Headlines News :

Translate

Latest Post

Pak SBY Pernah NYIMENG?

Written By Admin on Sabtu, 29 Desember 2012 | 14.35

(Foto: thinkstock) Jakarta, Ganja atau cimeng sangat melegenda di kalangan mahasiswa, seolah siapapun yang pernah kuliah pasti pernah menghisapnya. Presenter Pandji Pragiwaksono mengaku pernah nyimeng, bahkan yakin presiden SBY juga pernah nyimeng!

"Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah nyimeng," ujar Pandji saat ditanya apakah pernah menghisap ganja, usai peluncuran buku Hikayat Pohon Ganja di Gramedia Matraman, Rabu (7/12/2011).

Soal efek ganja, Pandji sepakat dengan organisasi Lingkar Ganja Nusantara bahwa ganja tidak seberbahaya alkohol maupun zat terlarang lainnya. Beberapa penelitian membantah klaim bahwa ganja merusak otak, bahkan kandungan kimianya bisa dimanfaatkan sebagai obat.



Bahkan dibandingkan dengan tembakau, Pandji menilai ganja sebagai tanaman jauh lebih bermanfaat. Serat ganja bisa menjadi bahan baku tekstil dan tali tambang dan yang terpenting tidak memicu berbagai penyakit mematikan seperti halnya rokok.

"Orang nyimeng sehari berapa sih, paling banter 3 linting," kata Pandji merujuk lintingan ganja yang relatif kecil, rata-rata besarnya tidak sampai sepertiga dari lintingan rokok tembakau.

Pandji juga lebih bisa menerima jika anaknya, Dipo yang masih balita kelak ikut-ikutan menghisap ganja dibandingkan jika anak tersebut merokok. Tentunya dengan catatan, kalau memang ganja kelak benar-benar dilegalkan.

"Daripada merokok, lebih baik ganja lah. Rokok dihisap bikin mati, kalau ganja paling-paling bikin ketawa," kata tambah Pandji yang biar bagaimanapun tidak mau disebut sebagai pemakai ganja.

Jika dimanfaatkan dengan benar, Pandji menilai tanaman ganja bisa membantu perncapaian Millenium Development Goals (MDGs) dalam kaitannya dengan kemiskinan. Ia menjamin, kemiskinan bisa berkurang jika ganja dilegalkan dan para petani bebas menanam ganja.


Makan Kentut Ternyata Menyehatkan

(Foto: thinkstoc
Nanjing, China, Kentut memang gas alami yang dikeluarkan oleh tubuh. Namun karena merupakan hasil buangan sistem pencernaan, aromanya yang tidak sedap bisa-bisa membuat orang pingsan. Lalu apa jadinya bila kentut harus dimakan dan dijadikan obat penurun tekanan darah?

Dalam frekuensi normal, kentut merupakan hal yang sehat karena menandakan sistem pencernaan khususnya gerakan peristaltik usus hingga anus berjalan dengan normal.

Selain menandakan sistem pencernaan yang normal, berdasarkan sebuah penelitian medis yang dilakukan Zhongda Hospital di Southeast University, Nanjing, China, hidrogen sulfida yang terkandung dalam kentut memiliki kemampuan untuk membantu mengurangi tekanan darah.

Namun peneliti masih ragu dengan jumlah yang dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat dan apakah pasien bersedia menerima 'makan kentut' sebagai bentuk pengobatan.

Bau kentut yang tidak sedap berasal dari hidrogen sulfida, suatu zat yang telah terbukti efektif dalam mengontrol tekanan darah pada tikus dalam percobaan di John Hopkins University. Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Science.

"Meskipun pengobatan ini potensial, menggunakan gas (kentut) untuk mengobati tekanan darah tinggi masih harus diuji pada manusia," jelas Yao Yuyu, profesor dari Southeast University, seperti dilansir haohaoreport, Kamis (28/6/2012).

Menurut Yao, dosis yang efektif masih sulit ditentukan antara manusia dan tikus. Selain itu gas kentut juga memiliki efek negatif pada bagian lain dari tubuh.

Iri Hati

Tidak semua iri itu penyakit hati. Bahkan ada iri yang sangat dianjurkan. Irilah kepada orang kaya yang dermawan. Irilah kepada orang berilmu yang mengamalkan ilmunya. Irilah kepada orang yang sering disakiti dan direndahkan tetapi mudah memaafkan.

Saya juga sangat iri kepada orang-orang yang pada siang hari beraktivitas penuh energi, namun saat dini hari ia menangis tiada henti. Mereka tampak tegar, kuat dan penuh wibawa di hadapan manusia, namun ia merasa amat lemah dan tak berdaya di hadapan Sang Pencipta. Mereka rindu serindu-rindunya kelak berjumpa dengan-Nya namun tidak melupakan berinteraksi dengan hamba-hamba ciptaan-Nya di dunia.

Saya pun iri kepada orang-orang yang namanya tidak begitu dikenal di dunia maya, media masa atau elektronik namun kebaikannya melebihi kebanyakan orang. Mereka tidak berburu tepuk tangan manusia tapi hanya berupaya agar malaikat pencatat kebaikan sibuk bekerja. Nama mereka boleh jadi tidak dikenal oleh kebanyakan penduduk bumi namun kemungkinan besar mereka dicintai penduduk langit.

Saya malu kepada mereka, sebab saya terkadang hanya sesekali melakukan kebaikan tetapi dipamerkan berkali-kali. Terkadang juga saya hanya berbagi beberapa lembar rupiah namun sudah buru-buru dipromosikan di social media dan orang-orang di sekitar saya. Ah, saya bukan hanya malu tetapi juga sangat iri kepada mereka…

Mari kita semua berlomba iri untuk sesuatu yang berorientasi prestasi dan kebaikan bukan kepada sesuatu yang lebih bersifat materi atau kebendaan. Iri kepada sesuatu yang bersifat prestasi dan kebaikan akan memungkinkan hidup kita berpeluang terus tumbuh dan berkembang. Tetapi iri kepada sesuatu yang bersifat materi atau kebendaan bisa membuat hidup kita semakin serakah dan jauh dari berkah.

Upayakan iri kita mendatangkan cinta-Nya bukan menambah beban kehidupan yang semakin menyiksa. Apakah Anda iri juga seperti saya? Marilah kita tiru kehidupan orang yang telah membuat kita iri. Setuju?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Click Sandhi Record

Click Sandhi Record
©copyright

TIKTOK OKE MEDIA

TIKTOK OKE MEDIA
Album Sandhi

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record

Album Ciptaan Lagu Sandhi Record
Copyright

Be Our Fans !

Top Post

 
Support : seo Copyright © 2012 - 2014/2015. Oke Media - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Edit By Idel Brodsky
Creator Oke Media by Sandhi Foreverz