku membela setiap muslim.

Seperti diketahui, Rasulullah SWT sudah wafat sejak lama. Jasadnya telah dikebumikan. Tetapi, sebelum meninggal dunia, sebagai bukti kecintaan terhadap umatnya, beliau memberikan kiat-kiat khusus bilamana Dajjal mendatangi setiap umatnya yang berniat ingin mengalihkan akidahnya dari ajaran Rasulullah SAW.

Pertama, berpegang teguh kepada agama Islam sesuai ketentuan Al-Quran dan hadis Rasulullah SAW.

Kedua, rutin berdoa setelah tasyahud (takhiyat) akhir dalam setiap sholat lima waktu agar terhindar dari fitnah, kejahatan dan kekejian Dajjal. Dengan demikian, kita berharap Allah SWT akan senantiasa menjaga keimanan kita, sehingga jika kita meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah (akhir yang baik).

Ketiga, membaca –lebih baik lagi bila menghafal– sepuluh ayat dari surat Al-Kahfi, baik awal ataupun akhirnya, dihadapan Dajjal. Dengan cara itu, insya Allah kita selamat dari segala gangguannya.

Keempat, jika kita telah mendengar berita keluarnya Dajjal, maka segera lari dan menjauh darinya. Setelah itu, kita mencari tempat perlindungan yang benar-benar aman, seperti Masjidil Aqsha di Palestina, Bukit Tursina di Palestina, Kota Makkah dan Madinah. Kedua tempat suci yang disebutkan terakhir itu tidak akan pernah dimasuki Dajjal maupun para pendukungnya.

Menurut keterangan dari Rasulullah SAW, kelak Kota Madinah memiliki tujuh pintu yang selalu dijaga oleh para malaikat. Setiap celahnya ada dua malaikat yang berjaga-jaga, yang akan membunuh Dajjal bila Dajjal nekat menginjak tanahnya. Anehnya, kendati Dajjal sudah dijuluki sebagai manusia paling berbahaya di dunia, namun nanti ada orang beriman yang malah mendekati Dajjal, sebab menganggap Dajjal sebagai pahlawan dan orang suci. Orang-orang itu tentulah yang tidak mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

Armageddon dan Berkumpulnya Kaum Yahudi Di Seluruh Dunia Ke Israel

Ahli sejarah beranggapan bahwa dari sepuluh kabilah yahudi yang bercerai-berai, mereka telah berhijrah keseluruh pelosok dunia, diantaranya ke Asia, Afrika, Rusia, dan negara negara Arab. Ada lagi diantara mereka yang  menetap di Afrika sampai sekarang ini yaitu kabilah Flasha di Ethiopia dan kabilah Yambah di Zimbabwe dan Afrika Selatan, dan yang lainnya ada yang berhijrah ke Jazirah Arabia seperti ke Bahrain, Khaibar, Madinah, dan Yemen, juga ada lagi yang berhijrah ke Asia seperti ke Iran, Cina, Jepang,dan Burma, dan sebagian ada yang berhijrah ke Rusia dan Eropa.

Janji Allah untuk mengembalikan Bani Israel ke Yerusalem (Baitul Maqdis) berlangsung dua kali.

Pertama, yaitu pada masa Nabi Musa AS. Dengan izin Allah, Nabi Musa menuntun Bani Israel untuk keluar dari Mesir, membebaskan Bani Israel dari cengkeraman Fir’aun. Tapi setelah di Baitul Maqdis, mereka melakukan kedurhakaan lagi. Karena kedurhakaannya itu, maka Bani Israel diazab Allah. Allah mengirimkan Raja Babilonia, yaitu Nebukadnezar untuk menaklukkan Yerusalem. Sehingga, sebagian orang Yahudi/Israel dibunuh dengan pedang dan sebagian lainnya dibawa sebagai budak ke Babilonia.

Kedua, mengumpulnya Bani Israel untuk yang kedua kali (janji akhir) terjadi mulai tahun 1948, yaitu sejak kaum Yahudi memproklamasikan berdirinya negara Israel. Dari sinilah eksodus besar-besaran keturunan Yahudi/Israel dari Amerika, Eropa, dan Uni Sovyet untuk kembali ke Baitul Maqdis. Syarat untuk dapat diterima menjadi warga negara Israel adalah harus bisa menunjukkan 4 keturunanannya ke atas dari garis ibu adalah Yahudi murni

Dalam undang-undang Kembali ke Israel (5710 tahun 1950) disebutkan:

    “Dianggap sebagai Yahudi adalah seorang individu yang dilahirkan dari seorang ibu Yahudi.”

Jadi yang menetap di negara Israel saat ini adalah keturunan Yahudi Murni.

Saat ini proses kembalinya orang-orang Yahudi ke negara Israel sedang berlangsung terus. Hal ini menunjukkan sudah dekatnya azab Allah kepada Bani Israel, yang berarti Armageddon sudah diambang pintu. Sebuah takdir bagi kehancuran Ghetto Yahudi Israel yang tidak bisa dihindari.

Nah, sekarang kita bisa melihat sendiri bahwa semua orang Yahudi yang telah berhijrah, bercerai berai, dan hilang, mereka datang kembali dari seluruh dunia, berkumpul di satu tempat dan membentuk satu negara Israel. Perkumpulan dan kembalinya Ashbat Yahudi ke tanah Palestine merupakan suatu hikmah dan hal yang sangat penting demi untuk membuktikan ketepatan janji Allah bagi hambanya yang soleh dan beriman bahwa mereka akan mendapat kemenangan yang gemilang di masa mendatang Insya Allah. Karena jika orang-orang Yahudi tidak kembali berkumpul dan bercampur-baur di satu tempat, maka bagaimana mereka akan dibinasakan sehabis-habisnya dengan apa yang mereka kuasai.

Kita sebagai muslim berkeyakinan sesuai dengan ajaran yang telah diterapkan dalam Al-Quran bahwa di akhir zaman sebelum kedatangan Isa Al-Masih, orang orang Yahudi yang telah terusir, bercerai-berai dan berhijrah ke seluruh pelosok dunia akan berkumpul kembali ketempat asal mereka di Palestina. Inilah yang sekarang kita saksikan bahwa seluruh orang-orang Yahudi berkumpul dan bercampur-baur setelah mereka bercerai berai sesuai dengan firman Allah

    “Dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil  “Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur” (Q.S. Al Israa’, 104)

    “Dan Apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua (Kami datangkan orang orang lain) untuk menyuramkan muka muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabi-habisnya apa saja yang mereka kuasai” ( Q.S. Al Isra’ 7)

Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga bersembunyilah orang-orang Yahudi dibelakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu berkata, “Wahai orang Muslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi dibelakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!” Kecuali pohon Gharqad (yang tidak berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi. (HR. Bukhari dan Muslim).

Para Wanita, Berhati-hatilah Dengan 6 Sifat Ini

SEBAGAI manusia biasa, memang seringkali kita melakukan banyak sekali kesalahan setiap harinya, bahkan mungkin setiap menit dan detik dalam helaan nafas kita. Namun semua itu tidak bisa dijadikan alasan untuk kita terus melakukan dosa-dosa yang akan menyeret kita menjadi teman syetan.

Selalu berhati-hati dan waspada dalam melangkah, menghindarkan diri dari perbuatan dosa itu sangat disenangi Allah Swt. Terutama untuk kaum hawa yang sangat riskan untuk melakukan berbagai dosa setiap harinya, hingga Rasulullah Saw pernah menyebutkan bahwa wanita-lah yang paling banyak masuk neraka.

Berikut ini adalah beberapa sifat yang harus dihindari sebagai wanita:

1. Wanita Ananah

Wanita yang banyak mengeluh. Apa yang diberikan atau dilakukan suami untuk rumah tangganya semuanya tidak membuatnya bahagia dan tidak berpuas hati.

2. Wanita Mananah

Wanita yang suka meniadakan usaha dan jasa suami, akan tetapi sebaliknya menepuk dada. Wanita ini beranggapan bahwa dialah yang banyak berkorban untuk membangun rumah tangga. Dia suka mengungkit-ungkit apa yang dilakukan untuk kebaikan rumah tangga. Biasanya wanita ini bekerja atau berkedudukan tinggi dan bergaji besar.

3. Wanita Hananah

Menyatakan kasih sayangnya kepada suaminya yang lain (bekas suaminya dahulu) yang dikawininya sebelum sekarang, atau kepada anak dari suaminya yang lain, dan wanita ini berangan-angan mendapatkan suami yang lebih baik dari suami yang ada. Dengan kata lain, wanita seperti ini tidak bersyukur dengan jodohnya itu. Wanita seperti ini mengufuri ni’mat pernikahan yang dianugerahkan Allah Swt. Dia juga merendahkan potensi dan kemampuan yang dimiliki suaminya.

4. Wanita Hadaqah

Melemparkan pandangan mata terhadap segala sesuatu, lalu menyatakan keinginan untuk memiliki barang itu dan memaksa suaminya untuk membelinya. Selain itu, wanita ini suka mengikuti nafsunya. Wanita seperti ini membuat pusing kepala lelaki. Dia menginginkan apapun yang dia mau. Dia juga suka membandingkan dirinya dengan orang lain.

5. Wanita Basaqah

Sifat wanita ini memiliki dua makna:

a. Pertama, wanita seperti ini suka bersolek dan berhias diri. Namun sayangnya dia menghias diri bukan untuk suaminya tetapi untuk ditujukkan kepada dunia. Dan biasanya wanita ini suka melawan suami. Uangnya dihabiskan untuk membeli make-up, pakaian dan perhiasan. Wanita seperti ini juga sangat suka dipuji-puji. Jika dia kebetulan menjadi istri orang ternama, menjadi ketua dalam kumpulan itu, orang lain tidak boleh mengungguli dirinya.

b. Kedua, dia marah ketika makan dan tidak mau makan kecuali dipisah dengan yang lain. Dia tidak mau makan bersama-sama dengan orang lain.

6. Wanita Syadaqah

Wanita yang banyak bicara tentang perkara yang sia-sia dan membuat gaduh sekitar.

10 Makanan Yang Terlarang Dalam Islam

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_vL-iQF8kTOPikqkxLu9gUikycp7BTkBzNwVFji3WyhPLs-kbnTnqjrG2zFXcS73xbizZQziIc_o-wGCpShFSmMxkp7Qi0IEsyEx1fpUCKpX-tRkteREZrSaz3p5W-haXVQixIjNt4Ziw/s1600/MAKANAN.jpg
Allah SWT sangat menyayangi manusia. Begitu banyak makanan yang di sediakan di seantero dunia ini hanya untuk manusia. Mulai dari tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, hewan dan serangga, apa saja yang ada di atas bumi ini boleh di makan manusia, kecuali yang tak bisa di gigit dan di cerna oleh lambung manusia.

Namun selain itu Allah memberi tahu kita bahwa ada 10 makanan yang tidak boleh di makan manusia, dan telah di haramkan oleh Allah untuk memakannya. Berikut firman Allah Swt,“Di haramkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang di sembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang di tanduk, dan yang di terkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan di haramkan bagimu yang di sembelih untuk berhala…” (Al-Maidah: 3)

Dari ayat tersebut Allah bermaksud hendak menjaga kita dari hal-hal yang dapat mendatangkan mudharat kepada kita. Karena Allah maha mengetahui faedah dan kaidah dari segala sesuatu di bumi ini. Sedang kita manusia, hanya mengetahui dari jalan meneliti dan menelaah sesuatu tersebut, itupun atas kehendak dan izin dari Allah swt.
Dari ayat tersebut di jelaskan ada 10 makanan yang di haramkan untuk manusia, apapun agamanya. Karena Allah swt adalah Tuhan langit dan bumi, bukan Tuhan satu agama saja. Jadi dapat di ketahui bahwa ayat ini berlaku untuk seluruh manusia.

Adapun penjabaran dari 10 makanan dari ayat tersebut adalah sebagai berikut:

1. Bangkai: kecuali bangkai ikan
2. Darah: kecuali darah beku ( seperti hati ayam, hati sapi, hati kambing, dan lainnya)
3. Daging babi: keseluruhan dari tubuh babi (termasuk bulu untuk kuas kosmetik dan sikat gigi)
4. Hewan yang di sembelih atas nama selain Allah
5. Hewan yang tercekik: mati tercekik
6. Hewan yang terpukul: misal di pukul kepalanya hingga mati.
7. Hewan yang jatuh: misal hewan tersebut jatuh dari tebing.
8. Hewan yang di tanduk: misal hewan yang di tanduk binatang lain.
9. Hewan yang di terkam binatang buas: kecuali sempat menyembelihnya dengan menyebut nama Allah.
10. Hewan yang disembelih untuk berhala: misal untuk sesajen dan untuk upacara laut.

Sedangkan penjelasan untuk poin 9, ulama tafsir berbeda pendapat pada kasus melepas binatang buas peliharaan untuk melakukan perburuan. Namun kita dapat mengambil pendapat yang mayoritas dan lebih dekat kepada kebersihan dan takwa. Katakanlah sebagai contoh terdekat saat ini yaitu anjing. Seekor anjing sengaja di pelihara dan di ajari tuannya untuk berburu.

Saat anjing hendak berburu, hendaknya tuannya melepasnya dengan menyebut nama Allah, barulah hewan hasil buruan tersebut halal di makan. (Tentunya hewan buruan yang halal pula). Namun jika tuannya lupa atau tidak menyebut nama Allah swt saat melepasnya, maka hukumnya haram di makan karena anjing merupakan binatang yang najis.

Namun jika hewan buruan tersebut telah tergigit dan terkena air liur anjing pemburu, maka hendaklah di buang bagian yang tergigit tersebut. Bagaimana jika yang di gigit lebih dari setengah? Maka dijatuhi hukumnya haram untuk di makan.

Akan tetapi di zaman sekarang sudah sangat jarang sekali mencari makan dengan jalan berburu, mengingat makanan saat ini sangat mudah di dapatkan dalam lingkungan masyarakat. Penjelasan di atas adalah sebagai melengkapi keterangan untuk keadaan yang luas dari ayat.

Carilah dan usahakanlah makanan yang halal lagi baik untuk tubuh kita, apalagi di Negara kita yang aman dan merdeka ini banyak sekali makanan yang tersedia. Sehingga sedikit sekali yang mengalami kesulitan dalam mencari bahan untuk dimakan.

Sedangkan sambungan dari ayat di atas tadi di tutup dengan kalimat:
“…Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Maidah: 3)
Dalam keadaan darurat (jika tidak makan akan menyebabkan kematian dalam waktu cepat), maka di bolehkan memakan yang terlarang. Dengan catatan, itupun hanya untuk sekadar penyambung kehidupannya sesaat, tidak di teruskan berulang-ulang.

Namun untuk di Indonesia, rasanya tidak ada waktu darurat seperti itu, kecuali tersesat di hutan berhari-hari, atau barangkali di gunung.  Selama masih di tengah-tengah masyarakat, rasanya masih banyak bahan-bahan halal yang dapat di makan.

Tentu saja penjelasan di atas adalah untuk jenis makanan daging, tidak untuk buah-buahan yang sudah jelas hukumnya halal dimakan. Semoga tulisan ini bermanfaat menambah pengetahuan kita bersama, insya Allah…
Wallahu’alam…


Sumber: http://www.dakwatuna.com Allah SWT sangat menyayangi manusia. Begitu banyak makanan yang di sediakan di seantero dunia ini hanya untuk manusia. Mulai dari tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, hewan dan serangga, apa saja yang ada di atas bumi ini boleh di makan manusia, kecuali yang tak bisa di gigit dan di cerna oleh lambung manusia.

Namun selain itu Allah memberi tahu kita bahwa ada 10 makanan yang tidak boleh di makan manusia, dan telah di haramkan oleh Allah untuk memakannya. Berikut firman Allah Swt,“Di haramkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang di sembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang di tanduk, dan yang di terkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan di haramkan bagimu yang di sembelih untuk berhala…” (Al-Maidah: 3)

Dari ayat tersebut Allah bermaksud hendak menjaga kita dari hal-hal yang dapat mendatangkan mudharat kepada kita. Karena Allah maha mengetahui faedah dan kaidah dari segala sesuatu di bumi ini. Sedang kita manusia, hanya mengetahui dari jalan meneliti dan menelaah sesuatu tersebut, itupun atas kehendak dan izin dari Allah swt.
Dari ayat tersebut di jelaskan ada 10 makanan yang di haramkan untuk manusia, apapun agamanya. Karena Allah swt adalah Tuhan langit dan bumi, bukan Tuhan satu agama saja. Jadi dapat di ketahui bahwa ayat ini berlaku untuk seluruh manusia.

Adapun penjabaran dari 10 makanan dari ayat tersebut adalah sebagai berikut:

1. Bangkai: kecuali bangkai ikan
2. Darah: kecuali darah beku ( seperti hati ayam, hati sapi, hati kambing, dan lainnya)
3. Daging babi: keseluruhan dari tubuh babi (termasuk bulu untuk kuas kosmetik dan sikat gigi)
4. Hewan yang di sembelih atas nama selain Allah
5. Hewan yang tercekik: mati tercekik
6. Hewan yang terpukul: misal di pukul kepalanya hingga mati.
7. Hewan yang jatuh: misal hewan tersebut jatuh dari tebing.
8. Hewan yang di tanduk: misal hewan yang di tanduk binatang lain.
9. Hewan yang di terkam binatang buas: kecuali sempat menyembelihnya dengan menyebut nama Allah.
10. Hewan yang disembelih untuk berhala: misal untuk sesajen dan untuk upacara laut.

Sedangkan penjelasan untuk poin 9, ulama tafsir berbeda pendapat pada kasus melepas binatang buas peliharaan untuk melakukan perburuan. Namun kita dapat mengambil pendapat yang mayoritas dan lebih dekat kepada kebersihan dan takwa. Katakanlah sebagai contoh terdekat saat ini yaitu anjing. Seekor anjing sengaja di pelihara dan di ajari tuannya untuk berburu.

Saat anjing hendak berburu, hendaknya tuannya melepasnya dengan menyebut nama Allah, barulah hewan hasil buruan tersebut halal di makan. (Tentunya hewan buruan yang halal pula). Namun jika tuannya lupa atau tidak menyebut nama Allah swt saat melepasnya, maka hukumnya haram di makan karena anjing merupakan binatang yang najis.

Namun jika hewan buruan tersebut telah tergigit dan terkena air liur anjing pemburu, maka hendaklah di buang bagian yang tergigit tersebut. Bagaimana jika yang di gigit lebih dari setengah? Maka dijatuhi hukumnya haram untuk di makan.

Akan tetapi di zaman sekarang sudah sangat jarang sekali mencari makan dengan jalan berburu, mengingat makanan saat ini sangat mudah di dapatkan dalam lingkungan masyarakat. Penjelasan di atas adalah sebagai melengkapi keterangan untuk keadaan yang luas dari ayat.

Carilah dan usahakanlah makanan yang halal lagi baik untuk tubuh kita, apalagi di Negara kita yang aman dan merdeka ini banyak sekali makanan yang tersedia. Sehingga sedikit sekali yang mengalami kesulitan dalam mencari bahan untuk dimakan.

Sedangkan sambungan dari ayat di atas tadi di tutup dengan kalimat:
“…Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Maidah: 3)
Dalam keadaan darurat (jika tidak makan akan menyebabkan kematian dalam waktu cepat), maka di bolehkan memakan yang terlarang. Dengan catatan, itupun hanya untuk sekadar penyambung kehidupannya sesaat, tidak di teruskan berulang-ulang.

Namun untuk di Indonesia, rasanya tidak ada waktu darurat seperti itu, kecuali tersesat di hutan berhari-hari, atau barangkali di gunung.  Selama masih di tengah-tengah masyarakat, rasanya masih banyak bahan-bahan halal yang dapat di makan.

Tentu saja penjelasan di atas adalah untuk jenis makanan daging, tidak untuk buah-buahan yang sudah jelas hukumnya halal dimakan. Semoga tulisan ini bermanfaat menambah pengetahuan kita bersama, insya Allah…
Wallahu’alam…


Sumber : http://www.dakwatuna.com

Musisi Internasional yang Memeluk Islam

Written By Admin on Kamis, 25 Desember 2014 | 14.51

Meskipun tak terlalu mendominasi, musisi muslim sebenarnya juga memiliki kekuatan yang besar di panggung musik internasional. Beberapa nama mereka bahkan sangat diidolakan oleh penggemar musik di dunia. Siapa saja mereka, berikut 8 Musisi internasional yang memeluk islam, seperti dikutip dari bagusseven.blogspot.com 
1. Lupe Fiasco Lahir dengan nama Wasalu Muhammad Jaco, seolah tak ada keraguan bila Lupe Fiasco adalah seorang Muslim. Meski mengakui dirinya adalah seorang Muslim, namun Fiasco enggan menempatkan agama di tempat yang ia rasa kurang tepat. “(Islam) Memainkan banyak bagian di hidupku dan apapun yang kulakukan, sampai batas tertentu. Aku tidak membawa agama di suatu titik tertentu. Aku tak suka membawanya. Itu karena aku tidak ingin orang-orang melihatku sebagai contoh orang Islam. Aku tidak ingin orang-orang melihat kekuranganku dan kemudian berkata, ‘Oh seperti itu Islam’” jelas Lupe. 
2. Busta Rhymes Rapper berusia 41 tahun ini dikabarkan masuk Islam pada tahun 2007 silam. Dalam sebuah wawancara, Busta Rymes menyebut Islam sebagai agama yang sesuai dengan spiritnya. Menurutnya, Islam selaras dengan keluarganya. 
3. T-Pain T-Pain dilahirkan dengan nama Faheem Rasheed Najm tahun 1985 silam. Ia lahir di lingkungan keluarga muslim yang taat. Namun Pada sebuah wawancara, T-Pain tampak tidak terlalu peduli tentang agama yang dipeluknya. “Rasanya seperti menjadi orang lain. Aku tetaplah orang, orang biasa, tak peduli apapun agamaku. Orang-orang tak mau tahu. Aku, Busta Rhymes, Lupe Fiasco bahkan tak tahu kalau kami adalah Muslim. Orang-orang berpikir, Muslim harus mengenakan sorban dan jenggot panjang, itu bodoh!” sebutnya. 
4. Zayn Malik Siapa yang tak kenal remaja yang satu ini, Zayn Malik. Personel One Direction ini dikenal sebagai salah seorang muslim yang paling terkenal di kalangan remaja. Sayangnya, Zayn sempat mendapat tuduhan miring tentang statusnya sebagai Muslim. Ia pernah dianggap menggunakan pengaruhnya untuk merangkul penggemar wanita yang masih berusia belia di Twitter. Namun tuduhan itu sama sekali tak terbukti. 
5. Cat Stevens Tahun 60 hingga 70-an silam, Cat Stevens mencapai puncak popularitasnya sebagai popstar. Saat itu pula ia merasakan kejenuhan dengan pola hidupnya yang serba mewah. Pria asal London ini akhirnya menemukan cahaya Islam dan menjadi seorang mualaf tahun 1978 setelah mengalami near-death experience. Nama Cat Stevens pun ia tinggalkan dan menggunakan nama baru, Yusuf Islam. 
6. Ice Cube Selain dikenal sebagai rapper senior, Ice Cube juga beberapa kali membintangi sejumlah film. Pria kelahiran Los Angeles ini cukup disegani di kalangan penggemar genre Hip Hop.Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, Ice Cube mengaku dirinya telah menjadi seorang Muslim sejak tahun 1990-an. Ia menyebut Islam sebagai agama yang sederhana. Ia juga memastikan tidak sedang berada dalam tekanan saat ia menjadi seorang mualaf. 
7. Akon Aliaune Damala Badara Akon Thiam atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Akon juga merupakan seorang Muslim. Pria kelahiran 1973 ini bahkan menolak untuk minuman beralkohol karena taat pada aturan agama.

Dari Sinilah Asal Mula Ras Manusia Yang Sesungguhnya

Written By Admin on Rabu, 24 Desember 2014 | 21.38

Perbedaan morphologis (fisik) manusia tentu sangat erat kaitannya dengan lingkungan sekitar dia. Dulu mungkin hanya ada 3 Ras primer, kulit putih, kulit hitam dan kuning (sesuai khazanah kenabian tentunya) seiring penyebaran manusia ke berbagai wilayah yang tentu saja berbeda sifat alamnya, manusia juga beradaptasi, nah itu yang bikin sekarang banyak ras-ras manusia secara spesifik, karena tinggalnya, kebiasaan hidup, bahasa semua mempengaruhi bentuk fisik manusia tersebut.

Contoh mudahnya adalah mengapa Orang yang tinggal di ketinggian cenderung warna kulitnya lebih merah? ketika ilmu pengetahuan membukanya tahulah manusia jika hal itu terjadi karena kadar hemoglobin lebih banyak karena oksigen di dataran tinggi tidak sebanyak di dataran rendah. Orang yang tinggal di pantai cenderung lebih hitam (ini tentu saja karena paparan sinar matahari dan arus panas dari laut). Tentu saja banyak sekali faktor pendukung yang lainnya, ini cuma contoh kecil saja.

Dan Masya Allah, Jauh sebelum Ilmu pengetahuan berhasil menjelaskannya, sudah 1500 tahun yang lampau Allah Swt telah memberikan sinyal akan Penciptaan-Nya itu (Manusia) Lewat AL QURAN.

" Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu (Adam), dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan (manusia) laki-laki dan perempuan yang banyak. ........." ( QS. An-Nisaa', ayat ke-1 )

" Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga 'Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing), (sebagai nenek moyang, asal usul) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allah Paling Maha Mendengar lagi Paling Maha Mengetahui." ( QS. Ali-'Imraan, ayat ke-33 sd ke-34 )

Yang jelas secara garis besar, umat manusia terbagi dalam 5 (lima) Ras Induk keturunan Nabi Adam dan Ibunda Hawa a'layhum salam, yakni :

1. Mongoloid (mewarisi gen Yafit bin Nuh)
2. Kaukasoid (dominan gen Yafit, dengan berapa mewarisi juga gen Sam dan Ham bin Nuh)
3. Khoisan (dominan gen Ham bin Nuh becampur dengan gen Yafit dan Sam bin Nuh )
4. Negroid (mewarisi paling kuat gen Ham bin Nuh)
5. Australoid (mewarisi banyak gen Ham bin Nuh)

Dengan berapa sub-ras, antara lain sbb:
1. Mongoloid Tiongkok (hasil kawin sesama Ras Mongoloid)
2. Mongoloid Melayu (hasil kawin campur Mongoloid dengan Ras lain Kaukasoid dan Australoid)
3. Kaukasoid Nordik (menyebar di eropa bagian utara, termasuk belanda, inggris dan jerman)
4. Kaukasoid Dinarik (menyebar di eropa bagian selatan hingga negara-negara Balkan rusia)
5. Kaukasoid Alpina (ras kaukasoid yang bentuk kepalanya lebih bulat dan bermuka bundar daripada sub ras kausaoid lainnya, menyebar di eropa tengah dan eropa timur, asia barat dan asia tengah, dan juga ke eropa utara di Irlandia dan Scottlandia)
6. Kaukasoid Mediterania (ras kaukasoid yang bentuk kepala dan muka lonjong, berambut Hitam, menyebar di Selatan dan Timur Eropa, Afrika Utara, Afrika Barat Laut, Asia Barat, Turki, hingga Afghanistan, Persia (Iran) dan ke Asia Selatan, nenek moyang orang India Kulit Terang)
7. Kaukasoid Arabid (ras kaukasoid dengan bentuk hidung mancung agak lebar besar daripada hidung ras kaukasoid lainnya, menyebar di Syiria dan Jazirah Arab sekitarnya)
8. Kaukasoid Somali-Ethiopid (walaupun berkulit hitam, berambut kriting tapi struktur tengkoraknya lebih condong bentuk tengkorak Kaukasoid daripada tengkorak ras negroit)
9. Australoid Aborijin (penduduk asli Australia)
10. Australoid Negrito (penduduk asli Filipina)
11. Australoid Dravida (nenek moyang orang India dan Sri Langka berkulit gelap)
12. Australoid Austranesia (penduduk asli kepulauan nusantara sebelum dimasuki oleh sub-ras mongoloid melayu yang datang dari wilayah Funan lebih dari dua ribuan tahun silam, sebagian menikah dengan Sub-Ras Mongoloid Melayu keturunan Funan itu; dan lahirlah nenek moyang dari suku Jawa Awal; sebagian dari Sub-Ras Australoid Austranesia tidak mau kawin campur dengan sub-ras Mongoloid Melayu dan pindah ke timur hingga ke Papua, lebih dari dua ribuan tahun silam)

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku (ras-etnis) supaya kamu saling kenal-mengenal (agar bisa hidup rukun). Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling BERTAQWA di antara kamu. Sesungguhnya Allah Paling Maha Mengetahui lagi Paling Maha Mengenali.

Hai anak (keturunan-keturunan manusia) Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak keturunan Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka (anak-anak keturunan Adam alias manusia) dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.

[1] QS. Al-Hujuraat, ayat ke-13
[2] QS. Al-'Araaf, ayat ke-27
[3] QS. Al-Israa', ayat ke-70

Franck Ribery, Islam memberinya kekuatan.

Written By Admin on Selasa, 23 Desember 2014 | 22.46

Kisah Muallaf
Franck Ribery dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan rajin melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan pada kondisi apa pun.
 
Bagi penggemar sepakbola dunia, tentu sudah tak asing dengan nama Franck Ribery, gelandang serang asal Prancis yang kini bermain di klub raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen.

Berbeda dengan pesepakbola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005. 
 
Secara singkat, Ribery mengatakan, dia memilih ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini karena menemukan kedamaian dalam Islam.
 
Baginya, Islam adalah sumber kekuatan dan keselamatan. “Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam,” kata Ribery.
 
Kisah Muallaf
Berdoa sebelum bertanding.
Pesepakbola bermata biru yang memperkuat tim Prancis itu memulai karier sepak bolanya, dengan bergabung dengan tim Boulogne di tanah kelahirannya. Kemudian, ia pindah ke tim Ales, Brest and FC Metz.

Kepindahannya ke Olympique Marseille membawanya ke posisi pertama bintang sepak bola Prancis paling populer pada bulan Agustus, Oktober, dan November 2005. Ribery terpilih untuk memperkuat tim Prancis pada Piala Dunia FIFA tahun 2006 yang digelar di Jerman.

Pada 2006 itulah, jati diri Ribery yang telah menjadi muallaf dan memeluk agama Islam terkuak dan menjadi pemberitaan di tengah pertandingan pembukaan antara tim Prancis melawan tim Swiss saat acara Piala Dunia 2006.

Ketika itu, Ribery tersorot publik tengah menengadahkan tangan sebelum pertandingan dimulai. Ribery tengah berdoa, seperti yang dilakukan seorang Muslim. Saat itulah, banyak orang terkaget-kaget dengan sikapnya. Namun, berkat kecemerlangannya dalam bermain bola, publik pun tak menghiraukan perilaku dan kebiasaan Ribery.

Namun, rutinitas berdoa sebelum pertandingan itu akhirnya terkuak juga. Dan, Ribery mengaku sebagai penganut Islam. Ia menemukan kedamaian dalam agama Islam dan menjadi spiritnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tak terkecuali saat bermain bola.

Kabar Ribery masuk Islam, menyeruak sejak awal tahun 2006. Kabar itu mula-mula dilansir L’Express. Majalah ini menyebut adanya pemain nasional Prancis yang secara teratur beribadah di masjid di selatan Marseille. Mingguan itu tidak menyebut nama secara eksplisit, namun yang dimaksud adalah Ribery.

http://www.way-to-allah.com/images/foto_222434_CAS.jpg
Berdoa di Bayern Munich.
Kendati aksi berdoanya di lapangan hijau telah menarik perhatian publik Prancis, Ribery tetap enggan mengemukakan keyakinan barunya itu secara terbuka. Gelandang kanan klub Olympique Marseille ini mengatakan, keimanan barunya adalah perkara pribadi, tak perlu publikasi.

Alhasil, sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang menyebut perubahan itu terjadi sejak Ribery bermain bersama klub Galatasaray pada 2005. Ia membantu klub raksasa Turki tersebut memenangi Piala Turki pada tahun 2005. Semasa menetap di Turki, pemain kelahiran Boulogne-sur-Mer, Prancis, 7 April 1983, ini dikabarkan kerap berbaur dan berdiskusi dengan komunitas Muslim di sana.

Ada pula yang menyebut istri Ribery, Wahiba Belhami, yang asli Maroko itu memainkan peran penting terhadap perubahan Ribery. Ribery memang setahun tinggal di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu. Di sana, Ribery berkenalan dengan Wahiba yang kemudian ia peristri. Konon Wahiba berperan besar menuntun Ribery mengenal ajaran
Dari pernikahan tersebut, Wahiba memberinya dua anak, Hizsya dan Shahinez.

Kedua versi itu tak pernah dibantah atau dibenarkan oleh Ribery. Namun, kepada majalah Paris Match, ia mengungkapkan, Islam telah membawanya pada keselamatan.

Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Ribery kepada majalah Match tanpa menjelaskan sejak kapan memeluk Islam. Ia menambahkan, “Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Akhirnya, saya menemukan Islam.”

http://cultureofsoccer.com/wp-content/uploads/2007/10/franck_ribery.jpg
Keimanan dan kepribadian Ribery sebagai seorang Muslim tampaknya tak perlu diragukan. Di tengah padatnya jadwal pertandingan, bapak dua anak ini tak pernah lupa dengan kewajibannya sebagai Muslim. Ia senantiasa melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan dalam kondisi apa pun.

Baginya, shalat merupakan tiang agama yang harus ditegakkan.

Selain rajin melaksanakan shalat, Ribery juga dikenal sebagai pribadi yang santun dan rendah hati. Islam benar-benar telah mengubah perangainya yang keras dan arogan menjadi seorang pribadi yang santun.
Sifat dan akhlaknya ini tak heran membuat kagum rekan-rekannya di timnas Prancis, FC Bayern Muenchen (tempat ia bermain bola saat ini), maupun kerabatnya.

Steve Bradore dari Organisasi Syuhada, yang melayani para muallaf Prancis, telah mengatakan bahwa muslim Prancis merasa bangga sekali dengan Ribery. “Dia adalah sumber kebanggaan kami karena penampilannya yang khas dan kerendahatiannya,” kata Steve, seperti dikutip dari situs Islamonline.net.

Saat ini, Ribery membela klub sepak bola Jerman, FC Bayern Muenchen. Di Bayern Muenchen, ia menempati posisi sebagai pemain gelandang. Kontrak Ribery bersama ‘FC Hollywood’–julukan Bayern Muenchen–akan berakhir pada 2011.

Ribery termasuk pesepakbola sukses. Di usianya yang baru 26 tahun, dia sudah mengoleksi berbagai gelar. Antara lain, satu gelar Fortis Piala Turki bersama Galatasaray di musim 2004/2005, Piala Intertoto bersama Olympique Marseille di tahun 2005, Piala Liga Jerman bersama Bayern Muenchen di tahun 2007, Piala Jerman dan Bundesliga Jerman di tahun 2008. Selain itu, penghargaan Pemain Terbaik Prancis di tahun 2007 dan 2008, juga pesepak bola Jerman terbaik di tahun 2008.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvvgaCNFYsfIwztqofZ7yRECwfYd-I9AElyZGjEZDmsABz2jbRfBre6L4ktoGnKVqjofp2i5ik2jMPbBlbL7O1celhcwyizlviCPBUn8QrnZjyag9FNHlMLHuDrV4Ju5g9bMDceOzo0dI/s400/vfb_fcb_ribery_betet468345.jpg
Kembali berdoa.
Di lapangan, ia hebat. Dalam kehidupan sosial, ia berkepribadian hangat. Sebagai individu, ia pun rajin salat. Franck Ribery adalah figur kesayangan publik Allianz Arena saat ini. Bayern Munich selalu dihuni pemain berlabel bintang, tapi yang paling menonjol tergantung waktu dan kesempatan. Duet striker Miroslav Klose dan Luca Toni boleh menyita perhatian lewat produktivitas golnya, tapi Ribery amat menonjol dalam hal kreasi permainan di lapangan tengah.

Tidak salah Bayern memecahkan rekor transfernya untuk memboyong pria berusia 26 tahun itu. Faktanya, dalam tujuh bulan sejak bergabung dengan Bayern Muenchen, Ribery sudah berhasil menancapkan pengaruhnya, baik di klubnya maupun Bundesliga. Pemain seharga 26 juta euro makin disenangi orang karena pembawaannya yang menyenangkan dan sikapnya selalu profesional.

Di saat cuaca dingin bulan Februari masih mengakrabi Munich dan ia tengah berkutat dengan cedera kaki, Ribery tidak malas untuk tetap menghangatkan tubuhnya dengan muncul di kamp latihan.

Ia juga tak pernah menolak fans yang menginginkan tanda tangannya ataupun berfoto bersama, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Dan, itu senantiasa ia lakukan dengan senyum mengembang di bibirnya.
“Mereka mungkin tak pernah melihat seorang pemain, seperti saya yang senang tertawa dan biasa berkelakar,” seloroh Ribery. “Saya ini orang yang sederhana dan simpel saja.”

Di koridor berbagai fasilitas kamp latihan Bayern, lelaki Prancis ini selalu menyapa orang-orang. “Saya ingin menjadi teman (siapa pun),” ujarnya sambil tersenyum, seperti dikutip AFP. “Dua menit untuk berfoto dan memberi tanda tangan buat fans amatlah penting karena buat mereka hal-hal ini sangat berarti.”

Senyum, tawa, dan sikap yang ramah untuk sementara menjadi “andalan” Ribery dalam berkomunikasi dengan penggemarnya, sebelum ia bisa menyempurnakannya dengan bahasa Jerman. Ia masih belum fasih, tapi setiap minggu rajin mengikuti kursus.

Ribery juga merasa bersyukur dirinya telah berhasil dalam kariernya, mengingat di masa kecil ia harus menjalani kehidupan yang sulit bersama keluarganya di daerah Boulogne-sur-Mer.

Namun, ia pun menyadari kesuksesan bukanlah sesuatu yang abadi. Roda nasib dalam kehidupan selalu berputar. “Atas semua yang telah saya alami, saya menyikapinya dengan tenang, tapi saya pun sadar pada semua nasib yang saya miliki.”

Yang jelas, Ribery telah menjadi sosok istimewa buat warga Munich. Jangan heran kalau di depan Theatinerkirche, yang ada di pusat kota tersebut, terpampang billboard raksasa bergambarkan Ribery memakai jubah raja, disertai tulisan “Bayern Hat Wieder Einen Konig” alias “Bavaria punya raja lagi”. Bavaria adalah julukan lain dari Bayern Muenchen selain FC Hollywood.

Lelaki yang di wajahnya ada bekas luka karena kecelakaan mobil yang dialaminya waktu kecil itu, sudah dianggap sangat penting untuk FC Hollywood. Di sebuah surat kabar, ada sebuah komentar berbunyi: “Bayern Munich tanpa Ribery seperti sekelompok anak-anak tanpa ibu.”

Sumber : http://muslimfootballers.blogspot.com/2012/07/franck-ribery-islam-memberinya-kekuatan.html
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Click Sandhi Record

Click Sandhi Record
©copyright

TIKTOK OKE MEDIA

TIKTOK OKE MEDIA
Album Sandhi

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record
Copyright

Be Our Fans !

Top Post

 
Support : seo Copyright © 2012 - 2014/2015. Oke Media - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Edit By Idel Brodsky
Creator Oke Media by Sandhi Foreverz