Headlines News :

Translate

Latest Post

Ternyata Polisi Indonesia Banyak yang Alay !

Written By Admin on Sabtu, 13 Juli 2013 | 20.05


Memang cuma ada di Indonesia, polisi yang hobi narsis narsisan. Cuma ada Indonesia, seorang aparat kepolisian yang bertugas sambil bernyanyi. Hehe.. Polisi Indonesia memang paling gaul yah.




















 

Mobil Yang Bisa Berjalan di Aspal, Tanah, Air, Es Sumber: Mobil Yang Bisa Berjalan di Aspal, Tanah, Air, Es


Perkembangan teknologi pada zaman sekarang ini terus memacu munculnya alat alat canggih di dunia ini. Baru baru ini, seorang designer dari cina telah mampu membuat mobil yang bisa berjalan di segala bidang, baik aspal, tanah, air, maupun es.



Mobil ini memiliki kecepatan 62 mil perjam, dan bekerja seperti hovercraft yang dapat bergerak mulus diantara permukaan yang berbeda.

Desainer yang bernama Yuhan Zhang menamai mobil ini dengan "Aqua Volkswagen". Mobil ini diciptakan untuk kompetisi yang disponsori oleh produsen mobil Jerman.

Mobil ini didesain ramping, mengkilap dengan 4 kipas dan airbag yang terintergrasi mengembang.
2 mesin motor yang berbahan bakar hidrogen dengan nol emisi karbon ini membuatnya menjadi kendaraan ramah lingkungan.


5 Klub Eropa Peraih Trofi Champions Terbanyak


Liga Champions UEFA (bahasa Inggris: UEFA Champions League) adalah kejuaraan antar klub sepak bola tahunan antara klub-klub sepak bola tersukses di Eropa, dan sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius di Eropa.
Real Madrid telah menjuarai kompetisi ini sembilan kali dan menjadi yang terbanyak di seluruh Eropa. Tim-tim yang paling sukses berikutnya adalah AC Milan (7 kali juara), Liverpool FC (5 kali juara), FC Bayern München, AFC Ajax dan FC Barcelona (4 kali juara), Manchester United dan Internazionale Milan (3 kali juara). Berikut profile klub-klub tersebut:

1. Real Madrid (9 Gelar)
Real Madrid didirikan pada 6 Maret 1902 dengan nama Madrid Club de Fútbol, tim ini menggunakan gelar Real (“dari kerajaan”) setelah Raja Alfonso XIII dari Spanyol memberikan izin resmi kepada klub tersebut pada Juni 1920. Real Madrid telah bermain di Divisi Utama Liga Spanyol (Primera División) yang disebut sebagai La Liga sejak awal kompetisi ini dimulai, tahun 1928, dan merupakan klub tersukses di Spanyol berdasarkan jumlah trofi juara yang telah mereka raih. Klub ini juga merupakan salah satu klub terbaik abad ke-20 menurut FIFA. Mereka telah meraih 32 gelar La Liga, 18 gelar Copa del Rey, 8 Piala Super Spanyol, 9 gelar Piala Champions/Liga Champions UEFA, 2 Piala UEFA, 1 Piala Super Eropa, dan 3 Piala Interkontinental.
Kostum tradisional Real Madrid adalah putih-putih, sehingga dijuluki Los merengues (Tim putih). Stadion kandangnya adalah Stadion Santiago Bernabéu yang berkapasitas 80.354 penonton. Real Madrid sendiri memiliki rivalitas cukup sengit terutama dengan Barcelona (dikenal sebagai El Clásico) dan klub sekota Atletico Madrid (dikenal sebagai El Derbi madrileño).

(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)
Real Madrid(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)

2. A.C. Milan  (7 Gelar)
Associazione Calcio Milan Italia bermain dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana putih (kadang-kadang hitam), sehingga dijuluki rossoneri (“merah-hitam”). Milan adalah tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia, menjuarai Seri A 18 kali dan Piala Italia 5 kali.
Klub ini didirikan pada tahun 1899 dengan nama Klub Kriket dan Sepak bola Milan (Milan Cricket and Football Club) oleh Alfred Edwards, seorang ekspatriat Inggris.

(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)
A.C. Milan (Sumber:wordpress.com,uniknya.com)

3. Liverpool (5 Gelar)
Liverpool Football Club  telah memenangkan 5 trofi Liga Champions UEFA (dulu Piala Champions) dan merupakan klub dengan pemegang gelar juara Liga Champions UEFA terbanyak di Inggris dan ketiga di Eropa setelah Real Madrid dan AC Milan. Selain itu Liverpool juga pemegang masing-masing 3 gelar juara Liga Eropa UEFA dan Piala Super UEFA
Di kompetisi domestik, Liverpool adalah klub dengan 18 gelar juara Liga Inggris, 7 Piala FA, serta 7 kali juara Piala Liga. Liverpool didirikan pada tahun 1892 dan bergabung dengan Football League pada tahun berikutnya. Klub ini telah bermain di Stadion Anfield sejak pembentukannya yang terletak sekitar 4,8 km dari pusat kota Liverpool.
Periode paling sukses dalam sejarah Liverpool adalah pada tahun 1970-an dan 1980-an ketika Bill Shankly dan Bob Paisley memimpin klub dengan sebelas gelar liga dan tujuh piala Eropa.

(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)
Liverpool(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)

4. Bayern Munchen, FC Barcelona,dan Ajax Amsterdam (Masing-masing 4 Gelar)
  • Bayern Munchen
FC Bayern Munchen telah menjuarai Liga Champions sebanyak 4 kali. Pada 22 Mei 2010 di final Liga Champions, FC Bayern München ditaklukkan oleh klub raksasa Italia, Inter Milan, yang membuat Bayern keluar sebagai runner-up. Kemudian 2 tahun berselang yakni pada 19 Mei 2012, FC Bayern München kembali tampil di final Liga Champions yang digelar di kandang mereka sendiri, Allianz Arena yang bertanding melawan Chelsea. Lagi-lagi München gagal juara karena kalah adu penalti dengan skor 4-3 setelah sebelumnya di waktu normal 90 menit hanya bermain imbang 1-1 atas Chelsea.
  • FC Barcelona (4 Gelar)
Dengan persembahan 21 gelar Liga Spanyol, 25 gelar Copa del Rey, 10 gelar Piala Super Spanyol, 4 gelar Liga Champions Eropa, 4 gelar Piala UEFA, 4 gelar Piala Super Eropa, FC Barcelona menjadi salah satu tim tersukses di Spanyol, Eropa, dan dunia. Bukti paling nyata ketika pada tahun 2009 FC Barcelona berhasil menjadi klub Spanyol pertama yang berhasil meraih gelar Treble (juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions). Dilanjutkan dengan raihan gelar Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan FIFA Club World Cup untuk melengkapi raihan gelarnya menjadi Sextuples. Barcelona merupakan klub sepak bola pertama di dunia yang melakukan raihan ini. Fans Barca juga sering dipanggil Culés.
  • Ajax Amsterdam (4 Gelar)
Klub ini adalah salah satu klub terkuat di Belanda dan juga di Eropa. Ajax adalah salah satu dari empat klub yang telah memenangi ketiga gelar utama Eropa setidaknya sekali, masing-masing Piala Champions (4 kali), Piala Winners, dan Piala UEFA. Di kompetisi dalam negeri, Ajax 31 kali menjuarai Liga Belanda (Eredivisie).

(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)
Bayern Munchen, FC Barcelona,dan Ajax Amsterdam (Sumber:wordpress.com,uniknya.com)

5. Inter Milan (3 Gelar)
Tahun 2010 adalah pencapaian terbaik kedua bagi Inter sepanjang sejarah sejak berdiri. Meraih lima gelar sekaligus (Serie A, Coppa Italia, UEFA Champions League, Supercoppa Italiana, dan FIFA Club World Cup). Inter bermain di stadion Giuseppe Meazza dan berlatih di Angelo Moratti Sports Center (dikenal juga sebagai La Pinetina) sebuah fasilitas latihan di Appiano Gentile.(**)
(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)
Inter Milan (3 Gelar)(Sumber:wordpress.com,uniknya.com)

5 ‘Knock-Out’ Terbaik Dalam Sejarah Tinju Dunia (Bagian – II Habis)


 Salah satu cabang olahraga dunia yang banyak penggemar dan peminatnya adalah tinju. Sejak diperkenalkan ke publik sebagai salah satu olahraga, tinju kerap kali menyedot antusiasme masyarakat dunia, meskipun bisa berakhir berdarah-darah dan terlihat brutal, tetap saja dianggap menarik untuk dijadikan tontonan. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah ketika yang dijagokan berhasil memukul ‘KO’ (knock out) lawannya. 5 ‘Knock-Out’ terbaik dalam sejarahtinju dunia:

1. Jack Dempsey vs. Luis Angel Firpo
(Sumber:wordpress.com)
Jack Dempsey vs. Luis Angel Firpo(Sumber:wordpress.com)
Dalam pertanding sarat akan gengsi ini, pemegang sabuk juara dunia kelas berat Jack Dempsey harus menghadapi Luis Angel Firpo sebagai lawannya di Polo Grounds, New York. Firpo merupakan petinju Spanyol pertama dalam sejarah yang mencoba mendapatkan titel juara dunia saat itu.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada 14 September 1923, Dempsey hanya memerlukan dua ronde saja untuk mengkanvaskan Firpo. Meskipun kalah dengan pukulan knock out, Firpo sempat melayangkan pukulan keras yang akan diingat Dempsey. Pukulan Firpo menghempaskan tubuh Dempsey jatuh ke tali ring. Namun Dempsey bangkit di ronde ke-2 dan mendaratkan pukulan tangan kirinya di rahang Firpo hingga jatuh di atas kanvas arena. Semenjak kemenangan Dempsey, banyak petinju yang menargetkan untuk menjatuhkan lawan-lawannya di ronde ke-2, artinya lebih efisien dan efektif memukul lawan lebih baik.

2. Roberto Duran vs. Thomas Hearns
Roberto Duran vs. Thomas Hearns(Sumber:wordpress.com)
Roberto Duran vs. Thomas Hearns(Sumber:wordpress.com)
Sementara pertandingan yang berlangsung di Caesar Palace, Las Vegas, pada 15 Juni 1984, akan selalu diingat oleh petinju legendaris Roberto Duran. Dalam pertandingan bergensi tersebut, Roberto Duran harus menghadapi lawan tangguh yakni Thomas ‘Hitman’ Hearn yang memegang juara dunia kelas ringan WBC. Dan yang terjadi adalah apa yang telah diperkirakan oleh beberapa media massa di AS, Roberto Duran jatuh akibat pukulan telak Hitman yang membuatnya ‘KO’di ronde ke-2
Setelah berhasil menjatuhkan Roberto Duran, Hitman di tahun yang sama berhasil mempertahankan sabuknya setelah menjatuhkan Marvin Hagler.

3. Marvin Hagler vs. Thomas Hearns
Marvin Hagler vs. Thomas Hearns(Sumber:wordpress.com)
Marvin Hagler vs. Thomas Hearns(Sumber:wordpress.com)
Setelah berhasil menjatuhkan Roberto Duran dengan Knock Out, Thomas ‘Hitman’ Hearns kembali bertarung dengan lawan tangguh, Marvin Hagler. Pada pertandingan yang berlangsung di Caesar Palace, Las Vegas, pada 15 April 1985, Hitman harus mengalahkan Hagler jika ingin mempertahankan sabuknya. Sementara Hagler merupakan petinju dengan catatan baik, yakni 60 kemenangan yang 50 diantaranya diraih dengan knock out
Berdasarkan laporan majalah The Ring, pertarungan dua petinju tersebut merupakan yang terbaik dalam sejarah. keduanya saling beradu pukulan dalam setiap detiknya, bahkan Hagler harus mengeluarkan darah untuk menjatuhkan Hearns di ronde ke-3. Hingga hitungan kesepuluh sang Hitman hanya mampu menatap langit, hingga wasit menghentikan pertarungan. Karena keduanya telah memberikan pertarungan hebat dalam sejarah tinju di Amerika Serikat, wajah Hagler dan Hearns sering terpampang menjadi iklan olahraga selama di era 1980’an.

4. Rocky Marciano vs. Jersey Joe Walcott (Pertemuan Pertama)
Rocky Marciano vs. Jersey Joe Walcott (Pertemuan Pertama)(Sumber:wordpress.com)
Rocky Marciano vs. Jersey Joe Walcott (Pertemuan Pertama)(Sumber:wordpress.com)
Joe Walcott baru berhasil meraih titel juara dunia kelas berat di usia 37 tahun. Dan pada pertandingan yang berlangsung pada 23 September 1952, di Municipal Stadium, Philadelphia, AS, ia harus menghadapi Rocky Marciano yang telah 37 kali meng’KO’ lawannya termasuk Joe Louis.
Meski demikian, pertarungan di antara keduanya berlangsung sengit bahkan hingga ronde ke-13. Namun rupanya stamina Walcott tidak sehebat Rocky, bahkan selama pertarungan ia tidak henti-henti harus merapatkan kedua tangannya untuk menahan pukulan. Hingga akhirnya Rocky berhasil menjatuhkan Walcott di ronde terakhir dengan pukulan telak di rahangnya.

5. Mike Tyson vs. Trevor Berbick
Mike Tyson vs. Trevor Berbick(Sumber:wordpress.com)
Mike Tyson vs. Trevor Berbick(Sumber:wordpress.com)
Sementara itu pada pertandingan yang berlangsung di Las Vegas Hilton, Nevada, 22 November 1986, Trevor Berbick harus menghadapi lawan tangguh Mike Tyson. Pertarungan itu pun merupakan kesempatan emas bagi Tyson untuk meraih sabuk juara dunia WBC.
Benar saja, pada pertarungan tersebut Berbick harus merasakan bogem mentah petinju muda Mike Tyson, dan tersungkur di ronde ke-2. Bahkan selama wasit menghitung, Berbick dua kali jatuh bangun dan berjalan hingga terjatuh di tali ring. Sementara bagi Tyson berhasil mengknock-out Berbick berarti menjadikannya sebagai petinju termuda yang meraih gelar juara dunia kelas berat WBC.(**)

5 ‘Knock-Out’ Terbaik Dalam Sejarah Tinju Dunia (Bagian – I)


Salah satu cabang olahraga dunia yang banyak penggemar dan peminatnya adalah tinju. Sejak diperkenalkan ke publik sebagai salah satu olahraga, tinju kerap kali menyedot antusiasme masyarakat dunia, meskipun bisa berakhir berdarah-darah dan terlihat brutal, tetap saja dianggap menarik untuk dijadikan tontonan. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah ketika yang dijagokan berhasil memukul ‘KO’ (knock out) lawannya. 5 ‘Knock-Out’ terbaik dalam sejarahtinju dunia:
1. Muhammad Ali vs. George Foreman
Muhammad Ali vs. George Foreman
Muhammad Ali vs. George Foreman
http://www.youtube.com/watch?v=0RAS4HB8s9k&feature=player_embedded
Pertarungan dua petinju legendaris ini terjadi untuk kali pertamanya di benua Afrika, tepatnya di Stade du 20 Mai Kinshasha, Republik Demokratis Kongo, pada 30 Oktober 1974. Pertandingan tinju yang mempertemukan Muhammad Ali dan George Foreman berlangsung seru dan alot, karena kedua petinju merupakan jagoan di masanya.
Kedua petinju saling mendominasi di setiap rondenya, Ali yang terkenal dengan kecepatannya pun bahkan harus merasakan kerasnya hantaman Foreman. Namun ketangguhan dan kecerdikan Ali membuat Foreman jatuh ‘KO’ untuk kali pertamanya, di ronde ke-8. Setelah berhasil mengalahkan Foreman, sejak itu Ali menjadi petinju yang sulit dikalahkan hingga 1978.
2. Joe Louis vs. Max Schmeling (Pertemuan Kedua)
Joe Louis vs. Max Schmeling (Pertemuan Kedua)
Joe Louis vs. Max Schmeling (Pertemuan Kedua)
http://www.youtube.com/watch?v=GusM4IgmLe8&feature=player_embedded
Di pertemuan pertama antara Joe Louis vs. Max Schmeling pertandingan dimenangkan oleh Max Schmeling, dan itu adalah kali pertamanya Louis jatuh di atas kanvas ring. Namun Louis yang dicatat sejarah berhasil mempertahankan tiga kali gelar juara. Berhasil membalaskan dendamnya kepada Max dalam pertemuan kedua pada 22 Juni 1937, di Yankee Stadium, New York. Bahkan Louis meng’KO’ Max sebanyak tiga kali di ronde kesatu, hingga pertandingan dihentikan. Pertandingan itu pun dimenangkan oleh Louis yang memiliki catatan 66 kali menang dalam 70 pertandingan, 52 diantaranya dengan knock out.
3. George Foreman vs. Joe Frazier (Pertemuan Pertama)
 George Foreman vs. Joe Frazier (Pertemuan Pertama)
George Foreman vs. Joe Frazier (Pertemuan Pertama)
http://www.youtube.com/watch?v=W9q7mvc6bsY&feature=player_embedded
Sementara itu pada 22 Januari 1973, National Stadium di Kingston, Jamaica menjadi saksi pertarungan dua legenda tinju, yakni George Foreman vs. Joe Frazier. Pertarungan sengit yang mempertemukan duan petinju yang berbeda usia cukup jauh antara Foreman (24) dan Frazier (29), memberikan tontonan seru bagi masyarakat dunia, khususnya penduduk Kingston, Jamaika.
Dalam pertarungan tersebut Frazier harus jatuh akibat pukulan telak (knock out) yang dilayangkan Foreman, tiga kali di ronde ke-1 dan dua kali di ronde ke-2 hingga pertandingan dihentikan. Pukulan uppercuts Foremanlah yang menghabisi Frazier. Dalam sejarah tinju dunia dan Amerika Serikat, Foreman tercatat sebagai petinju kelas berat terbaik, bahkan di usia 45 tahun ia masih memiliki keberanian untuk berdiri di atas ring dan memenangkan titel juara dunia kelas berat IBF.
4. Muhammad Ali vs. Sonny Liston (Pertemuan Kedua)
Muhammad Ali vs. Sonny Liston (Pertemuan Kedua)
Muhammad Ali vs. Sonny Liston (Pertemuan Kedua)
http://www.youtube.com/watch?v=prxnGjKjxoo&feature=player_embedded
Pertarungan tinju yang berlangsung pada 25 Mei 1965 di St. Dominic Hall, Lewinston, merupakan salah satu pertarungan tinju yang berbau kontroversial. Pertandingan yang mempertemukan legendaris Muhammad Ali vs Sonny Liston, berhasil dimenangkan secara knock out oleh Ali. Si mulut besar tersebut berhasil melayangkan pukulan tangan kanannya secara telak hingga menjatuhkan Sonny Liston di ronde ke-1.
Pukulan yang kemudian tidak pernah terlihat dan dilakukan oleh Ali setelah menjatuhkan Sonny Liston dikenal dengan ‘Phantom Punch’. Yang menjadikan kontroversi dalam pertandingan tersebut adalah ulah Ali dengan provokasinya, ketika Sonny masih terbaring di atas matras Ali berteriak “Ayo bangun!” selama karier tinjunya Muhammad Ali telah memenangkan 56 dari 58 pertandingan, 37 diantaranya dengan ‘knock out.’
5. Sugar Ray Robinson vs. Gene Fullmer (Pertemuan Kedua)
Sugar Ray Robinson vs. Gene Fullmer (Pertemuan Kedua)
Sugar Ray Robinson vs. Gene Fullmer (Pertemuan Kedua)
http://www.youtube.com/watch?v=J-EWPlSHxek&feature=player_embedded
Di pertandingan sebelumnya Fullmer berhasil mengalahkan Sugar Ray Robinson. Dan di tahun yang sama tepatnya pada 1 Mei 1957 di Chicago Stadium, Illinois, AS, pertemuan kedua merupakan ajang balas dendam bagi Robinson untuk membalas kekalahannya dari Fulmmer. Dan itu dibuktikanya dengan melakukan hook dengan tangan kiri Robinson di ronde ke-5. Fullmer terjatuh keras dan mendarat di atas kanvas, karena terkena pukulan telak Robinson.
Pertarungan antara keduanya pun terjadi dua kali setelah tahun 1957, namun secara titel Fullmer lebih banyak memenangkan dan mempertahankan titel juara kelas menengah.(**)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Click Sandhi Record

Click Sandhi Record
©copyright

TIKTOK OKE MEDIA

TIKTOK OKE MEDIA
Album Sandhi

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record
Copyright

Be Our Fans !

Top Post

 
Support : seo Copyright © 2012 - 2014/2015. Oke Media - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Edit By Idel Brodsky
Creator Oke Media by Sandhi Foreverz